INDOPOSCO.ID – Daniel KATSEYE menjadi sorotan setelah jawabannya dalam wawancara terbaru bersama Vanity Fair memicu perdebatan di media sosial. Sebagian warganet mengkritik pandangannya, sementara yang lain menilai pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks hiburan.
Dalam segmen Hot Seat milik Vanity Fair, para anggota KATSEYE diminta menjawab pertanyaan yang dipilih secara acak. Salah satu pertanyaan berbunyi, “Bagaimana cara kamu menghadapi seorang Gabriela?” yang merujuk pada lagu hit mereka, “Gabriela”, tentang seorang perempuan yang berusaha merebut pasangan orang lain.
Lara yang terpilih menjawab pertanyaan tersebut mengatakan bahwa ia tidak akan menghadapi perempuan tersebut secara langsung. Menurutnya, ia justru akan berbicara dengan pasangannya agar tidak memberikan perhatian kepada orang yang mencoba mendekati mereka.
“Gabriela hanya akan terus mengganggu jika pasangan saya memberikan kesempatan dan meladeninya,” ujar Lara.
Namun, Daniela memiliki pandangan berbeda. Ia mengatakan akan berbicara langsung kepada perempuan tersebut. Bahkan, Daniela memperagakan sebuah skenario dengan mengatakan, “Hei, berhenti mendekati pacarku.”
Mendengar jawaban itu, Lara langsung menyatakan dirinya tidak akan melakukan hal serupa. Ia menegaskan lebih memilih menyelesaikan masalah melalui pasangannya.
Bahkan, jika situasinya sudah terlalu jauh, ia mengatakan akan mempertimbangkan langkah hukum seperti mengajukan perintah larangan mendekat dibanding mengonfrontasi perempuan tersebut secara langsung.
Cuplikan wawancara tersebut kemudian viral di media sosial dan telah ditonton jutaan kali. Banyak warganet memuji jawaban Lara yang dinilai dewasa dan menempatkan tanggung jawab pada pasangan. Sementara itu, Daniela menuai kritik karena dianggap terlalu agresif dan menyalahkan pihak lain.
Meski demikian, wawancara tersebut berlangsung dalam format santai dan hiburan, sehingga sebagian penonton menilai jawaban para anggota bisa saja disampaikan dengan nada bercanda atau dilebih-lebihkan.
Seperti dikutip dari Koreaboo, perbedaan pendapat keduanya menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan dari wawancara tersebut.(mg157)


















