• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menghadapi Peningkatan Pemalsuan Merek di Asia, Bagaimana Printer Membantu Bisnis Menuju Kesuksesan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 15 Agustus 2022 - 11:43
in Ekonomi
arnon

Arnon Goldman, Director & General Manager, HP Industrial Business, Asia Pasific & Japan, HP Inc. Foto : Dok Pribadi for Indopos.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Arnon Goldman

INDOPOSCO.ID – Pandemi telah mengubah cara kita dalam berbelanja serta melakukan jual beli barang. Pendapatan e-commerce di Asia diperkirakan akan tumbuh senilai USD$1,9 triliun di tahun 2024, yang nantinya akan menyumbang 61,4% dari pasar e-commerce global. Dengan adanya dorongan peningkatan penggunaan pasar online serta ketersediaan barang dagangan yang semakin komplet, ancaman baru berupa pemalsuan merek pun menjadi semakin tinggi.

BacaJuga:

Docking 12 Kapal Rampung, Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Energi Nasional

3.212 SPK Tercatat di GIIAS 2026, New Xforce HEV Tembus 1.000 Unit

274 BUMN Ditutup, DPR Soroti Arah Penyehatan Perusahaan Negara

Industri pemalsuan saat ini diperkirakan telah mencapai USD$500 miliar dan akan terus mengalami peningkatan yang cepat. Oleh karena itu, sangat penting bagi pemegang merek agar secepatnya bertindak untuk menghemat sumber daya dan melindungi pangsa pasar yang semakin berkurang.

Banyak perusahaan telah mengatasi tantangan ini dengan menjanjikan komitmen kepada publik untuk melakukan adaptasi yang sejalan dengan peningkatan ancaman pemalsuan merek. Mereka juga melakukan kerjasama dengan penyedia layanan cetak atau print service providers (PSPs) serta technology enablers untuk terus meningkatkan solusi keamanan. Seiring dengan pertumbuhan digital, industri percetakan di Asia Pasifik diperkirakan akan tumbuh pada tingkat tertinggi dalam jangka waktu dari sekarang sampai 2026 nanti.

Baca Juga : Praktis! Transaksi di e-Commerce Tanpa Perlu Berpindah Aplikasi Pakai BRImo E-Payment

Negara-negara seperti Tiongkok, India, dan Jepang telah memimpin segmen percetakan grafis komersial dan digital guna untuk mendukung pertumbuhan industrialisasi yang signifikan. Sebagai bagian dari upaya kolaboratif industri percetakan untuk tetap selangkah lebih maju, percetakan digital kini telah menjadi alat penting dalam melawan pemalsuan. Bahkan para pemalsu yang sudah lihai pun seringkali tidak akan mampu meniru fitur-fitur unik yang terdapat pada security printing digital. Tentunya hal ini dapat membantu pihak yang berwenang untuk mengendalikan dan melacak produk-produk palsu yang beredar serta menghentikan peredarannya.

Security Printing Sebagai Sebuah Tren Terbaru

Security printing merupakan bidang industri percetakan yang berhubungan dengan pencetakan barang-barang berharga seperti uang kertas ataupun paspor. Pasar security printing di Asia Pasifik memprediksi pertumbuhan pasar yang stabil sebesar 4,6% CAGR dalam periode 2021 hingga 2027. Seiring dengan perkembangan industri, industri security printing juga melakukan diverifikasi untuk memasukkan fitur yang semakin beragam untuk melayani berbagai kebutuhan dari merek yang berbeda serta dalam penggunaan yang semakin luas.

Salah satu aplikasi utamanya adalah perlindungan merek tingkat lanjut (advanced brand protection), di mana perusahaan menggunakan fitur secure-print untuk menunjukkan keaslian suatu produk. Hal ini dapat membantu dalam menyaring produk palsu yang berkualitas rendah yang berbahaya dan seringkali keluar dari rantai pasokan dan tentunya, untuk menjaga konsumen tetap aman serta melindungi aliran pendapatan dan reputasi merek. Penggunaan lain dari ini adalah security printing yang sering digunakan oleh pemerintah, regulator, dan lembaga lain yang memproduksi materi cetak, seperti formulir dan dokumen.

Melalui security printing, merek maupun organisasi dapat melacak, melakukan autentikasi, dan mengidentifikasi berbagai titik aliran kerja. Proses ini mirip dengan bagaimana negara perlu melakukan identifikasi paspor yang tidak hanya didasarkan pada keaslian atau validitasnya, namun juga pada kepemilikan oleh individu yang unik.

Merek semakin beralih ke PSP untuk memperkuat pertumbuhan dan pendapatan yang tinggi dari security printing digital. Dalam perspektif security printing digital, PSP menawarkan nilai dalam memastikan bahwa proses pencetakan untuk merek memiliki lapiran multi keamanan yang kuat dengan mencetak satu pass di lingkungan yang aman dan dilakukan pada satu waktu. Tech enablers juga memiliki peran penting dalam ekosistem. Misalnya, HP menyediakan teknologi bagi PSP seperti platform HP Indigo Secure yang memungkinkan mereka untuk memberikan layanan bernilai tambah, termasuk ukuran berlapis-lapis elemen terbuka dan tersembunyi dengan kombinasi tak terlihat, tinta infra merah, pencetakan data variabel, ID series, QR code, serialized micro text, guilloche patterns, dan track and tracer yang terhubung dengan cloud.

Ancaman Umum yang Dihadapi PSP Saat Ini

Perubahan lanskap yang begitu cepat akibat pandemi tidak hanya menguntungkan pedagang e-commerce dan konsumen saja, namun juga para pemalsu. Karena pembeli semakin bergantung pada saluran penjualan yang berbeda seperti e-commerce dan m-commerce, maka semakin mudah bagi pemalsu untuk menyamar sebagai pengecer dan menjadi merek asli. Hal ini tentunya menyebabkan kekhawatiran tidak hanya seputar pendapatan yang akan menghilang, namun juga brand equity yang bisa rusak karena kehilangan kepercayaan dari para pelanggan.

Selama ini, industri yang paling menderita dari praktik semacam ini adalah sektor farmasi, di mana permintaan dan pasokan obat palsu mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Secara retrospektif, menerapkan keamanan berlapis pada dokumen, label, dan kemasan akan menciptakan rantai pasokan farmasi yang lebih aman. Nosco Inc. merupakan contoh yang bagus, di mana perusahaan mencetak kode batang variabel (barcode) yang tidak terlihat untuk memungkinkan pelanggan memindai dan melacak barcode di berbagai nagara untuk memastikan keaslian obat.

Dalam lanskap bisnis yang kompetitif seperti saat ini, merek yang tidak bisa bertahan dari pemalsuan akan berada dalam posisi yang sulit untuk mencapai tujuan bisnis mereka, baik dalam memasuki pasar baru maupun untuk mendapatkan pangsa pasat. Ketika konsumen menjadi lebih cerdas dalam menentukan nilai dan perilaku pembelian mereka, serta di mana brand equity sekarang juga penting, maka keaslian produk menjadi sangat penting. Dalam hal ini, security printing digital telah terbukti menjadi cara yang handal dan efektif untuk membatasi pemalsuan dan produk-produk palsu. Namun meskipun begitu, hasil akhirnya tetap bergantung pada tindakan yang dilakukan oleh merek maupun bisnis dalam menghadapi hal tersebut. (adv)

*Director & General Manager, HP Industrial Business, Asia Pasific & Japan, HP Inc.

Tags: bisnise-commercePrinter

Berita Terkait.

Kapal-Tanker
Ekonomi

Docking 12 Kapal Rampung, Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Energi Nasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:11
3.212 SPK Tercatat di GIIAS 2026, New Xforce HEV Tembus 1.000 Unit
Ekonomi

3.212 SPK Tercatat di GIIAS 2026, New Xforce HEV Tembus 1.000 Unit

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:36
274 BUMN Ditutup, DPR Soroti Arah Penyehatan Perusahaan Negara
Ekonomi

274 BUMN Ditutup, DPR Soroti Arah Penyehatan Perusahaan Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:31
Kementerian UMKM dan OJK Pacu Pembiayaan, Pengusaha Didorong Naik Kelas
Ekonomi

Kementerian UMKM dan OJK Pacu Pembiayaan, Pengusaha Didorong Naik Kelas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:11
Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani
Ekonomi

Nintendo Switch 2 Resmi Masuk Indonesia Desember 2026, Nintendo Janjikan Pengalaman Gaming Berbeda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:01
Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani
Ekonomi

Teknologi Waste-to-Fuel Asiana Ubah Sampah Basah Jadi Bahan Bakar Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2207 shares
    Share 883 Tweet 552
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1059 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.