• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Swedia Akan Perketat UU Antiterorisme di Tengah Tekanan Turki

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 3 Februari 2023 - 03:03
in Headline
turki

Presiden Turki Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberga, Presiden Finlandia Sauli Niinisto, dan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu terlihat setelah menandatangani sebuah dokumen pada Selasa (28/06/2022), di tengah KTT NATO di Madrid, Spanyol. (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Swedia mengatakan pada Kamis bahwa pemerintah akan memperketat undang-undang antiterorisme setelah bersepakat dengan Turki pada Juni lalu untuk mengatasi keberatan terhadap Swedia untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) .

Undang-undang baru yang diharapkan Pemerintah Swedia mulai berlaku pada Juni tahun ini akan memperluas kapasitas pihak berwenang dalam menangkap dan menuntut individu terlibat dalam mendukung kelompok-kelompok teroris, baik melalui pendanaan atau cara lain.

BacaJuga:

Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

Dinyatakan Lengkap, Berkas Perkara Andrie Yunus Dilimpahkan ke Pengadilan Militer

Bapanas Sebut Kenaikan Harga Kedelai Akibat Situasi Global Masih Wajar

“Kita berbicara tentang kriminalisasi yang sangat luas,” kata Menteri Kehakiman Gunnar Strommer kepada wartawan.

Menurut Strommer, sampai sekarang pihak berwenang sulit untuk mengamankan terduga anggota teroris kecuali tindakan mereka dapat dihubungkan dengan tindakan terorisme tertentu.

Undang-undang yang baru akan mencakup semua bentuk partisipasi yang mendukung aksi terorisme, imbuhnya.

Strommer mengatakan dibutuhkan hukum yang lebih kuat mengingat serangan di Stockholm pada 2017, di mana seorang pria menabrak para pejalan kaki di jalanan komersial yang sibuk dan menewaskan lima orang.

Dia menambahkan bahwa tingkat ancaman terorisme meningkat belakangan ini, setelah pembakaran kitab suci Islam Al Quran oleh politisi Denmark sayap kanan Rasmus Paludan di Stockholm bulan lalu, yang menurutnya, membuat Swedia dipandang sebagai target yang pantas.

“Ada retorika yang lebih jelas dan lebih kuat,” kata Strommer, seperti dikutip Antara, Kamis (2/2/2023).

Swedia berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan Turki dalam memerangi terorisme sebagai bagian dari kesepakatan yang dicapai pada Juni lalu. Komitmen ini bertujuan untuk mengatasi keberatan Turki terhadap Swedia dan Finlandia menjadi anggota NATO.

Akan tetapi, bulan lalu, Turki enggan melakukan pembahasan lebih lanjut, menyatakan bahwa Swedia tidak berbuat cukup banyak, setelah demonstrasi di Stockholm, termasuk yang dipicu oleh aksi Paludan.

“Kami positif soal Finlandia, tetapi tidak positif untuk Swedia,” kata Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Rabu.

Strommer mengatakan undang-undang baru itu tidak akan mempengaruhi hak untuk berdemonstrasi atau mencegah orang mengibarkan bendera terlarang Partai Buruh Kurdistan (PKK), kelompok separatis bersenjata yang memberontak dari Turki pada 1984.

Swedia dan Finlandia tahun lalu mengajukan permohonan menjadi anggota NATO, menyusul invasi Rusia ke Ukraina, tetapi menghadapi keberatan tak terduga dari Turki dan sejak saat itu berusaha untuk mendapatkan dukungan. (mg2)

Tags: SwediaturkiUU Antiterorisme

Berita Terkait.

Prabowo
Headline

Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

Kamis, 16 April 2026 - 09:48
Andrie-Yunus
Headline

Dinyatakan Lengkap, Berkas Perkara Andrie Yunus Dilimpahkan ke Pengadilan Militer

Rabu, 15 April 2026 - 21:41
Bapanas Sebut Kenaikan Harga Kedelai Akibat Situasi Global Masih Wajar
Headline

Bapanas Sebut Kenaikan Harga Kedelai Akibat Situasi Global Masih Wajar

Rabu, 15 April 2026 - 09:02
Pabrik-Narkoba
Headline

Polisi Bongkar Pabrik Narkoba di Semarang, Oknum Bharaka Terlibat

Selasa, 14 April 2026 - 16:26
geuterrses
Headline

PBB Serukan Gencatan Senjata Solid dan Kelanjutan Dialog AS-Iran

Selasa, 14 April 2026 - 12:02
wo
Headline

Prabowo Bertemu Putin di Kremlin, Bahas Geopolitik Dunia yang Kian Bergejolak

Selasa, 14 April 2026 - 08:33

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2517 shares
    Share 1007 Tweet 629
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    899 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.