• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wujudkan Digital Melayani dengan Percepatan Digitalisasi MPP

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 3 November 2022 - 00:26
in Nasional
Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa, dalam acara focus group discussion (FGD) Arah Strategis Kebijakan Integrasi MPP, secara hibrida, Selasa (1/11). Foto: Dokumen Kementerian PANRB

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa, dalam acara focus group discussion (FGD) Arah Strategis Kebijakan Integrasi MPP, secara hibrida, Selasa (1/11). Foto: Dokumen Kementerian PANRB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus melakukan percepatan dalam mewujudkan digital melayani, seperti yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo pada berbagai kesempatan. Dalam mewujudkan digital melayani, Kementerian PANRB juga tengah mempersiapkan digitalisasi Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Seiring pertumbuhan MPP di berbagai daerah di Indonesia, langkah selanjutnya yang perlu didorong untuk memberikan pelayanan yang lebih prima kepada masyarakat, yaitu dengan mewujudkan digitalisasi pelayanan publik,” ujar Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa, dalam acara focus group discussion (FGD) Arah Strategis Kebijakan Integrasi MPP, secara hibrida, Selasa (1/11).

BacaJuga:

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Diah menyampaikan ke depannya masyarakat akan diberikan opsi untuk mengakses layanan secara online maupun offline. Layanan online dapat diakses masyarakat melalui portal pelayanan publik yang berisikan berbagai layanan pemerintah baik pusat maupun daerah yang telah terintegrasi, sedangkan untuk layanan offline, masyarakat dapat datang langsung ke MPP melalui tenant yang tersedia.

Berdasarkan data, terdapat tiga klasifikasi tipe MPP yang dilihat dari proses bisnis pemberian layanannya. Sejauh ini dari 75 MPP yang sudah diresmikan semuanya sudah masuk pada tipe MPP 2.0, yaitu klasifikasi tipe MPP semi digital. Jika dijabarkan secara lebih spesifik, terdapat 49 MPP yang teridentifikasi masuk pada tipe 2.0, 19 MPP pada tipe 2.1, dan 7 MPP yang sudah masuk pada tipe 2.2.

Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan dukungan teknologi dalam penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik sebagai salah satu langkah transformasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang terintegrasi dan menjangkau seluruh elemen masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan, jajarannya telah melakukan analisis aplikasi yang sudah berjalan pada MPP yang sudah diresmikan dan ditemukan terdapat beberapa MPP potensial yang dapat dijadikan pilot project sistem layanan terintegrasi di MPP. MPP tersebut diantaranya adalah MPP Sumedang; MPP Pekanbaru; MPP Samarinda; MPP Surabaya; MPP Kota Bandung; dan MPP Banda Aceh.

Dengan MPP, pelayanan ke depan mulai diubah dari awalnya menggunakan kertas/dokumen, nantinya menjadi paperless (tidak perlu kertas). Mengedepankan model birokrasi yang tidak hanya e-government namun meningkat menjadi smart government.

Sementara itu Asisten Deputi Standarisasi Pelayanan Publik dan Pelayanan Inklusif Kementerian PANRB Noviana Andrina mengatakan jika Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas kerap menekankan jika MPP perlu dibuat secara digital sebagai upaya menghadapi perkembangan era teknologi. Namun demikian kehadiran fisik MPP tetap harus ada sebagai tempat edukasi bagi instansi lain dan juga masyarakat.

Pengembangan fungsi MPP di masa depan menjadi ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat. Mengoptimalkan MPP bukan hanya untuk mendapatkan pelayanan publik, tetapi juga untuk pusat kebutuhan aktivitas masyarakat sehari-hari, seperti tempat berbelanja, tempat belajar dan bermain, tempat berdiskusi, berusaha, dan berkreasi.

Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri Prabawa Eka Soesanta mengatakan jika digitalisasi MPP merupakan keniscayaan yang harus didorong bersama sama. Menurutnya dalam mewujudkan digitalisasi tidak bisa hanya interlink semata, karena hal tersebut dinilai tidak bisa menyelesaikan masalah, namun harus terkoneksi sejak dari data hingga keseluruhan.

“Simplifikasi dengan menggunakan digital menjadi lebih mudah sehingga bisa menyatukan dengan berbagai data,” ucapnya.

Selain itu Asisten Deputi Tata Kelola Pemerintahan Setwapres RI Slamet Widodo mengatakan pihaknya pun mendukung adanya digitalisasi MPP sebagai bentuk memberi kemudahan pelayanan dan kecepatan bagi masyarakat. Digitalisasi MPP menjadi pilihan tambahan bagi masyarakat, apa akan menggunakan digital yang bisa diakses dari mana saja, atau tetap datang ke MPP seperti biasa. (arm)

Tags: digitalisasikementerian panrbmal pelayanan publikPelayanan Publik

Berita Terkait.

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan
Nasional

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 22:35
gibran
Nasional

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Senin, 15 Juni 2026 - 19:07
imei
Nasional

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20
udin
Nasional

Viral Video Kekerasan 3 PMI di Malaysia, Kementerian P2MI Turun Tangan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:04
Dedi-Prasetyo
Nasional

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27
Pengawalan
Nasional

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

Senin, 15 Juni 2026 - 09:07

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6644 shares
    Share 2658 Tweet 1661
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1719 shares
    Share 688 Tweet 430
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.