• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Inflasi Mengalami Penurunan Secara Gradual

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 12 Maret 2023 - 13:25
in Ekonomi
LPS-Forwada-Discussion-Series

Acara LPS-Forwada Discussion Series dengan tema Momentum Pertumbuhan Ekonomi di Tahun Penuh Tantangan di Jakarta, Kamis (9/3/2023). Foto: Forwada

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 yang cukup cepat disertai disrupsi rantai pasok dan krisis energi akibat konflik geopolitik, menjadi penyebab inflasi mengalami kenaikan cukup tinggi di berbagai negara pada tahun 2022.

Akan tetapi, secara gradual inflasi kini telah mengalami penurunan. Anggota Dewan Komisioner LPS, Didik Madiyono menyebutkan, inflasi Amerika Serikat (AS) yang dulu sempat menyentuh level 9 persen, kini mulai menurun ke level 6,4 persen.

BacaJuga:

BRI dan KPK Perkuat Budaya Antikorupsi, Siapkan Agen Perubahan melalui Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi (PELOPOR) 2026 

Pasar Ngasem Jadi Panggung 47 UMKM, Pertamina SMEXPO Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Auri Steel Metalindo Ekspor Perdana 30 Ribu Batang Baja Ringan ke Australia

“Demikian pula inflasi di Kawasan Euro yang sempat menyentuh double-digit kini juga mulai mengalami penurunan, ujar Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Didik Madiyono, saat membuka diskusi pada LPS-Forwada Discussion Series dengan tema Momentum Pertumbuhan Ekonomi di Tahun Penuh Tantangan di Jakarta, Kamis (9/3).

Baca Juga : LPS Likuidasi 118 Bank Sepanjang 2015-2022

Meskipun inflasi telah mengalami penurunan, saat ini kenaikan suku bunga acuan yang dilakukan oleh bank sentral global masih belum berakhir. Namun, kabar baiknya, ekonomi Indonesia cukup resilien dalam menghadapi berbagai ketidakpastian saat ini.

Di kesempatan yang sama, Direktur Group Riset LPS, Herman Saherudin mengatakan, momentum perekonomian Indonesia saat ini mulai membaik. Namun guna menjaganya, perlu sinergi semua pihak, terutama dalam menjaga dan meningkatkan konsumsi domestik yang menjadi pemacu utama.

“Upaya menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di tahun penuh tantangan ini adalah dengan meningkatkan konsumsi masyarakat. Artinya, kita bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi jika konsumsinya cukup,” sebutnya.

Mengutip pernyataan Ketua LPS Purbaya Yudhi Sadewa, struktur perekonomian Indonesia memungkinkan Indonesia menyelamatkan dirinya sendiri. Karenanya, jika memang struktur fundamental perekonomian Indonesia kuat, maka seharusnya dunia usaha tidak perlu ragu-ragu untuk terus mendorong investasinya ke depan.

“Karena, pada saat orang sudah mulai konsumsi, uangnya kan masuk di dunia usaha. Nah, jika mereka kemudian investasi lagi misalnya dalam bentuk hp baru, iphone baru kan meningkatkan lapangan kerja, maka konsumsi akan meningkat lagi, ini multiplayer-nya meningkat, ini yang perlu kita dorong,” bebernya.

Hanya saja, dunia usaha saat ini masih bersikap hati-hati terkait dengan kondisi global. Meski tidak separah yang diperkirakan, perekonomian global dengan berbagai masalah seperti perang Rusia-Ukraina tetap harus diwaspadai.

Sementara itu, pengamat ekonomi dari Segara Reseach Institute, Piter Abdullah mengatakan, masyarakat Indonesia termasuk di dalamnya dunia usaha tidak perlu khawatir akan ancaman resesi.

“Kita nggak perlu khawatir di tahun 2023 ini. Artinya, tidak akan ada resesi di tahun 2023,” kata Piter.

Ia menyebutkan, proyeksi ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 4,8 persen. Namun, secara pribadi dirinya memperkirakan 4,75-5,25 persen. Artinya, tahun 2023 ini perekonomian Indonesia akan tumbuh baik, karena ekonomi Indonesia tidak tergantung kepada global.

“Global boleh saja resesi, tapi Indonesia tidak akan resesi. Kenapa? Karena pertumbuhan kita lebih ditentukan oleh domestic demand,” tegasnya.(arm)

Tags: forwadaInflasiLembaga Simpan PinjamLPSPertumbuhan Ekonomi 2023

Berita Terkait.

33 Ribu Spesimen Karangsambung Jadi Laboratorium Alam, BRIN Bongkar Jejak Bumi hingga Ancaman Gempa
Ekonomi

BRI dan KPK Perkuat Budaya Antikorupsi, Siapkan Agen Perubahan melalui Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi (PELOPOR) 2026 

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:37
Pasar Ngasem Jadi Panggung 47 UMKM, Pertamina SMEXPO Dorong Produk Lokal Naik Kelas
Ekonomi

Pasar Ngasem Jadi Panggung 47 UMKM, Pertamina SMEXPO Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:08
PT Auri Steel Metalindo
Ekonomi

Auri Steel Metalindo Ekspor Perdana 30 Ribu Batang Baja Ringan ke Australia

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:44
bc
Ekonomi

Bea Cukai Berikan Kemudahan Impor Bahan Baku untuk Industri Otomotif melalui Fasilitas KITE Pembebasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:14
ntt
Ekonomi

3 Sektor Unggulan NTT Jadi Fokus FCE 2026, Bidik Pasar Nasional hingga Global

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:22
uang
Ekonomi

Geopolitik Memanas, Rupiah Diprediksi Bergerak Fluktuatif di Awal Pekan

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:12

OLAHRAGA

Ole Romeny Rasakan Arti Istimewa Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Olahraga

Ole Romeny Rasakan Arti Istimewa Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:17

INDOPOSCO.ID – Ada kemenangan yang selesai ketika wasit meniup peluit panjang. Namun, ada pula kemenangan yang terasa jauh lebih besar...

SelengkapnyaDetails
Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:53
120 Bikers Gaspol ke Mandalika, Pertamina Bawa Semangat Komunitas hingga ke Sirkuit

120 Bikers Gaspol ke Mandalika, Pertamina Bawa Semangat Komunitas hingga ke Sirkuit

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:17
Hadapi Thailand di GBK, DPR Ingatkan Timnas Indonesia Jangan Buang Peluang

Hadapi Thailand di GBK, DPR Ingatkan Timnas Indonesia Jangan Buang Peluang

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:05
bolaa

Final FIFA ASEAN Cup: Polisi Siapkan Pengamanan Ketat Indonesia vs Thailand di GBK

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:24

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2710 shares
    Share 1084 Tweet 678
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1207 shares
    Share 483 Tweet 302
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    967 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    818 shares
    Share 327 Tweet 205
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.