• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemenuhan Gizi Seimbang Penting untuk Cegah Stunting

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 1 Desember 2022 - 07:10
in Nasional
Ilustrasi penanganan kasus gizi buruk dan stunting. Foto: Antara

Ilustrasi penanganan kasus gizi buruk dan stunting. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengingatkan bahwa pemenuhan gizi seimbang sangat penting sebagai salah satu upaya mencegah kekerdilan atau stunting.

“Pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita sangat penting untuk mencegah terjadinya stunting,” kata Muhadjir Effendy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (30/11), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Menko PMK memastikan bahwa pemerintah terus melakukan intervensi secara komprehensif guna mencegah stunting.

“Misalnya melalui program pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri dan program tambahan asupan gizi untuk ibu hamil,” katanya.

Menurut Muhadjir, pemberian tablet tambah darah sangat penting untuk mencegah anemia dan meningkatkan kesehatan remaja putri yang akan menjadi calon ibu.

“Tablet darah bertujuan untuk mencegah anemia pada remaja putri sehingga diharapkan saat nantinya para remaja putri ini menikah dan hamil maka kondisi kesehatannya akan baik dan akan melahirkan bayi yang juga sehat,” ucapnya.

Menko PMK juga berharap pemerintah daerah terus memperkuat edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita serta pentingnya pencegahan anemia pada remaja putri.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto menambahkan bahwa pemerintah melalui posyandu dan puskesmas terus memastikan terpenuhinya asupan gizi untuk ibu hamil agar tidak terjadi kekurangan gizi kronik.

“Pemerintah juga terus berupaya melengkapi puskesmas dengan USG untuk mempertajam identifikasi ibu hamil, sementara pascakelahiran juga dilakukan program untuk mendukung pemenuhan konsumsi protein hewani bagi balita,” ucapnya.

Agus mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk mencapai target penurunan stunting pada tahun 2024 mendatang.

“Seperti diketahui bahwa prevalensi stunting harus turun sebesar tiga persen per tahun hingga menjadi 14 persen pada 2024. Sementara prevalensi stunting saat ini sebesar 24,4 persen,” ujarnya.

Agus menambahkan bahwa berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) Tahun 2021, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4 persen atau 5,33 juta balita. (mg1)

Tags: balitagiziGizi BurukGizi SeimbangIbu HamilKemenko PMKstunting

Berita Terkait.

irfan
Nasional

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:23
komdigi
Nasional

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:02
Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5113 shares
    Share 2045 Tweet 1278
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1500 shares
    Share 600 Tweet 375
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1535 shares
    Share 614 Tweet 384
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.