• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Psikolog: Korban Tragedi Kanjuruhan Butuh Dukungan Psikologis Awal

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 3 Oktober 2022 - 21:26
in Headline
Korban insiden kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Foto: Antara

Korban insiden kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – ​​​​​Ketua II Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) Ratih Ibrahim menyampaikan bahwa korban dari insiden kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur perlu mendapat pendampingan berupa dukungan psikologis awal (DPA).

“DPA adalah sebuah metode untuk membantu seseorang dalam kondisi distress agar mereka merasa tenang dan didukung guna mengatasi tantangan atau permasalahan mereka dengan lebih baik,” kata Ratih saat dihubungi di Jakarta, Senin (3/10).

BacaJuga:

Bencana Alam di Berbagai Wilayah, MUI Ajak Umat Islam Perkuat Doa dan Solidaritas

Amid Internal Turmoil, Gus Ipul and Four PBNU Officials Reassigned by Gus Yahya

Di Tengah Gejolak Internal, Gus Ipul dan Empat Pejabat PBNU Dipindahkan Gus Yahya

Ratih menjelaskan bahwa korban dari insiden Kanjuruhan pada Sabtu (1/10) malam tersebut sangat rentan mengalami trauma, yakni luka psikologis yang dialami seseorang akibat peristiwa atau musibah.

“Semakin mengerikan peristiwanya semakin besar dalam intens traumanya. Yang mengalami tidak hanya yang secara langsung mengalami, mereka yang ada di sana, menonton pun bisa tetap terdampak,” ujarnya.

Bagi korban, yakni orang yang mengalami langsung dan berada di tempat sebuah peristiwa terjadi, lanjutnya, maka potensi trauma yang dimiliki akan amat sangat besar. Bentuk trauma tersebut bisa berupa pengalaman syok yang beragam dengan level kengerian yang berbeda pada setiap orang.

“Ada yang mungkin menjadi histeris, dihantui ketakutan yang intens terhadap stimulus tertentu. Ada yang sampai secara fisik juga terpengaruh semisal jadi lunglai, jantungnya berdebar-debar kencang, berkeringat dingin dan lainnya,” jelasnya.

Ratih mengakui penanganan trauma tidaklah mudah, baik bagi korban dan keluarga korban. Kendati demikian pendampingan dan pertolongan yang empatik, komprehensif serta menyeluruh kepada korban, tetap harus diberikan.

Para psikolog klinis di bawah koordinasi Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) wilayah Jawa Timur, disebutnya, telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk turun tangan membantu memberikan dukungan psikologis awal bagi para korban dan keluarganya yang dilakukan di Rumah Sakit Wava Husada.

“IPK Indonesia turut berduka atas tragedi yang terjadi dan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan psikologis yang dibutuhkan. Semoga para korban segera pulih baik secara fisik maupun psikologis,” ucapnya.

Adapun berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Malang pada Minggu sore (2/10), insiden kerusuhan akibat pertandingan sepak bola Liga 1 tersebut menewaskan 131 orang.

Sementara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mendata di antara para korban sedikitnya ada 17 anak yang meninggal dan tujuh anak mengalami luka-luka. (bro)

Tags: Dukungan Psikologis AwaljatimkanjuruhanMalangPsikologStadion KanjuruhanTragedi Kanjuruhan
Berita Sebelumnya

Amar Bank Gandeng MongoDB untuk Akselerasi Dampak Sosial Positif

Berita Berikutnya

Efek Gawai, Orang Tua Diminta Periksakan Mata Anak Sejak Dini

Berita Terkait.

WhatsApp Image 2025-11-29 at 09.09.03
Headline

Bencana Alam di Berbagai Wilayah, MUI Ajak Umat Islam Perkuat Doa dan Solidaritas

Sabtu, 29 November 2025 - 09:11
nu
Headline

Amid Internal Turmoil, Gus Ipul and Four PBNU Officials Reassigned by Gus Yahya

Jumat, 28 November 2025 - 19:37
nu
Headline

Di Tengah Gejolak Internal, Gus Ipul dan Empat Pejabat PBNU Dipindahkan Gus Yahya

Jumat, 28 November 2025 - 19:32
hongkong-bencana
Headline

Hong Kong Fire Tragedy Claims 128 Lives

Jumat, 28 November 2025 - 19:27
GUS
Headline

Di Tengah Konflik Internal, Gus Yahya Rotasi Gus Ipul dan Empat Pejabat PBNU

Jumat, 28 November 2025 - 19:17
hongkong-bencana
Headline

Hong Kong Berduka: 128 Korban Tewas dalam Kebakaran Besar

Jumat, 28 November 2025 - 19:07
Berita Berikutnya
Efek Gawai, Orang Tua Diminta Periksakan Mata Anak Sejak Dini

Efek Gawai, Orang Tua Diminta Periksakan Mata Anak Sejak Dini

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    761 shares
    Share 304 Tweet 190
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    687 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Dari Desa ke Sekolah: Wilmar Pastikan Air Bersih untuk Generasi Masa Depan

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Persik vs Semen Padang: Macan Putih siap Mental, Kabau Sirah punya Momentum

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.