• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Masyarakat Perlu Tingkatkan Literasi Digital Hindari Serangan Siber

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 8 Maret 2023 - 03:17
in Nasional
Pardiyono

Deputi Direktur Pengawasan Bank Pemerintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pardiyono menyampaikan paparan dalam Webinar Pengintaian Data di Era Digital, Siapkah Bank? di Jakarta, Rabu (7/3/2023). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Deputi Direktur Pengawasan Bank Pemerintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pardiyono mengatakan masyarakat perlu meningkatkan literasi digital dan keuangan serta pemahaman risiko serangan siber untuk menghindari serangan siber atau penipuan dan pencurian data.

“Tidak hanya perbankannya yang harus dijaga yang harus mempersiapkan diri dari serangan tetapi seluruh masyarakat juga harus paham teknologi, paham risiko dan paham bagaimana mitigasi risiko atau serangan-serangan,” kata Pardiyono dalam Webinar Pengintaian Data di Era Digital, Siapkah Bank? di Jakarta, Selasa (7/3).

BacaJuga:

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Campuspreneur Dibuka di IPB

43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan

Bagir Manan Buka Suara Sengketa Hotel Sultan: Hak Warga Tak Boleh Disapu Atas Nama Negara

Pardiyono menuturkan seluruh pihak perlu terus meningkatkan pemahaman atau literasi terhadap pemanfaatan teknologi dalam layanan perbankan digital secara aman dan bijak.

Baca Juga : Digital Leadership Jadi Kunci Sukses Pemimpin

“Karena kalau kita hanya hanya mengenal bagaimana pemanfaatannya tanpa memahami risiko di baliknya tentu itu berbahaya kalau ada pihak-pihak yang kemudian melakukan serangan kepada nasabah,” ujarnya.

Literasi digital salah satunya ditujukan untuk menjaga keamanan transaksi digital, memahami perangkat elektronik atau teknologi yang digunakan, dan meningkatkan kesadaran akan perlindungan data pribadi serta memahami dan memitigasi risiko serangan siber.

OJK terus bekerja sama dengan industri perbankan dan pemangku kepentingan lain dalam mengenalkan layanan perbankan digital termasuk teknologi, ancaman serangan siber serta teknik untuk menghindari atau memitigasi ancaman tersebut.

“Seluruh masyarakat harus paham teknologi, risiko dan memitigasi risiko atau serangan-serangan siber,” ujarnya.

Seiring berkembangnya digitalisasi perbankan, upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan penipuan atau serangan siber dapat dilakukan dengan sosialisasi, literasi dan belajar mandiri.

Nasabah harus aktif mencari tahu dan meningkatkan pemahaman mengenai risiko dan cara menghindarinya serta sadar dan paham jika ada unsur penipuan di balik transaksi yang dijalankan.

“Saya kira solusi yang harus kita lakukan adalah literasi, pendidikan, sosialisasi, propaganda yang meningkatkan kesadaran dan pemahaman sehingga nasabah ini tidak mudah dikelabui,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Selasa (7/3/2023).

Pardiyono mengatakan OJK juga terus mengikuti perkembangan teknologi, melakukan berbagai penelitian dan diskusi dan memperbarui ketentuan untuk perbankan menyediakan dan mengamankan layanannya.

Salah satu syarat bagi bank yang akan menerbitkan layanan atau produk berbasis digital adalah harus menetapkan prosedur, sosialisasi dan memastikan nasabah memahami karakteristik maupun risiko dalam produk tersebut termasuk serangan siber.

“Pencurian data atau serangan itu bisa datang setiap saat dan tidak bisa kita hentikan atau nol kan. Bank sebagai penyedia layanan harus siap untuk menghadapi hal tersebut dan dengan berbagai kontrol yang ada bisa memitigasi risikonya,” tuturnya.

Sementara Kepala Divisi IT Security Allobank M Riza Achrullah mengatakan dalam menyikapi perkembangan teknologi yang cepat, penyelenggara layanan perbankan harus memperbarui atau meningkatkan kapasitas baik dari sisi pengetahuan dan teknologi maupun pemahaman terkait serangan-serangan siber baru sehingga kerja sama dengan ahli keamanan siber terus dilakukan.

Selain itu, di sisi pengamanan perbankan, dilakukan pelacakan dan identifikasi terus menerus terhadap serangan (treat hunting) mencurigakan, dan diikuti dengan penerapan kontrol secara berkala dalam pemeriksaan perangkat dan sistem operasi layanan.

“Dari sisi literasi tadi, itu harus terus menerus kita adakan, kita mesti update bersama baik penyelenggara layanan maupun nasabah. Kita berikan informasi awareness (kesadaran) ada serangan baru supaya masyarakat tahu dan bisa menghindari,” tuturnya.(mg1)

Tags: literasi digitalOJKsiber

Berita Terkait.

43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Campuspreneur Dibuka di IPB

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:21
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:21
Bagir Manan Buka Suara Sengketa Hotel Sultan: Hak Warga Tak Boleh Disapu Atas Nama Negara
Nasional

Bagir Manan Buka Suara Sengketa Hotel Sultan: Hak Warga Tak Boleh Disapu Atas Nama Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:55
Demo Mahasiswa Disusupi, Pria Bawa 3 Bom Molotov Kini Jadi Tersangka
Nasional

Demo Mahasiswa Disusupi, Pria Bawa 3 Bom Molotov Kini Jadi Tersangka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:31
Jumat Bersih ala Penghulu, GEMAH Jadi Bekal Ekoteologi hingga Pelayanan Nikah Modern
Nasional

Jumat Bersih ala Penghulu, GEMAH Jadi Bekal Ekoteologi hingga Pelayanan Nikah Modern

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:03
Pengerahan TNI-Komcad Saat Demo Mahasiswa, Koalisi Sipil: Langkah Keliru dan Ilegal
Nasional

Pengerahan TNI-Komcad Saat Demo Mahasiswa, Koalisi Sipil: Langkah Keliru dan Ilegal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:15

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1514 shares
    Share 606 Tweet 379
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.