• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Awas, Risiko Kematian Membesar Jika Sering Tertular Covid-19

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 22 Desember 2022 - 07:11
in Gaya Hidup
Virtual-Class

Tangkapan layar Vaksinolog Dirga Sakti Rambe dalam Virtual Class: Kasus Covid-19 Terus Terkendali yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (21/12/2022).(ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Vaksinolog Dirga Sakti Rambe mengingatkan semua pihak jika risiko kematian terhadap seseorang akan semakin membesar, kalau terlalu sering tertular Covid- 19 karena dapat mengganggu fungsi sejumlah organ tubuh penting.

“Menurut saya jangan terlalu sering terkena Covid-19. Justru kalau bisa tidak kena Covid sama sekali, karena dampak jangka panjangnya terutama nanti bisa berbahaya dan berisiko,” kata Dirga seperti dikutip Antara, Rabu (21/12/2022).

BacaJuga:

Resmi Bergabung dengan Agensi BILLIONS, Yoo Ah In Bersiap Comeback Akting Usai Sempat Tersandung Kasus

Siap Sapa Penggemar, Yves Eks LOONA Gelar Tur Solo Asia dan Australia November Mendatang

Direktur Kreatif ILLIT Kalah Gugatan Hukum Melawan Min Hee Jin

Dirga menuturkan setiap kali seseorang terkena infeksi Covid-19, antibodi terhadap Covid akan muncul atau timbul menjadi lebih tinggi. Bahkan antibodi bisa jadi ganda karena didapatkan dari vaksinasi maupun infeksi.

Baca Juga : PPKM Mungkin Dihentikan Akhir Tahun Ini

Ia menekankan infeksi dari Covid-19, sangat berbahaya dan jahat karena dapat menyerang berbagai organ tubuh selain saluran pernafasan atas. Misalnya adalah jantung, paru- paru, otak ataupun syaraf.

“Jadi penelitian menunjukkan ternyata dampak ini terakumulasi. Kalau ada orang yang terkena Covid satu kali, itu (dampaknya akan) beda dengan orang yang dua kali atau tiga kali terkena. Jadi setelah dilakukan penelitian di organ tubuhnya ternyata berbeda,” katanya.

Dengan terganggunya berbagai organ itu, maka risiko kematian pasien Covid-19 dapat meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan seseorang yang hanya terkena infeksi satu kali.

Oleh karenanya, dalam menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2023, Dirga meminta semua pihak yang melakukan mobilitas sosial untuk tidak kehilangan rasa kepedulian serta kewaspadaan karena Covid-19 masih ada di lingkungan sekitar dan siap menularkan kapan pun dimana pun.

Ia mengingatkan salah satu upaya yang dapat dijalankan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi sesama selain vaksinasi, dapat dilakukan dengan rajin melakukan swab antigen atau PCR jika memiliki gejala berupa batuk dan pilek.

Pemeriksaan itu perlu disegerakan, mengingat tidak ada satu pun pihak yang dapat membedakan apakah gejala tersebut, merupakan gejala dari Covid-19, influenza dan penyakit lainnya.

Dirga menyebut bahwa data di DKI Jakarta menunjukkan orang yang meninggal, kebanyakan karena terlambat melakukan swab dan memiliki komorbid. Akibatnya, terjadi keterlambatan penanganan karena gejalanya yang sudah terlanjur parah.

Selain swab, ia juga meminta semua pihak untuk membantu pemerintah mempercepat pemberian vaksinasi Covid-19, terutama pada lansia melalui booster kedua supaya risiko perburukan dan kematian dapat ditekan bahkan dicegah dengan terkendali.

“Terutama bagi anda yang di atas 40 tahun umurnya punya komorbid, kalau batuk dan pilek harus wajib swab. Karena swab tujuannya agar lebih peduli dan jangan sampai menularkan ke orang lain,” ucap dia.(mg2)

Tags: covid-19kesehatanrisiko kematianVaksinasi

Berita Terkait.

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Resmi Bergabung dengan Agensi BILLIONS, Yoo Ah In Bersiap Comeback Akting Usai Sempat Tersandung Kasus

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Siap Sapa Penggemar, Yves Eks LOONA Gelar Tur Solo Asia dan Australia November Mendatang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:06
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Direktur Kreatif ILLIT Kalah Gugatan Hukum Melawan Min Hee Jin

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:05
net
Gaya Hidup

Momen Nostalgia Masa Lalu, G-Dragon Ungkap Kelakuan Idol Pria yang Pernah Sambangi Asrama Dara 2NE1

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:02
Rapat-Pleno
Gaya Hidup

9 IKU Lampaui Target, UT Perkuat Jejak sebagai Kampus Digital

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:21
day
Gaya Hidup

Karya Sutradara Kim Jong Kwan, “The Table: Day and Night” Terpilih Jadi Film Pembuka BIFF 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:01

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.