• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Puluhan Penyu di Wisata Konservasi Mapak Indah Mataram Terseret Abrasi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 9 Januari 2023 - 23:25
in Daerah
Ilustrasi tempat penangkaran penyu. Foto: ANTARA

Ilustrasi tempat penangkaran penyu. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kelompok Pecinta Penyu Mapak Indah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan, abrasi pantai yang terjadi pada 22 Desember 2022 mengakibatkan puluhan penyu hanyut terbawa gelombang pasang.

“Jumlah penyu yang hanyut terbawa abrasi sebanyak 50 ekor. Dari 50 ekor tersebut, tiga ekor merupakan penyu dewasa sedangkan sisanya berupa tukik,” kata Ketua Kelompok Pecinta Penyu Mapak Indah, Mahendra Irawan di Mataram, Senin (9/1).

BacaJuga:

Asap dan Titik Panas Meningkat, BNPB Gempur Karhutla di 6 Provinsi

Atasi Persoalan Sampah Menahun, Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional

Sebut Sumber Belum Terpetakan, BMKG: Gempa Bandung Sudah 118 Kali

Ia mengatakan, penyu yang hanyut terbawa gelombang tersebut merupakan jenis penyu sisik, hijau, dan lekang yang selama ini menjadi wahana edukasi bagi anak-anak yang datang ke lokasi penangkaran di Pantai Mapak Indah.

“Selama tahun 2022, jumlah anak-anak yang sudah datang melakukan edukasi dan melepas penyu ke lautan lepas sekitar 300-500 anak. Sebelum melepas penyu, anak-anak kita edukasi bagaimana menjaga habitat penyu dan bereproduksi,” katanya saat ditemui di lobi Kantor Wali Kota Mataram.

Akibat abrasi pantai tersebut, lanjut Mahendra yang juga menjadi Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas dan Kelompok Sadar Wisata, bangunan, akses jalan dan fasilitas wisata konservasi penyu ini rusak parah dan hanyut terbawa gelombang.

Dari 10 kolam penyu yang kita miliki, empat kolam hanyut terbawa gelombang dan tiga kolam kondisinya rusak sedang karena atapnya hilang Sedangkan telur penyu yang bisa diselamatkan sekitar 1.000 butir.

“Kalau hitung kerugian, untuk bangunannya saja nilainya Rp100 juta,” katanya.

Terkait dengan itu, pihaknya berharap Pemerintah Kota Mataram bisa memberikan perhatian terhadap wisata konservasi penyu, karena Mapak Indah merupakan etalase Kota Mataram selain Loang Baloq.

“Kami memiliki visi dan misi pariwisata berbasis konservasi edukasi, pemberdayaan ekonomi berbasis kawasan pantai,” katanya.

Selain kerusakan wisata konservasi penyu, pihaknya juga telah melaporkan kerusakan 20 unit lapak usaha kecil menengah (UMKM) di Pantai Mapak Indah yang menjadi pendukung wisata penyu.

Lapak-lapak kuliner yang merupakan rintisan pertama dari Tanjung Bias Kabupaten Lombok Barat di Mapak Indah saat ini sudah habis abrasi pantai yang menghantam bagian bawah lapak hingga kedalaman 3-4 meter.

“Total kerugian lapak UMKM sekitar Rp1,5 miliar, sebab satu lapak dengan berbagai desain tersendiri menghabiskan biaya sekitar Rp75 juta,” katanya.

Terkait dengan itu, pihaknya juga berharap pemerintah daerah bisa memberikan solusi atau penanganan pertama bagi para pelaku UMKM di Mapak Indah.

“Saya ke sini (Kantor Wali Kota Mataram-red) karena ingin bertemu langsung dengan wali kota, untuk mengetahui tindak lanjut dari laporan yang saya sampai minggu lalu,” demikian Mahendra Irawan. (bro)

Tags: abrasiMapak IndahmatarampenyuWisata Konservasi

Berita Terkait.

Asap dan Titik Panas Meningkat, BNPB Gempur Karhutla di 6 Provinsi
Daerah

Asap dan Titik Panas Meningkat, BNPB Gempur Karhutla di 6 Provinsi

Jumat, 18 September 2026 - 11:19
Konsep Otomatis
Daerah

Atasi Persoalan Sampah Menahun, Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 09:36
gempa
Daerah

Sebut Sumber Belum Terpetakan, BMKG: Gempa Bandung Sudah 118 Kali

Kamis, 17 September 2026 - 21:51
soni
Daerah

Gubernur Banten di Harhubnas: Berani Stop Operasi Kalau Tidak Aman

Kamis, 17 September 2026 - 20:02
bc2
Daerah

2 UMKM Melangkah ke Pasar Global

Kamis, 17 September 2026 - 19:09
BC-Malang
Daerah

Bea Cukai Malang Terbitkan NPPBKC untuk CV Gol Gas Golden Jaya, Tekankan Pentingnya Kepatuhan

Kamis, 17 September 2026 - 10:42

OLAHRAGA

bc
Olahraga

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Editor Dilianto
Kamis, 17 September 2026 - 18:08

INDOPOSCO.ID - Bea Cukai Tanjung Priok memberikan dukungan pelayanan kepabeanan terhadap Indonesia Cross Country Rally Team yang mengikuti ajang Asia...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Kamis, 17 September 2026 - 08:20
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Rabu, 16 September 2026 - 19:17
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5158 shares
    Share 2063 Tweet 1290
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.