• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Masalah Pembuktian Forensik Kekerasan Seksual Seperti Ini

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 28 Oktober 2022 - 23:55
in Gaya Hidup
dr.-Baety-Adhayati

Wakil Sekjen Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) dr. Baety Adhayati, SpFM(K) dalam "media briefing" secara virtual di Jakarta, Jumat (28/10/2022). Foto : Antara/Rizka Khaerunnisa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter spesialis forensik Baety Adhayati menjelaskan bekas luka pada korban yang kondisinya bergantung pada waktu kejadian menjadi kendala yang kerap ditemui di dalam pembuktian forensik terkait dengan kasus kekerasan seksual.

“Kasus-kasus yang baru, misalnya terjadi beberapa hari atau saat hari itu terjadi langsung lapor, itu jarang sekali terjadi atau misalnya dalam kurun waktu seminggu dua minggu, terus lapor itu termasuk yang jarang,” kata Baety yang juga Wakil Sekjen Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) dalam media briefing secara virtual diikuti di Jakarta, Jumat (28/10/2022).

BacaJuga:

Ancaman Fatal Osteoporosis: Patah Tulang Panggul dan Dampaknya pada Lansia

Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Dia mengatakan biasanya korban kekerasan seksual tidak segera memeriksakan diri ke dokter, sehingga bukti-bukti penting seperti adanya ejakulat dalam alat kelamin atau di bagian tubuh lainnya sudah menghilang.

Baca Juga : Dokter Forensik Serahkan Hasil Autopsi Ulang Brigadir J ke Bareskrim

Dia mengakui idealnya pemeriksaan luka oleh dokter dilakukan sesegera mungkin setelah kejadian, sehingga probabilitas penemuan bukti forensik lebih tinggi. Baety juga memahami bahwa tidak mudah bagi korban mempertimbangkan dan memutuskan untuk melaporkan kasus kekerasan seksual yang dialami.

Korban baru mendatangi dokter ketika peristiwa kekerasan sudah berlalu sekian lama, bahkan hingga tahunan, sehingga bekas luka di tubuh korban tidak ditemukan karena sudah sembuh dengan sendirinya. Dalam beberapa kasus seperti pada korban anak, pihak orang tua, bahkan baru menyadari bertahun-tahun kemudian ketika didapati perubahan perilaku pada anak.

“Sehingga, agak sulit juga pembuktiannya. Kadang-kadang masih ditemukan luka lama tapi lebih sering tidak ketemu apa-apa, karena lukanya sudah sembuh, sudah tidak kelihatan,” ujar Baety.

Baety membagi tanda kekerasan atau bekas luka menjadi dua kategori, yaitu luka baru dan luka lama. Biasanya luka baru dapat berupa memar, luka lecet, luka terbuka, serta robekan selaput dara. Sementara luka lama yang mungkin bisa ditelusuri seperti bekas luka lama serta robekan lama.

“Biasanya kami lihat kasusnya, kejadiannya lama atau baru. Nanti kami lihat luka yang ditemukan relevan atau tidak dengan kejadian, apakah ini ditemukan luka baru atau luka lama,” katanya.

Dalam beberapa kasus, kata Baety, terkadang terdapat pula korban yang memeriksakan kondisi luka ke pihak bukan dokter atau pihak yang tidak kompeten untuk menilai luka. Yang menjadi permasalahan, korban kebingungan dan malah dioper dari satu tempat pemeriksaan ke tempat lainnya hingga pada akhirnya korban menyerah.

“Kadang-kadang yang seperti ini kan melelahkan juga untuk korban dan keluarga, sehingga akhirnya mereka tidak jadi lapor atau tidak jadi datang ke tempat rujukan,” ujar Baety.

Menurut dia, idealnya fasilitas kesehatan yang menyediakan pemeriksaan forensik mengedepankan hak privasi dan kenyamanan korban seperti tidak berdekatan atau bercampur dengan poli lainnya yang umum dikunjungi banyak orang.

Fasilitas pemeriksaan yang ideal biasanya tersedia di rumah sakit tipe A. Namun sayangnya, fasilitas kesehatan yang berada di daerah belum semuanya mampu memiliki ruang khusus untuk pemeriksaan forensik korban kekerasan.

“Sebenarnya tidak selalu harus rumah sakit besar atau hanya yang mampu, tidak juga. Kadang-kadang perlu pemahaman dari manajemen rumah sakit juga untuk dapat menyediakan yang representatif, tidak harus bagus, yang penting ada dan representatif,” katanya dilansir Antara.

Menurut Baety, dukungan sistem dan infrastruktur penanganan korban kekerasan di tingkat wilayah sangat penting. Dengan begitu, akses bagi korban menjadi lebih mudah.

“Menurut saya yang paling penting adalah dukungan sistem dan infrastruktur penanganan korban kekerasan di tingkat wilayah, sehingga memudahkan korban untuk mendapatkan akses, bantuan untuk mendapatkan pelayanan,” kata Baety. (aro)

Tags: kekerasan seksualperkosaan

Berita Terkait.

siloam
Gaya Hidup

Ancaman Fatal Osteoporosis: Patah Tulang Panggul dan Dampaknya pada Lansia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:25
Koperasi Tak Cukup Bertahan, Metranet Dorong Layanan Lebih Modern Lewat KoperasiGO
Gaya Hidup

Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:06
Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026
Gaya Hidup

Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:02
Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung
Gaya Hidup

Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, Ratusan Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:07
Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung
Gaya Hidup

Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:57
swiss
Gaya Hidup

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Wedding Showcase 2026, Tawarkan Inspirasi Pernikahan dalam Satu Tempat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:28

OLAHRAGA

Zaskia Putri Salurante
Olahraga

Zaskia Salurante Ukir Prestasi di Polandia, FORKI Soroti Pentingnya Jam Terbang Internasional

Editor Ali Rachman
Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:24

INDOPOSCO.ID - Meraih medali dunia bukan perkara semalam. Bagi karateka muda Indonesia, Zaskia Putri Salurante, podium ketiga nomor kata perorangan...

SelengkapnyaDetails
Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:39
Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:59
gp

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2611 shares
    Share 1044 Tweet 653
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1388 shares
    Share 555 Tweet 347
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1222 shares
    Share 489 Tweet 306
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1086 shares
    Share 434 Tweet 272
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.