INDOPOSCO.ID – Korban kebakaran di RT 18 dan 20 Jalan Pandansari, Balikpapan Barat, Kalimantan Timur, akan mendapatkan bantuan uang sewa rumah sementara.
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Balikpapan M Hakim di Balikpapan, Kamis mengatakan, saat ini tim masih melakukan verifikasi data korban kebakaran tersebut.
“Tim Dari Dinas Sosial, Kecamatan Balikpapan Barat, Kelurahan Margasari, didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Ketua RT 18 dan 20 melakukan verifikasi lapangan korban bencana kerusakan dan korban-korban personal,” jelas Hakim.
Setelah itu baru tim akan mengajukan bantuan untuk hunian sementara bagi korban kebakaran. Baik yang hanya kos, penyewa, maupun pemilik rumah.
Namun demikian, berdasarkan Peraturan Wali Kota, bantuan ini hanya bisa diterima warga yang memegang KTP Balikpapan.
Bantuan yang diberikan bervariasi, mulai dari untuk tiga bulan, enam bulan hingga satu tahun. Bantuan yang diberikan dalam bentuk uang.
“Bantuan diberikan kepada kepala keluarga. Kalau pemilik rumah mendapat Rp750 ribu selama 12 bulan. Penyewa berkeluarga Rp500 ribu,” ujarnya.l, seperti dikutip Antara, Kamis (8/9/2022).
Bantuan sejumlah tersebut saat ini setidaknya bisa menutupi separuh dari biaya sewa rumah per bulannya.
Pihak Kecamatan Balikpapan Barat dan Kelurahan Margasari juga membuat pos di dekat lokasi kebakaran untuk menerima bantuan dan dapur umum.
Kebakaran di Pandansari terjadi, Rabu (7/9) sekira pukul 14.50 WITA, dan baru dapat benar-benar dikuasai jelang pukul 22.00 WITA. Diperlukan 18 unit pemadam kebakaran dari pemerintah kota, kepolisian, dan Pertamina untuk memadamkan api.
Wali Kota Rahmad Mas’ud mendatangi lokasi kejadian ba’da Magrib pada hari tersebut. Wali Kota menyapa warga dan menyampaikan keprihatinan Pemerintah Kota.
“Kami berharap, juga berdoa bagi korban rumahnya terbakar diberikan kesabaran. Bersama ini juga kita siapkan fasilitas tenda dan dapur umum,” katanya.
Pada kesempatan itu juga Kepala BPBD Balikpapan Silvi Rahmadina menjelaskan kenapa proses pemadaman berlangsung hingga lebih dari 3 jam.
“Di lingkungan itu selain rumah, juga banyak rumah toko dan gudang. Barang dagangan ini ada kain, ada pangkalan elpiji, toko plastik, hingga bengkel.
Pemukimannya juga padat dengan jalan akses sempit,” paparnya.
Selama kebakaran juga banyak warga datang menonton, menghalangi gerak petugas untuk sigap menjinakkan api. (mg2)











