• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Chatib Basri: Risiko Akibat Krisis Utang di Indonesia Relatif Kecil

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 12 Oktober 2022 - 21:43
in Ekonomi
Chatib Basri
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ekonom Senior Chatib Basri menyebut risiko krisis utang di Indonesia relatif kecil karena rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih aman atau mencapai 38,3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) per Agustus 2022.

“Even in the worst case scenario dengan rasio utang 40 persen dari PDB, ini masih relatif aman dengan kondisi seperti ini. Bunga cicilan kita sekitar 15 persen dari budget, di kita seharusnya kekhawatiran rasio utang tidak signifikan,” katanya dalam Mandiri Sekuritas Market Outlook di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu.

BacaJuga:

Jangan Cuma Andalkan Coretax, DJP Diingatkan Jaga Kepercayaan Wajib Pajak

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun, Perkuat Ekosistem Perumahan Nasional

IAEI Hidupkan Energi Baru Ekonomi Islam Melalui 13 Komisariat Kampus

Menurutnya, beberapa negara berkembang, terutama di Afrika, berpotensi tinggi mengalami krisis utang karena di tengah penyebaran pandemi COVID-19 mereka harus menaikkan defisit anggaran untuk mengatasi pandemi sehingga mereka menarik lebih banyak utang.

Baca Juga : Indonesia Bakal Jadi Presiden Konfederasi Wartawan ASEAN

Dengan peningkatan suku bunga acuan bank sentral berbagai negara, negara-negara tersebut pun harus membayar bunga utang yang relatif lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Dengan kondisi itu, menurutnya Indonesia justru bisa diuntungkan sebagai salah satu negara dengan risiko krisis utang yang lebih kecil.

“Dengan risiko krisis utang itu, orang mesti mencari relokasi termasuk ke kita. Itu sebabnya performance pasar modal kita lumayan,” katanya.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik menyebut bursa Indonesia menjadi bursa terbaik kelima di dunia.

Menurutnya pada 2022 jumlah bursa di dunia yang mencatatkan kinerja positif tidak sampai 10, salah satunya Indonesia karena sepanjang tahun berjalan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah tumbuh sekitar 6 persen.

“Nilai rata-rata transaksi harian di bursa kita tumbuh kira-kira 14,5 persen dari sekitar Rp13 triliun, tahun ini kita mencapai Rp15,2 triliun,” kata Jeffrey dalam kesempatan yang sama. (bro)

Tags: covid-19indonesiakrisis utang

Berita Terkait.

APBN dan Bea Cukai dalam Menjaga Ekonomi Nasional dan Perlindungi Masyarakat
Ekonomi

Jangan Cuma Andalkan Coretax, DJP Diingatkan Jaga Kepercayaan Wajib Pajak

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:25
Berikan Kepastian kepada Hukum Jemaah Haji, Timwas DPR Minta Kajian Ulama dan Pemerintah Disegerakan
Ekonomi

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun, Perkuat Ekosistem Perumahan Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:05
Berikan Kepastian kepada Hukum Jemaah Haji, Timwas DPR Minta Kajian Ulama dan Pemerintah Disegerakan
Ekonomi

IAEI Hidupkan Energi Baru Ekonomi Islam Melalui 13 Komisariat Kampus

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:45
APBN dan Bea Cukai dalam Menjaga Ekonomi Nasional dan Perlindungi Masyarakat
Ekonomi

APBN dan Bea Cukai dalam Menjaga Ekonomi Nasional dan Perlindungi Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:35
Turnamen Tenis PTBA Dongkrak Wisata dan Ekonomi Sawahlunto
Ekonomi

Turnamen Tenis PTBA Dongkrak Wisata dan Ekonomi Sawahlunto

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:25
VinFast Perkenalkan VF MPV 7 Rakitan Subang, MPV Listrik Premium untuk Keluarga Indonesia
Ekonomi

JLC Race Award 2025 Jadi Bukti Komitmen JNE Dukung Bisnis Pelanggan Tumbuh Bersama

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:03

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2823 shares
    Share 1129 Tweet 706
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1196 shares
    Share 478 Tweet 299
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.