• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Awal Pekan Melemah Dipicu Tingginya Kenaikan Inflasi AS

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 13 Juni 2022 - 11:55
in Ekonomi
Gerai Penukarran Uang

Ilustrasi - Karyawan menghitung uang di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto/wsj/aa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan melemah dipicu tingginya kenaikan inflasi di Amerika Serikat (AS).

Rupiah pagi ini bergerak melemah 97 poin atau 0,66 persen ke posisi Rp14.650 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.553 per USD.

BacaJuga:

Hutan Hadir di Tengah Kota: Explore The Jungle Ramaikan Liburan Sekolah di Mal Ciputra Jakarta

Dukung Hilirisasi, BPDP Pamerkan Produk UMKM Berbasis Sawit di Sumut

Investasi Emas Kian Diminati, Galeri 24 Raup Penjualan Fantastis di BIJF 2026

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (13/6), mengatakan, rupiah bisa melemah terhadap USD hari ini karena sentimen The Fed.

Baca Juga : Rupiah Masih Melemah Dipicu Kekhawatiran Meningkatnya Inflasi

Sentimen The Fed menguat lagi setelah data inflasi konsumen AS bulan Mei yang dirilis Jumat (10/6) menunjukkan kenaikan inflasi tertinggi selama 40 tahun di 8,6 persen.

“Inflasi AS yang masih belum menurun menjadi alasan bagi bank sentral AS untuk menjalankan kebijakan pengetatan moneter yang lebih agresif,” ujar Ariston, dikutip dari Antara.

Penguatan sentimen The Fed itu tercermin di kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS. Yield tenor 10 tahun kembali mendekati level 3,2 persen yang merupakan level tinggi tahun ini yang terjadi pada Mei lalu.

Ariston menambahkan, sentimen pasar terhadap aset berisiko juga terlihat negatif. Indeks saham Asia dibuka negatif. Bitcoin juga bergerak menurun dan sudah bergerak di bawah USD30 ribu.

Menurutnya, kekhawatiran pasar terhadap kenaikan inflasi global bakal menekan pertumbuhan ekonom, juga menjadi pemicu sentimen negatif pasar terhadap aset berisiko.

“Perekonomian Indonesia juga akan mendapatkan dampak negatif karena harga-harga pangan dan komoditi yang terus naik,” ujar Ariston.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah akan bergerak melemah ke level Rp14.650 per USDS dengan support di level Rp14.550 per USD.

Pada Jumat (13/6) lalu, rupiah ditutup menguat 14 poin atau 0,09 persen ke posisi Rp14.553 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.567 per USD.(mg1)

Tags: ASInflasinilai tukar rupiahrupiah

Berita Terkait.

Explore
Ekonomi

Hutan Hadir di Tengah Kota: Explore The Jungle Ramaikan Liburan Sekolah di Mal Ciputra Jakarta

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02
BPNP
Ekonomi

Dukung Hilirisasi, BPDP Pamerkan Produk UMKM Berbasis Sawit di Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:48
Galeri-24
Ekonomi

Investasi Emas Kian Diminati, Galeri 24 Raup Penjualan Fantastis di BIJF 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:26
mitra
Ekonomi

Dukung UMKM Indonesia, Bright Store by Pertamina Hadirkan Produk Unggulan di Jakarta Fair

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:05
phe
Ekonomi

PHE dan Bareskrim Polri Perkuat Sinergi Jaga Aset Strategis Demi Kelancaran Produksi Migas Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:14
magang
Ekonomi

PHR Perkuat Talent Pipeline Energi Nasional lewat Program Magang Batch 9

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7142 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1114 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Pemain-Paraguay
Olahraga

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01

INDOPOSCO.ID - Timnas Turki harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan dalam fase Grup D Piala Dunia 2026....

SelengkapnyaDetails
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.