• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menparekraf Yakin Indonesia Mampu Jadi Kiblat Fesyen Dunia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 21 Februari 2023 - 15:15
in Ekonomi
Fesyen-Muslim
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meyakini bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia, apalagi saat ini sudah banyak jenama modest lokal yang tampil di ajang pekan mode dunia.

“Indonesia ingin jadi kiblat fesyen muslim dunia pada 2024 dan secara bertahap mulai diwujudkan, di antaranya banyak brand modest lokal dari Indonesia tampil di ajang fashion week dunia, di antaranya di New York Fashion Week (NYFW) 2023 pada pekan lalu. Indonesia punya kemampuan menjadi kiblat fesyen muslim dunia,” kata Sandiaga dalam keterangannya kepada ANTARA, Selasa.

BacaJuga:

Sembako dan Edukasi Energi, Jurus Pertamina Perkuat Keluarga Indonesia

Tembaga Jadi Komoditas Strategis, Tiga Sektor Ini Diprediksi Jadi Penggerak Utama

APBN Bukan Andalan Tunggal, Pemerintah Ajak Swasta Jadi Motor Pertumbuhan

Pada ajang tersebut, sebanyak tujuh jenama modest asal Indonesia turut unjuk gigi yaitu Buttonscarves, Kami., Zeta Prive, Anggia Mawardi, Lenny Hartono, Nada Puspita, dan Ayu Dyah Andari x BT Batik Trusmi.

Baca Juga : Ketika Pebulu Tangkis Greysia Polii Merambah Dunia Fesyen

Menurut Sandiaga, Indonesia memiliki modal dan segudang potensi untuk mendukung keinginan menjadi kiblat fesyen muslim dunia, mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM), pasar, hingga perancang busana yang andal yang mampu melahirkan jenama modest kelas dunia.

Hal tersebut, kata dia, telah dibuktikan dalam beberapa tahun belakangan melalui meningkatnya ekspor produk Indonesia secara signifikan.

“Kita mempunyai pasar di dalam negeri yang besar sehingga menjadi modal dan kekuatan untuk mengembangkan fesyen muslim dengan menciptakan brand-brand modest lokal agar mampu berkiprah di pasar global,” katanya, seperti dikutip Antara, Selasa (21/2/2023).

Ia memaparkan bahwa pada tahun 2021, pendapatan belanja fesyen Indonesia mengalami surplus hingga 2,71 miliar dolar AS (sekitar Rp 41 triliun).

Kemudian pada tahun 2022, kontribusi subsektor fesyen mencapai 17 persen atau sebesar 4,21 miliar dolar AS (sekitar Rp 63 triliun) dari total nilai ekspor produk ekonomi kreatif sebesar 25,79 miliar dolar AS( sekitar Rp 391 triliun).

Nilai tersebut naik sebesar 0,89 miliar dolar (sekitar Rp13 triliun) dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 23,90 miliar dolar AS (sekitar Rp362 triliun).

Menurut Sandiaga, kolaborasi, inovasi, dan adaptasi menjadi kunci dalam menciptakan jenama modest lokal yang mampu bersaing di pasar global.

“Terutama, kolaborasi dalam membangun ekosistem- ekosistem fesyen muslim dengan melibatkan semua pihak,” ujarnya.

Untuk itu, Sandiaga mengatakan, Kemenparekraf mendorong pelaku industri fesyen muslim Indonesia membangun ekosistem guna mewujudkan Indonesia menjadi kiblat fesyen muslim dunia, serta menjadikan Jakarta sebagai moslem fashion capital of the world.

Kemenparekraf juga mendorong semua pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam pemberdayaan pelaku usaha ekonomi kreatif di subsektor fesyen.

“Hal ini sejalan dengan Masterplan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024,” kata Sandiaga.

Sementara itu, ia melanjutkan, pemerintah melalui Kemenparekraf juga akan terus melakukan pendampingan terhadap para kreator fesyen modest.

Kemenparekraf telah menerbitkan Buku Panduan Modest Fashion untuk memandu para pendamping dan penyelenggara pendampingan dalam mengelola program yang berfokus pada kreasi fesyen modest.

Buku tersebut disusun berdasarkan Focus Group Discussion (FGD) yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan melibatkan beberapa kementerian dan lembaga. Di masa mendatang, buku tersebut memungkinkan dapat menjadi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).(mg2)

Tags: ekonomifesyenFesyen MuslimMenparekraf

Berita Terkait.

sembako
Ekonomi

Sembako dan Edukasi Energi, Jurus Pertamina Perkuat Keluarga Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 19:48
tembaga
Ekonomi

Tembaga Jadi Komoditas Strategis, Tiga Sektor Ini Diprediksi Jadi Penggerak Utama

Rabu, 22 April 2026 - 19:38
APBN Bukan Andalan Tunggal, Pemerintah Ajak Swasta Jadi Motor Pertumbuhan
Ekonomi

APBN Bukan Andalan Tunggal, Pemerintah Ajak Swasta Jadi Motor Pertumbuhan

Rabu, 22 April 2026 - 16:04
Robotic
Ekonomi

LEPAS Hadirkan Pendekatan Baru Mobilitas Lewat Integrasi Robotika AiMOGA

Rabu, 22 April 2026 - 14:09
Ekspor Perdana dari Jembrana, PT Mitra Prodin Kirim Produk Senilai Rp4 Miliar ke Amerika
Ekonomi

Ekspor Perdana dari Jembrana, PT Mitra Prodin Kirim Produk Senilai Rp4 Miliar ke Amerika

Rabu, 22 April 2026 - 13:48
Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Rabu, 22 April 2026 - 03:03

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1272 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.