• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

103 Hektare Tambak Parigi Moutong Gagal Panen Akibat Banjir Torue

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 31 Juli 2022 - 11:13
in Nusantara
Banjir-Desa-Torue

Rumah warga rusak berat akibat disapu banjir bandang di Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (30/7/2022). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengatakan kurang lebih 103 hektare tambak milik warga gagal panen akibat dampak banjir di Kecamatan Torue.

“Total tambak di Kecamatan Torue rusak 103 hektare, 23 hektare berada di Desa Torue dan 80 hektare di Desa Tolai Timur,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Parigi Moutong Moh Nasir ditemui di Torue, Parigi Moutong, Sabtu (30/7).

BacaJuga:

BMKG Catat 13 Gempa Susulan di Palu, Warga Diimbau Tetap Waspada

Gempa M6,7 Guncang Palu, Warga di Sejumlah Wilayah Sulteng Panik Berhamburan

Palu Diguncang Gempa M 6,7: Bangunan di 3 Wilayah Rusak

Ia menjelaskan, sektor perikanan yang terdampak banjir bandang yakni tambak udang dan ikan bandeng dan saat ini pelaku budi daya perikanan belum bisa berbuat banyak, karena rumah mereka masih terendam lumpur bahkan rusak disapu air bah.

Baca Juga : DPRD Tuding Gubernur Anies Belum Punya Solusi Tanggulangi Banjir

Saat ini, instansi setempat sedang melakukan kajian terhadap sektor perikanan tangkap dan budidaya perikanan guna mengetahui seberapa berat kerusakan sarana dan prasarana untuk selanjutnya dilakukan intervensi pemulihan.

“Pemerintah tentu secara maksimal turut memulihkan kondisi ini, tidak hanya sektor kelautan dan perikanan, tetapi semua sektor terdampak akan menjadi perhatian serius,” ujar Nasir.

Ia mengemukakan, hasil asesmen atau kajian cepat nanti selanjutnya akan ditindaklanjuti untuk disatukan ke dalam basis data penanganan bencana yang disertakan di papan informasi, sekaligus menjadi bahan laporan ke Pemerintah Sulteng dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Mengingat saat ini masih dalam status darurat, maka upaya normalisasi tambak belum dilakukan. Pemerintah masih fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar warga,” ucap Nasir seperti dikutip Antara, Minggu (31/7/2022).

Ia menuturkan, dari koordinasi antara pihaknya dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, mereka menyatakan siap membantu pemulihan sektor perikanan di daerah terdampak.

Ia mengaku, pemerintah setempat memiliki keterbatasan dari sisi anggaran, sehingga dibutuhkan kolaborasi supaya pemulihan nanti terlaksana dengan cepat.

“Pemerintah pasti membantu. Di subsektor perikanan tangkap misalnya, kemungkinan bantuan diberikan berupa perahu dan mesin ketinting sebagai sarana utama untuk kegiatan melaut. Lalu dari subsektor perikanan, akan diberikan bantuan benur udang dan ikan karena dia subsektor ini merupakan sumber mata pencaharian mereka,” demikian Nasir.(mg1)

Tags: banjirGagal Panenkabupaten Parigi MoutongSulawesi Tengah

Berita Terkait.

BMKG Catat 13 Gempa Susulan di Palu, Warga Diimbau Tetap Waspada
Nusantara

BMKG Catat 13 Gempa Susulan di Palu, Warga Diimbau Tetap Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:11
Gempa M6,7 Guncang Palu, Warga di Sejumlah Wilayah Sulteng Panik Berhamburan
Nusantara

Gempa M6,7 Guncang Palu, Warga di Sejumlah Wilayah Sulteng Panik Berhamburan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45
palu
Nusantara

Palu Diguncang Gempa M 6,7: Bangunan di 3 Wilayah Rusak

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:22
yudha
Nusantara

CSR dan Diplomasi Jadi Senjata PIEP Menjaga Keberlanjutan Bisnis Internasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:50
gempa
Nusantara

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:45
demo
Nusantara

Mahasiswa UGM Geruduk Diskusi Pejabat: Jangan Jadikan Pancasila Pemanis

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7065 shares
    Share 2826 Tweet 1766
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1769 shares
    Share 708 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1047 shares
    Share 419 Tweet 262
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    991 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.