• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengamat: Masalah Utama Transformasi Digital adalah Mindset

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 3 September 2022 - 19:19
in Nasional
mindset

Acara International Seminar on the Power of Creativity and Innovation for Digital Transformation (ANTARA/HO)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat ekonomi digital Riri Satria menjelaskan bahwa tantangan terbesar untuk sukses memasuki era ekonomi digital adalah mengubah mindset.

“Tantangan terbesar untuk sukses memasuki era ekonomi digital dan melakukan tranformasi digital terletak pada diri kita sendiri, yaitu mengubah mindset. Tanpa growth mindset, maka kita akan sulit beradaptasi apalagi melakukan transformasi serta berinovasi,” kata Riri dikutip dari siaran pers yang diterima ANTARA, Sabtu.

BacaJuga:

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium

Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi

“Banyak hal-hal baru bermunculan saat ini yang mungkin sebelumnya tidak terbayangkan oleh masyarakat banyak, misalnya algoritma bahkan yang artificial intelligence sudah menjadi bagian dari hidup kita sehari-hari, lalu ada yang namanya cryptocurrency, dan sebagainya”, sambungnya.

Lebih lanjut Riri Satria yang juga Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia serta Komisaris PT. Jakarta International Container Terminal ini menjelaskan bahwa tantangan kedua adalah perilaku sosial yaitu high touch high tech. Bagaimana menyeimbangkan keberadaan teknologi tinggi (high touch) dengan sentuhan manusiawi yang tinggi (high touch).

Baca Juga: Ini Upaya Indonesia untuk Atasi Kesenjangan Digital

Tantangan ketiga terkait kedaulatan, kita tidak boleh menjadi penonton di negara kita sendiri dalam era digital atau masyarakat cerdas 5.0 ini. Tantangan keempat terkait dengan peran negara, yaitu membuat regulasi yang baik serta mempercepat pembangunan daerah tertinggal supaya tidak terjadi kesenjangan yang tinggi.

“Kita harus mampu menghadapi semua tantangan itu agar percepatan transformasi digital di negara Indonesia ini dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan apa yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo tanggal 3 Agustus 2020 tentang lima langkah percepatan transformasi digital Indonesia”, demikian Riri Satria melanjutkan.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo RI) sudah menyelesaikan Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024 sebagai tindak lanjut dari amanat Presiden tersebut, serta merupakan pedoman strategis untuk memfasilitasi transformasi digital Indonesia di empat sektor strategis, yaitu infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital. Namun Riri menjelaskan bahwa untuk mampu menjalankan semua ini dengan baik, maka semua tantangan tadi harus dibereskan.

“Justru kita harus membangun strategi, mempersiapkan sumberdaya, dan berjuang sekuatnya supaya kita mampu dan sukses. Jadi mindset-nya digeser, tidak mempertanyakan yang penuh nuansa keraguan, melainkan memikirkan strategi yang cocok atau paling mungkin untuk dieksekusi supaya kita mampu dan sukses memasuki era digital dan melakukan transformasi digital,” tegas Riri.

Riri yang juga anggota Dewan Juri pada Indonesia Digital Culture Excellence Award 2022 ini menjelaskan bahwa pada tingkat perusahaan atau organisasi manapun, transformasi digital itu bukanlah semata isu teknologi, namun mencakup setidaknya enam bidang strategis, yaitu sttrategi dan model bisnis, struktur organisasi dan proses bisnis, teknologi digital yang tepat guna, tata kelola teknologi yang baik, SDM dengan talenta digital, serta membangun budaya digital pada organisasi. Transformasi digital berarti melakukan kegiatan yang komprehensif terhadap semua bidang tersebut.

Acara International Seminar on the Power of Creativity and Innovation for Digital Transformation ini dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis ke-55 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana, dibuka secara resmi oleh Dekan FEB Udayana, Agoes Ganesha Rahyuda, SE., MT. PhD. Agoes Ganesha mengatakan bahwa dengan menyelenggarakan seminar ini saat peringatan Dies Natalis menunjukkan bahwa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana siap untuk mendidik anak-anak bangsa agar mampu memasuki era digital dengan kemampuan kreativitas dan inovasi yang tinggi untuk melakukan transformasi digital.

Selain Riri Satria, pembicara lainnya adalah Dr. Paul Harrigan, Associate Professor University of Western Australia, serta I Gede Putu Rahman Desyanta, Founder dan CEO Bali Online Asset, sebuah perusahaan menggeluti teknologi blockchain dan membangun gerakan Bali sebagai pusat riset dan bisnis bidang itu di Indonesia. Acara seminar dipandu oleh Dr. I Putu Agus Ardiana, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana.

Sejalan dengan Riri Satria, Putu Rahman Desyanta juga menyampaikan kekhawatirannya jika anak-anak muda Indonesia tidak siap, maka kita akan menjadi penonton di negara sendiri. Dia menyampaikan bahwa kata kunci utama saat ini adalah belajar karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti blockchain begitu cepatnya, maka supaya tidak tertinggal kita harus terus belajar dan belajar.

Pada akhir seminar, Riri Satria yang juga dikenal sebagai penyair ini membacakan sebuah puisi yang isinya empat sikap manusia dalam menyikapi perubahan, yaitu tidak tahu adanya perubahan, hanya menonton perubahan, mampu mengikuti perubahan dan beradaptasi, serta yang menciptakan perubahan. (bro)

Tags: MindsetPengamatTransformasi Digital

Berita Terkait.

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas
Nasional

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:17
BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium
Nasional

BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:36
Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi
Nasional

Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:00
MyClinic Resmi Hadir di Jakarta, Klinik Estetika Medis Asal Malaysia
Nasional

Wamendikdasmen: Digitalisasi PAUD Harus Tingkatkan Mutu Pembelajaran

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:45
KKP Dukung Koperasi di Bima hingga Sukses Produksi Garam Merah Putih
Nasional

KKP Dukung Koperasi di Bima hingga Sukses Produksi Garam Merah Putih

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:08
Sediakan Payung, Hujan Mendominasi Prakiraan Cuaca di Jakarta Libur Akhir Pekan Ini 
Nasional

Cegah Stunting dari Rumah, Wamen Isyana Dorong Akses Sanitasi Layak di Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:07

OLAHRAGA

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP
Olahraga

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Editor Ali Rachman
Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28

INDOPOSCO.ID – Deru mesin bukan satu-satunya daya tarik Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di luar lintasan, antusiasme penggemar juga...

SelengkapnyaDetails
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34
Hadi-Tj

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1061 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.