• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Peraih Novel Perdamaian Divonis 10 Tahun Penjara, Kenapa?

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 3 Maret 2023 - 19:23
in Internasional
Ales-Bialiatski

Pegiat hak asasi manusia Ales Bialiatski, yang juga pendiri organisasi HAM Viasna di Belarus, menyampaikan pidato saat dianugerahi Right Livelihood Award 2020 di Stockholm, Swedia, pada 3 Desember 2020. Foto : Antara/Reuters/TT News Agency

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengadilan di Belarus pada Jumat menjatuhkan vonis 10 tahun penjara pada peraih Nobel Perdamaian dan aktivis hak asasi manusia Ales Bialiatski, yang dianggap mendanai unjuk rasa dan kejahatan lainnya.

Para pegiat hak asasi menyebut peradilan terhadap Bialiatski tersebut didasari atas
motif politik.

BacaJuga:

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Pemimpin oposisi Belarus di pengasingan, Sviatlana Tsikhanouskaya, menilai Bialiatski dan aktivis-aktivis lain yang dijatuhi vonis dalam peradilan yang sama dikenai proses hukum secara tidak adil. Dia menyebut putusan itu “mengerikan”.

Baca Juga : Belarus Akan Kerahkan Pasukan Khusus ke Perbatasan Ukraina

“Kita harus melakukan apa pun guna melawan ketidakadilan yang memalukan ini dan untuk membebaskan mereka,” kata dia via Twitter.

Jaksa sebelumnya meminta pengadilan Belarus menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara kepada Bialiatski, yang menyangkal semua tudingan yang dialamatkan terhadap dia.

Dia dan tiga terdakwa lainnya dituduh mendanai unjuk rasa dan menyelundupkan uang.

Kantor berita Belarus, Belta, mengonfirmasi vonis tersebut, termasuk vonis penjara selama sepuluh tahun untuk Bialiatski.

Bialiatski (60 tahun) adalah salah seorang pendiri kelompok hak asasi manusia, Viasna.

Dia menjadi salah seorang dari ratusan warga terkemuka Belarus yang dipenjara setelah pemerintah negeri itu menumpas unjuk rasa anti pemerintah yang berlangsung berbulan-bulan yang meletus pada musim panas 2020.

Aksi tersebut berlanjut hingga 2021. Viasna berperan besar dalam memberikan bantuan hukum dan keuangan kepada mereka yang terpenjara.

Demonstrasi massal pecah setelah Alexander Lukashenko, yang lama berkuasa di Belarus, dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden 2020.

“Dakwaan terhadap kolega-kolega kami itu ada kaitannya dengan aktivitas hak asasi manusia mereka dan bantuan yang diberikan pusat hak asasi manusia Viasna kepada para korban penganiayaan dalam melawan dakwaan yang didasari motif politik,” kata Viasna.

Bialiatski diganjar Hadiah Nobel Perdamaian pada Oktober tahun lalu atas kiprahnya dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan demokrasi.

Dia mendapatkan Hadiah Nobel itu bersama dengan kelompok hak asasi Rusia, Memorial, serta kelompok aktivis Ukraina, Center for Civil Liberties seperti dilansir Reuters melalui Antara.

Dia ditangkap pada 2021 bersama dua rekan kerjanya dari Viasna. (aro)

Tags: HAMnobelPerdamaian

Berita Terkait.

iran
Internasional

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:11
Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis
Internasional

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:17
DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil
Internasional

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12
Johnny-Eddizon-Isir
Internasional

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:04
Prajurit
Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:23
vance
Internasional

Wapres JD Vance Batal ke Swiss, Dialog Damai AS-Iran Tertunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1725 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1693 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1633 shares
    Share 653 Tweet 408
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Selebrasi
Olahraga

Bungkam Afrika Selatan, Kedisiplinan dan Agresivitas Jadi Kunci Kemenangan Kanada

Editor Ali Rachman
Senin, 29 Juni 2026 - 10:41

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Kanada Jesse Marsch menyanjung, penampilan timnya setelah menang dramatis 1-0 atas Afrika Selatan di 32 besar...

SelengkapnyaDetails
Buchanan

Hasil Piala Dunia: Hukum Afsel di Injury Time, Kanada ke 16 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 08:19
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.