• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Warga Korban Erupsi Semeru Jalan Kaki dari Lumajang ke Istana Negara

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 29 Juni 2022 - 19:19
in Daerah
Korban Erupsi Semeru

Warga korban erupsi Semeru. Foto: antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tiga warga Desa Sumber Wuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur yang merupakan korban bencana erupsi Gunung Semeru Desember 2021 melakukan aksi jalan kaki dari Lumajang menuju Istana Negara, Jakarta Pusat untuk bertemu Presiden Joko Widodo.

Dengan mengenakan kaus bertuliskan “korban erupsi Semeru menuntut keadilan”, Nor Holik (41), Masbud (36), dan Pangat (52) singgah di kawasan Tugu Yogyakarta, Rabu, sebelum melanjutkan perjalanan ke arah Jakarta.

BacaJuga:

Bawa Tortor ke Turki, Sanggar Seni Binaan Tambang Emas Martabe Tampil di 2 Festival Internasional

Komisioner KI Banten Dituding Tak Berpengalaman, KI Beberkan Rekam Jejak 4 Komisioner dan 1 Nama Tak Disebut

Hari Ketujuh Ops Patuh Maung 2026, Polda Banten Kedepankan Edukasi dan Pelayanan Humanis

Nur Holik kepada awak media menuturkan aksi jalan kaki ke Istana Negara bertujuan mengadukan aktivitas penambangan pasir di Kali Regoyo yang dinilai tidak wajar sehingga diduga menjadi penyebab aliran banjir lahar dingin Gunung Semeru pada 2021 menerjang permukiman di desanya.

Baca Juga : Gunung Awu di Kepulauan Sangihe Terancam Erupsi

“Ini semua berawal dari oknum penambang yang membuat tanggul melintang untuk menghambat aliran air,” ujar dia.

Menurut dia, oknum perusahaan penambang pasir melakukan penanggulan di Kali Regoyo pada 2019 untuk menghambat dan menampung pasir yang terbawa aliran sungai.

Tanggul dibuat melintang selebar sungai dengan ketinggian hingga 4 meter, sama dengan ketinggian tanggul pengaman banjir pada sempadan sungai yang dulu dibangun oleh pemerintah era Presiden Soeharto pada 1970.

Selain membangun tanggul, lanjut Nur Holik, oknum perusahaan penambang yang beroperasi di Kali Regoyo juga membangun kantor di tengah daerah aliran sungai (DAS).

Pada Februari 2021 atau jauh sebelum terjadi erupsi Gunung Semeru, menurut dia, warga Desa Sumber Wuluh telah beberapa kali mengadu ke Pemkab Lumajang dan aparat keamanan karena khawatir dampak penanggulan itu.

Namun demikian, menurut Holik, tidak ada tindak lanjut dari Pemkab Lumajang hingga akhirnya pada 4 Desember 2021 Gunung Semeru mengalami erupsi dan material pasir lahar dingin menimbun Desa Sumber Wuluh.

“Erupsi kemarin sebagai bukti kekhawatiran kami yang tidak pernah digubris sehingga banyak sekali korban jiwa dan kerusakan lingkungan yang begitu parah,” ujar dia.

Menurut dia, sebelum tanggul penambang pasir itu berdiri, material yang keluar dari Gunung Semeru tidak pernah mengarah ke permukiman warga.

“Contohnya tahun 1994 itu kan enggak ada kegiatan pertambangan, jadi erupsi itu langsung mengarah ke laut,” ucap Holik.

Hingga saat ini, kata dia, tanggul tersebut masih berdiri dan aktivitas penambangan pasir di Kali Regoyo masih berjalan meski kawasan itu berstatus zona merah erupsi Gunung Semeru.

“Kami kemarin mengadukan ke DPRD Lumajang yang katanya akan membuat panitia khusus untuk menyelidiki, tapi hingga saat ini tidak ada tindak lanjut apa-apa,” ujar dia.

Sementara itu, Pangat berharap aksi jalan kaki yang telah ia mulai dari Desa Sumber Wuluh, Candipuro, Lumajang Jawa Timur pada 21 Juni 2022 tidak sia-sia.

Setelah sampai di Istana Negara, warga Desa Sumber Wuluh yang rumahnya sempat tertimbun pasir Semeru tersebut berharap dapat diterima Presiden Joko Widodo.

“Lebih baik saya jalan kaki langsung ke Presiden. Nanti ketemu Presiden, semoga Presiden mendengarkan kata-kata saya,” ujar Pangat yang menargetkan sampai di Jakarta enam hari kemudian. (bro)

Tags: Istana NegaraJawa timurKorban Erupsi SemeruLumajang

Berita Terkait.

tor
Daerah

Bawa Tortor ke Turki, Sanggar Seni Binaan Tambang Emas Martabe Tampil di 2 Festival Internasional

Senin, 2 November 2026 - 03:33
ki
Daerah

Komisioner KI Banten Dituding Tak Berpengalaman, KI Beberkan Rekam Jejak 4 Komisioner dan 1 Nama Tak Disebut

Minggu, 1 November 2026 - 17:07
tilang
Daerah

Hari Ketujuh Ops Patuh Maung 2026, Polda Banten Kedepankan Edukasi dan Pelayanan Humanis

Minggu, 1 November 2026 - 16:24
Gempa-Kendari
Daerah

Gempa Bumi M2,8 Guncang Kota Kendari di Sultra, Pusat Episenter 14 Km dari Kota

Minggu, 1 November 2026 - 07:49
Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan
Daerah

Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:01
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Daerah

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:17

OLAHRAGA

bca
Olahraga

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 04:14

INDOPOSCO.ID - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka kompetisi lari dan investasi bertajuk Runvestasi 2026: Wealth Life Balance...

SelengkapnyaDetails
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1766 shares
    Share 706 Tweet 442
  • Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5159 shares
    Share 2064 Tweet 1290
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.