• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rumah Tenun Magelang: Sebuah Narasi dari Mulai Menanam, Memanen, hingga Menjadi Tenun

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 13 September 2022 - 13:03
in Ekonomi
Rumah Tenun Magelang. Foto: KemenKopUKM for INDOPOSCO

Rumah Tenun Magelang. Foto: KemenKopUKM for INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rumah Tenun Magelang memang bukan sekadar rumah tenun biasa. Di dalamnya, ada cerita kain tenun yang dinarasikan, dimulai dari petani yang menanam, memanen, produksi, hingga jadi sebagai tenun.

Rumah Tenun Magelang, yang berada di Tonoboyo Bandongan, Kabupaten Magelang, memang hadir dengan membawa konsep eduwisata dari bahan serat alam yang diolah dan dibuat menjadi kerajinan interior bernilai tinggi.

BacaJuga:

Daihatsu Hadirkan Inspirasi Modifikasi Bergaya Retro dan Sporty di IMX 2026

Mitsubishi Motors Perluas Jaringan di Kalbar, Resmikan Diler Pertama di Ngabang

PLN EPI Buktikan Kekuatan Komunikasi Strategis Lewat Gold Winner AHI 2026

“Kami melakukan edukasi kepada masyarakat tentang serat alam,” kata Rif Fatka Ridwan dari Rumah Tenun Magelang, dalam diskusi panel Cerita Kriya bertajuk Membangun Ekosistem Hulu-Hilir Untuk Memastikan Bisnis UMKM yang Berkelanjutan, di Gedung Art Bali, Bali Collection, The Nusa Dua, beberapa waktu lalu.

Karena mitra Rumah Tenun Magelang adalah petani tanaman serat, maka komunikasi dengan petani terus dilakukan secara intensif.

“Tujuannya agar hasil yang diharapkan sesuai. Karena, dengan perawatan yang tidak maksimal, hasil yang didapat juga tidak akan sesuai,” ungkapnya.

Menariknya lagi, mitra penyeratan suwi dan sambung serat adalah para ibu-ibu dengan jumlah ratusan orang.

Bahkan, Rif Fatka menunjuk produk Tirai Uyang yang diproduksi Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dengan bahan serat alam, sebagai produk unggulan Magelang. Sekitar 90% produk, diekspor keluar negeri, terutama Amerika Serikat

“Sudah dijual di mancanegara, seperti di Amerika Serikat lewat butik,” ujar Rif Fatka.

Selain Tirai uyang, ada juga produk Wallcovering dan karpet, serta hasil produk lainnya.

“Bahan bakunya adalah serat alam, yang banyak ditemui di sekitar kita. Seperti Rami, Abaca, Kudzu, Eceng Gondok, dan sebagainya,” imbuhnya.

Di masa pandemi Covid-19, Rumah Tenun Magelang tetap bisa survive. Bahkan, akan meluaskan sayap hingga menembus pasar Eropa.

“Secara rutin, kami diskusi dengan buyer untuk proses produksi, desain, dan juga kendala,” jelas Rif Fatka.

Menurutnya, antara buyer dan pihak penjual saling mengunjungi untuk mengembangkan produk ke depan.

“Kami juga mendapatkan berbagai macam penghargaan dari Amerika Serikat,” ucap Rif Fatka.

Memang, kesuksesan Rumah Tenun Magelang tidak diraih dengan mudah. Penuh perjuangan untuk mewujudkan hingga menjadi seperti sekarang.

Rif Fatka pun bercerita, Rumah Tenun Magelang didirikan pada 1988 oleh Saryanto Sarbini, Aryantie Saryanto, dan Sri Susilodewi Aryadini. Awalnya, hanya sebagai supplier untuk perkantoran dan hotel.

“Produk didapatkan dari perajin di Majalaya dan Pekalongan,” terangnya.

Setelah usaha semakin berkembang, pada 1992, Rumah Tenun Magelang memutuskan untuk memproduksi sendiri. Bahkan, tak butuh waktu lama, pada 1993 melalui Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) memulai kerjasama dengan pembeli luar negeri.

Tahun 1996, berkembang lagi menjadi suplier bagi perusahaan-perusahaan.

“Seiring dengan mendapatkan buyer dan produksi berjalan lancar, kami memutuskan untuk membangun Rumah Tenun Magelang seperti terlihat sekarang ini,” pungkasnya. (dan)

Tags: KemenKopUKMrumah tenunRumah Tenun Magelang

Berita Terkait.

dai
Ekonomi

Daihatsu Hadirkan Inspirasi Modifikasi Bergaya Retro dan Sporty di IMX 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:10
mit
Ekonomi

Mitsubishi Motors Perluas Jaringan di Kalbar, Resmikan Diler Pertama di Ngabang

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:09
Blank Spot 200 Km di Kaltim, DPR Soroti Dampaknya terhadap Pertahanan Negara
Ekonomi

PLN EPI Buktikan Kekuatan Komunikasi Strategis Lewat Gold Winner AHI 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12
Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV
Ekonomi

Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:13
Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi hingga Keuangan
Ekonomi

Bangun Energi Positif dari dalam, PLN Icon Plus Perkuat Kolaborasi Lewat ICONMOVE

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:30
Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi hingga Keuangan
Ekonomi

Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:01

OLAHRAGA

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP
Olahraga

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Editor Ali Rachman
Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28

INDOPOSCO.ID – Deru mesin bukan satu-satunya daya tarik Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di luar lintasan, antusiasme penggemar juga...

SelengkapnyaDetails
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34
Hadi-Tj

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1061 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.