• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komisi IV DPR RI Reses di Sulsel, Stok Beras Aman hingga Tahun Depan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 17 Desember 2022 - 21:35
in Nasional
dpr beras
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi IV DPR bersama Kementerian Pertanian (Kementan), Bappanas, Bulog dan ID Food, melakukan cek ketersediaan beras di Gudang Bulog Lampa Kabupaten Pinrang. Hasil pengecekan kondisi stok beras dari data Bulog Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) sebesar 119.916 ton (per 15 des 2022) aman dan cukup hingga tahun depan.

Wakil Ketua Komisi IV Rusdi Masse Mappasessu berpendapat stok beras aman ini tidak lepas dari kinerja Kementerian Pertanian. Sebagai sentra padi nasional Sulsel memang membutuhkan support yang cukup seperti alsintan, pupuk, dan yang terutama Jalan Usaha Pertanian (JUT) dan Jaringan Irigasi Pertanian (JIT).

BacaJuga:

Kapolri Pimpin Langsung pemberantasan Narkoba, Komisi III: Pesan Kuat Sikat Habis Sampai Bandarnya

5 Bandara Jadi Jalur Ekspor Ilegal Emas, Bea Cukai Amankan 25,88 Kilogram Emas Senilai Rp61,95 Miliar

Jaring Sineas Muda, Golkar Gelar Kompetisi Film Pendek

Khusus program JUT dan JIT , Rusdi meminta Kementan untuk kembali mengalokasikan ke daerah yang belum mendapatkan, karena terbukti meningkatkan produksi padi di wilayahnya.

Kedepan Rusdi berharap sinergi antara lembaga Kementan dan Bulog khususnya wilayah Sulselbar dapat lebih ditingkat lagi. Sehingga ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Bulog dapat terlaksana dengan baik.

Baca Juga: Komisi IV DPR Tinjau RMU dan Pasar di Serang, Beras dan Pangan Lainnya Tersedia

Tanggapan lain dari Anggota Komisi IV DPR RI Suhardi Duka mengungkapkan rasa kecewanya terhadap Kinerja Bulog saat ini. “Bulog yang diharapkan sebagai penyangga dan mitra petani, justru bulog yang merekomendasikan impor” ucapnya.

Suhardi secara blak-blakan menjelaskan bahwa mekanisme pengadaan beras di Bulog lah penyebab penggilingan lebih memilih menjual berasnya ke pasar. Ini mengakibatkan Bulog kehilangan stok dari mitra. Dia berharap Bulog dapat memperbaiki dan dan mengevaluasi terkait mekanisme tersebut.

Selain perihal penyerapan yang rendah, Anggota Komisi IV DPR RI Salim Fakri menyoroti kasus hilangnya beras bulog 500 ton di gudang Pinrang. Salim meminta Dewan Direksi Bulog untuk memberi sanksi tegas.

Senada, Alien Mus dari Fraksi partai Golkar ikut menyoroti terkait beras bulog yang hilang. ” Masalah ini sangat luar biasa jangan sampai terjadi hal yang sama di daerah lain dan ini perlu dievaluasi ” kata Alien.

Andi Akmal Pasluddin dari fraksi PKS dapil Sulsel 2 mengapresiasi kinerja Kementan. Dia berpendapat surplus beras dan dibuktikan oleh surplusnya pengadaan beras bulog Sulselbar.

Andi Akmal meminta Kementan untuk terus meningkatkan dukungan seperti pupuk dan alsintan.

Direktur Human Capital Bulog Purnomo Sinar Hadi menjelaskan jika bicara capaian pengadaan nasional memang bulog hanya mencapai 59% sebesar 981 ribu ton dari target 1,6 juta ton.

Tetapi untuk Kantor Wilayah (Kanwil) Sulselbar saat ini berhasil melampaui target sebesar 264,3 ribu ton dan realisasi sebesar 277 ribu ton, peringkat 2 setelah Provinsi Bali yang mampu melewati target.

Purnomo menambahkan kendala dalam permasalahan penyerapan dalam negeri adalah permintaan dalam negeri yang meningkat dalam 3 tahun akibat pandemik covid 19. Periode panen yang mundur dan tidak seragam antardaerah juga membuat kenaikan beras di pasaran lebih tinggi dibandingkan harga pembelian pemerintah (HPP).

Ditempat yang sama Suwandi Direktur Jenderal Tanaman Pangan memaparkan bahwa Sulsel sebagai peringkat 4 sentra padi Nasional berdasarkan data BPS. Sehingga Suwandi tidak ragu terkait stok beras diwilayah ini bahkan mampu mensuplai wilayah lain seperti Kalimantan NTT dan Papua.

Menanggapi perbedaan data stok beras yang terjadi Suwandi menanggapi bahwa selama ini Kementan selalu menggunakan rilis data resmi BPS tidak menggunakan data lain. “Kami selalu menggunakan data BPS dalam menentukan kebijakan karena itu sesuai amanat undang-undang” ucap Suwandi pada pewarta.

Untuk Tahun 2023 Suwandi berharap Bappanas dan Kemendag dapat mengevaluasi harga pembelian pemerintah (HPP) sehingga Bulog mampu menyerap saat panen raya Maret-Mei 2023. (adv)

Tags: berasDPR RIKomisi IV DPR RIKomisi IV DPR RI Resessulsel

Berita Terkait.

habib
Nasional

Kapolri Pimpin Langsung pemberantasan Narkoba, Komisi III: Pesan Kuat Sikat Habis Sampai Bandarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:02
bc
Nasional

5 Bandara Jadi Jalur Ekspor Ilegal Emas, Bea Cukai Amankan 25,88 Kilogram Emas Senilai Rp61,95 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:12
nurul
Nasional

Jaring Sineas Muda, Golkar Gelar Kompetisi Film Pendek

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19
riyadh
Nasional

Jangan Jadi Penonton! DPR Dorong RI Aktif Redam Konflik Houthi-Arab Saudi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09
abdul
Nasional

Mendikdasmen Tegaskan TKA Bukan Penentu Kelulusan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:08
sultan
Nasional

Ketua DPD RI Minta REI Jadi Motor Percepatan Program 3 Juta Rumah

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:17

OLAHRAGA

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12
Olahraga

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Editor Nasuha
Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia dini harus berfokus pada pengembangan...

SelengkapnyaDetails
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4257 shares
    Share 1703 Tweet 1064
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1149 shares
    Share 460 Tweet 287
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    937 shares
    Share 375 Tweet 234
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.