• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Bakal Jadi Presiden Lagi, Lula Janji Satukan Kembali Brazil

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 31 Oktober 2022 - 23:45
in Internasional
lula

Mantan presiden dan kandidat presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva memberi isyarat pada pertemuan di malam pemilihan putaran kedua pemilihan presiden Brazil, di Sao Paulo, Brazil, 30 Oktober 2022. (ANTARA/REUTERS/Carla Carniel/as)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Luiz Inacio Lula da Silva berjanji untuk menyatukan kembali Brazil, setelah dia mengalahkan petahana sayap kanan Jair Bolsonaro dalam pemilihan presiden yang sengit pada Minggu (30/10).

Menyusul pemilihan paling penting sejak kembalinya demokrasi di Brazil itu, Lula menyerukan persatuan serta berjanji untuk memerangi kelaparan dan bertindak keras melawan deforestasi di Amazon.

BacaJuga:

Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Pejabat Senior PBB Mengutuk Keras

Klaim Rudal Iran Habis, Siasat Trump demi Tutupi Jebolnya Pertahanan AS

Di Forum BRICS, RI Suarakan Reformasi Tata Kelola Global dan Hukum yang Adil

“Kawanku, mulai 1 Januari 2023 saya akan memerintah untuk 215 juta warga Brazil, dan bukan hanya untuk mereka yang memilih saya. Tidak ada dua jenis warga Brazil. Kita adalah satu negara, satu warga, negara yang besar, ” kata Lula kepada pendukungnya di Sao Paulo pada Minggu.

Setelah pemilihan presiden yang paling memecah belah dan terpolarosasi itu, Lula mengakui bahwa Brazil berada dalam situasi yang sangat sulit. Dia menegaskan sekarang adalah saatnya menjauhi kebencian.

“Kita akan mencari jalan keluar agar negara ini bisa hidup kembali secara demokratis dan harmonis. Tidak ada yang tertarik untuk tinggal di negara yang terpecah, dalam keadaan perang yang abadi,” ujar dia.

Lula menggambarkan perang melawan kelaparan sebagai “komitmen paling mendesak” setelah tahun ini Brazil kembali masuk ke dalam Peta Kelaparan PBB setelah delapan tahun, ketika 33 juta warganya mengalami kelaparan.

“Jika kita adalah produsen makanan terbesar ketiga di dunia dan produsen protein hewani terbesar, jika kita memiliki teknologi dan lahan subur yang luas, jika kita dapat mengekspor ke seluruh dunia, kita memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa setiap warga Brazil bisa sarapan, makan siang, dan makan malam setiap hari,” kata dia.

Lula, yang selama masa jabatan sebelumnya sebagai presiden pada 2003-2010 membantu mengurangi kemiskinan ekstrem melalui program kesejahteraan Bolsa Familia yang terkenal dan mendorong peluang ekonomi, berbicara tentang perlunya memperkuat kembali program sosial.

Selama masa jabatan Bolsonaro, banyak pemerhati lingkungan dan pembela masyarakat adat dan hak atas tanah mereka mencela kebijakan pemimpin sayap kanan itu.

Mereka menegaskan bahwa Bolsonaro telah menghapus perlindungan lingkungan di Amazon, yang mengakibatkan kerusakan ekologis yang luas.

Lula berjanji untuk mengurangi deforestasi di Amazon hingga 80 persen dan “berjuang untuk nol deforestasi” di hutan tersebut.

“Brazil dan planet ini membutuhkan Amazon yang hidup. Sebuah pohon yang berdiri lebih berharga daripada berton-ton kayu yang ditebang secara ilegal oleh mereka yang hanya memikirkan keuntungan mudah dengan mengorbankan kerusakan kehidupan di bumi,” kata Lula.

Dengan 99,99 persen surat suara telah dihitung, Lula telah mengumpulkan 50,9 persen dengan 60.345.421 suara, menurut data dari Mahkamah Agung Pemilihan.

Sementara itu, Bolsonaro memperoleh 49,1 persen atau 57.976.538 suara. (bro)

Tags: BrazilLulapresiden

Berita Terkait.

Warga-Palestina
Internasional

Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Pejabat Senior PBB Mengutuk Keras

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:45
trump
Internasional

Klaim Rudal Iran Habis, Siasat Trump demi Tutupi Jebolnya Pertahanan AS

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:05
brics
Internasional

Di Forum BRICS, RI Suarakan Reformasi Tata Kelola Global dan Hukum yang Adil

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:04
Abbas-Araghchi
Internasional

Iran Serukan Anggota BRICS Bersatu Lawan Dominasi AS dan Israel

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:03
Kapal-PMI
Internasional

Kapal PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Legislator DPR: Bukti Negara Lalai Lindungi Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:02
trump
Internasional

Tiba di Beijing, Trump Jumawa Remehkan Peran China dalam Konflik Timur Tengah

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2444 shares
    Share 978 Tweet 611
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    816 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.