• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Masyarakat Perlu Tingkatkan Literasi Digital Hindari Serangan Siber

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 8 Maret 2023 - 03:17
in Nasional
Pardiyono

Deputi Direktur Pengawasan Bank Pemerintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pardiyono menyampaikan paparan dalam Webinar Pengintaian Data di Era Digital, Siapkah Bank? di Jakarta, Rabu (7/3/2023). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Deputi Direktur Pengawasan Bank Pemerintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pardiyono mengatakan masyarakat perlu meningkatkan literasi digital dan keuangan serta pemahaman risiko serangan siber untuk menghindari serangan siber atau penipuan dan pencurian data.

“Tidak hanya perbankannya yang harus dijaga yang harus mempersiapkan diri dari serangan tetapi seluruh masyarakat juga harus paham teknologi, paham risiko dan paham bagaimana mitigasi risiko atau serangan-serangan,” kata Pardiyono dalam Webinar Pengintaian Data di Era Digital, Siapkah Bank? di Jakarta, Selasa (7/3).

BacaJuga:

Tepis Isu Keamanan Memburuk, Pramono Akan Tertibkan Pagar Tinggi di Mall Jakarta

AI Janjikan Kemudahan, Hanya UT Tawarkan Tempat Ujian Sejak Pendaftaran Mahasiswa

415 Jembatan Rampung Dibangun, Kasatgas PRR Apresiasi Satgas Jembatan TNI

Pardiyono menuturkan seluruh pihak perlu terus meningkatkan pemahaman atau literasi terhadap pemanfaatan teknologi dalam layanan perbankan digital secara aman dan bijak.

Baca Juga : Digital Leadership Jadi Kunci Sukses Pemimpin

“Karena kalau kita hanya hanya mengenal bagaimana pemanfaatannya tanpa memahami risiko di baliknya tentu itu berbahaya kalau ada pihak-pihak yang kemudian melakukan serangan kepada nasabah,” ujarnya.

Literasi digital salah satunya ditujukan untuk menjaga keamanan transaksi digital, memahami perangkat elektronik atau teknologi yang digunakan, dan meningkatkan kesadaran akan perlindungan data pribadi serta memahami dan memitigasi risiko serangan siber.

OJK terus bekerja sama dengan industri perbankan dan pemangku kepentingan lain dalam mengenalkan layanan perbankan digital termasuk teknologi, ancaman serangan siber serta teknik untuk menghindari atau memitigasi ancaman tersebut.

“Seluruh masyarakat harus paham teknologi, risiko dan memitigasi risiko atau serangan-serangan siber,” ujarnya.

Seiring berkembangnya digitalisasi perbankan, upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan penipuan atau serangan siber dapat dilakukan dengan sosialisasi, literasi dan belajar mandiri.

Nasabah harus aktif mencari tahu dan meningkatkan pemahaman mengenai risiko dan cara menghindarinya serta sadar dan paham jika ada unsur penipuan di balik transaksi yang dijalankan.

“Saya kira solusi yang harus kita lakukan adalah literasi, pendidikan, sosialisasi, propaganda yang meningkatkan kesadaran dan pemahaman sehingga nasabah ini tidak mudah dikelabui,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Selasa (7/3/2023).

Pardiyono mengatakan OJK juga terus mengikuti perkembangan teknologi, melakukan berbagai penelitian dan diskusi dan memperbarui ketentuan untuk perbankan menyediakan dan mengamankan layanannya.

Salah satu syarat bagi bank yang akan menerbitkan layanan atau produk berbasis digital adalah harus menetapkan prosedur, sosialisasi dan memastikan nasabah memahami karakteristik maupun risiko dalam produk tersebut termasuk serangan siber.

“Pencurian data atau serangan itu bisa datang setiap saat dan tidak bisa kita hentikan atau nol kan. Bank sebagai penyedia layanan harus siap untuk menghadapi hal tersebut dan dengan berbagai kontrol yang ada bisa memitigasi risikonya,” tuturnya.

Sementara Kepala Divisi IT Security Allobank M Riza Achrullah mengatakan dalam menyikapi perkembangan teknologi yang cepat, penyelenggara layanan perbankan harus memperbarui atau meningkatkan kapasitas baik dari sisi pengetahuan dan teknologi maupun pemahaman terkait serangan-serangan siber baru sehingga kerja sama dengan ahli keamanan siber terus dilakukan.

Selain itu, di sisi pengamanan perbankan, dilakukan pelacakan dan identifikasi terus menerus terhadap serangan (treat hunting) mencurigakan, dan diikuti dengan penerapan kontrol secara berkala dalam pemeriksaan perangkat dan sistem operasi layanan.

“Dari sisi literasi tadi, itu harus terus menerus kita adakan, kita mesti update bersama baik penyelenggara layanan maupun nasabah. Kita berikan informasi awareness (kesadaran) ada serangan baru supaya masyarakat tahu dan bisa menghindari,” tuturnya.(mg1)

Tags: literasi digitalOJKsiber

Berita Terkait.

Pramono
Nasional

Tepis Isu Keamanan Memburuk, Pramono Akan Tertibkan Pagar Tinggi di Mall Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:04
Adrian-Sutawijaya
Nasional

AI Janjikan Kemudahan, Hanya UT Tawarkan Tempat Ujian Sejak Pendaftaran Mahasiswa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:40
415
Nasional

415 Jembatan Rampung Dibangun, Kasatgas PRR Apresiasi Satgas Jembatan TNI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:50
Monash University Indonesia.
Nasional

Dukung Indonesia Emas 2045, Sinar Mas Land Beri Beasiswa Digital di Monash University Indonesia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:15
menhut
Nasional

Soal Peluang Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:20
dikti
Nasional

Ledakan AI Ubah Lanskap Dunia, Wamendiktisaintek Tekankan 3 Peran Kunci Perguruan Tinggi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 01:02

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2072 shares
    Share 829 Tweet 518
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2042 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1039 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3152 shares
    Share 1261 Tweet 788
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    820 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.