• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wapres: Kementan Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia dari Ancaman Krisis

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 5 Oktober 2022 - 20:18
in Nasional
Wapres Ma'ruf Amin saat meresmikan Agroeduwisata Guler Farm Nature yang berlokasi di Desa Kanda Wati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (5/10). Foto: Kementan for INDOPOSCO

Wapres Ma'ruf Amin saat meresmikan Agroeduwisata Guler Farm Nature yang berlokasi di Desa Kanda Wati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (5/10). Foto: Kementan for INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Presiden RI, KH Maruf Amin mengapresiasi kinerja jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dalam membangun sektor pertanian selama lebih dari tiga tahun terakhir. Menurut Wapres, pertanian Indonesia dibawah Syahrul Yasin Limpo mampu menguatkan pangan Indonesia dari berbagai ancaman krisis dunia. Hal ini disampaikan Wapres saat meresmikan Agroeduwisata Guler Farm Nature yang berlokasi di Desa Kanda Wati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Beliau ini (Mentan SYL) telah mengantarkan Indonesia menjadi negara yang paling aman pangannya di seluruh dunia. Beliau seorang inovator yang banyak melakukan hal. Terima kasih pak Menteri telah pengembangan pertanian kita menjadi lebih modern,” ujar Wapres, Rabu (5/10/2022).

BacaJuga:

Kemnaker Siapkan UU Ketenagakerjaan Baru: Libatkan Buruh hingga Pengusaha untuk Regulasi yang Berkeadilan

Lepas Kloter Perdana Haji 1447 H, Pimpinan DPR RI Dorong Layanan dan Kenyamanan Jemaah Ditingkatkan

KTP Hilang Bakal Didenda, DPR Dorong Revolusi Identitas Digital

Wapres mengaku bersyukur karena selama ini jajaran Kementan telah berbuat banyak untuk kemajuan Indonesia. Salah satunya adalah pengembangkan agroeduwisata. Menurutnya, wisata semacam itu perlu diperbanyak untuk menumbuhkan minat masyarakat dalam membangun pertanian.

“Saya betul-betul bersyukur karena apa yang kita inginkan, pertama tempat wisata yang murah meriah, mudah dijangkau dan alhamdulillah berkat dukungan dari Pak Menteri Pertanian bisa terwujud,” katanya.

Wapres mengatakan, pertanian adalah berkah yang sudah tercatat dalam Al Quran. Terbukti, keberkahan itu dapat terlihat secara jelas saat dunia menghadapi pandemi tinggi, dimana Indonesia tetap stabil dan tidak kekurangan pangan.

“Pertanian itu berkah dan sudah ada dalam Alquran. Ternyata ketika kita menghadapi pandemi dan menjelang adanya krisis pangan dunia pertanian hadir sebagai bantalannya,” katanya.

Karena itu, Wapres meminta agar pengembangan sektor pertanian terus dilakukan sehingga Indonesia mampu menjadi negara yang paling kuat dan tahan terhadap berbagai ancaman.

“Terima kasih Pak Menteri, saya kira ini sebagai sesuatu yang buat saya syukur. Kita harus membangun merubah dan Insya Allah kalau tidak ada lahan yang tidur tidak ada tenaga yang nganggur insya Allah kita semua menjadi makmur,” katanya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyampaikan terimakasih atas arahan Wakil Presiden dalam membangun pertanian yang jauh lebih maju dan modern. SYL menegaskan bahwa pertanian adalah bantalan ekonomi bangsa sekaligus kekuatan negara di masa yang akan datang.

“Pertanian itu adalah kekuatan bangsa. Alhamdulillah dua setengah tahun kita dihajar covid kita bisa keluar berkat doa kita semua. Dan saat ini Indonesia termasuk negara yang paling kuat di bidang pangannya, itulah yang disampaikan FAO sebagai badan pangan dunia. InsyaAllah ke depan akan kita jaga terus,” jelasnya. (adv)

Tags: KementanKetahanan Pangansektor pertanianWapres Ma’ruf Amin

Berita Terkait.

indra
Nasional

Kemnaker Siapkan UU Ketenagakerjaan Baru: Libatkan Buruh hingga Pengusaha untuk Regulasi yang Berkeadilan

Rabu, 22 April 2026 - 23:23
dasco
Nasional

Lepas Kloter Perdana Haji 1447 H, Pimpinan DPR RI Dorong Layanan dan Kenyamanan Jemaah Ditingkatkan

Rabu, 22 April 2026 - 23:13
e-KTP
Nasional

KTP Hilang Bakal Didenda, DPR Dorong Revolusi Identitas Digital

Rabu, 22 April 2026 - 22:42
aher
Nasional

Soroti Digitalisasi ASN 2026, Komisi II Ingatkan Evaluasi Pegawai dan Layanan Publik Lebih Transparan

Rabu, 22 April 2026 - 22:12
menag
Nasional

Jawab Berbagai Tantangan di Dunia Pendidikan, Kemenag Luncurkan Belajar Mandiri KBC

Rabu, 22 April 2026 - 21:21
maxim
Nasional

Meski Hujan, Tarif Tetap Bersahabat: Maxim Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Konsumen

Rabu, 22 April 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1283 shares
    Share 513 Tweet 321
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    898 shares
    Share 359 Tweet 225
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.