• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Mengapa Kucing yang Dikebiri Cenderung Jadi Gemuk

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 5 Juni 2022 - 19:41
in Gaya Hidup
kebiri

Ilustrasi kucing (Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para pemilik “anabul” alias anak bulu bisa melihat kucing peliharaan cenderung berubah lebih gemuk setelah menjalani proses kebiri alias sterilisasi di mana dokter hewan mengoperasi agar anabul tak bisa berkembang biak.

Dokter hewan Kurnia Suanda mengatakan, kucing menjadi lebih gemuk setelah steril karena faktor hormon. Setelah melewati proses sterilisasi, kucing tak lagi terdorong untuk berkembang biak.

BacaJuga:

Tren Lari Kian Meningkat, Head & Shoulders Gelar Super Cool Run 2026 di Jakarta

Sambut Usia ke-10 Tahun, Vasaka Hotel Jakarta Perkenalkan Wajah Baru Lewat Media Gathering

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Program Liburan Sekolah Bertema Keluarga

“Hormon stres dan kawinnya stop, fokusnya hanya makan, tidur dan main saja, jadi semakin gemuk dan jadi makin lapar,” kata Kurnia beberapa waktu lalu.

Bila kucing terlalu gemuk, pemilik anabul bisa memilih makanan yang memang dibuat khusus untuk binatang yang sudah disteril. Sesuaikan porsinya dengan kebutuhan kucing, takar sesuai dengan berat badannya. Informasi tentang takaran yang tepat pada umumnya tertera di setiap kemasan makanan kucing.

Bagaimana bila kucing terlihat kelaparan meski takaran sudah sesuai dengan berat badannya?

“Kalau terlihat tetap kelaparan, sebetulnya nutrisi sudah cukup. Berikan saja snack,” saran dia.

Untuk pembagian porsi, ia menyerahkan semua kepada preferensi setiap orang. Bila terbiasa memberi makan dua kali sehari, takaran yang disarankan cukup dibagi dua.

Soal makanan, ia menyarankan untuk mencari makanan yang tak mengandung pewarna kimia dan penyedap rasa. Disarankan juga untuk mengganti sumber protein untuk kucing kesayangan setiap enam bulan sekali untuk menghindari risiko alergi. Produsen makanan kering untuk kucing pada umumnya memberikan keterangan pada kemasan mengenai sumber protein dari produknya.

“Ketika memutuskan memberi protein dari beef, kalau tidak ada reaksi selama enam bulan, rotasi dulu ke protein yang lain, misalnya ikan,” katanya.

Cara ini bisa membantu menekan risiko munculnya alergi pada kucing yang sensitif. Memberikan makanan yang sama dalam jangka panjang bisa membuat kucing yang sensitif menjadi alergi, oleh karena itu dia menyarankan untuk mencari sumber protein yang berbeda untuk anabul setiap enam bulan.

“Merek yang sama enggak masalah, yang penting proteinnya berbeda.”

Kualitas makanan juga patut menjadi perhatian. Makanan dengan kualitas rendah tidak mengandung nutrisi sempurna bagi kucing, hanya mengenyangkan tetapi tidak menutrisi bulu dan kulit. Makanan yang tak berkualitas juga meningkatkan risiko sakit ketika diberikan dalam jangka panjang.

“Daripada kompensasinya nanti harus berobat ke dokter hewan, lebih baik berikan nutrisi yang baik sejak awal.”

Manfaat sterilisasi

Sterilisasi memberikan berbagai manfaat untuk anabul. Ketika kucing tak lagi birahi, kecenderungan untuk berkeliaran ke luar rumah jadi berkurang, risiko untuk menghadapi hal-hal berbahaya juga menipis. Sterilisasi kucing juga membantu meningkatkan kesejahteraan hidup anabul karena tujuannya mengendalikan populasi kucing, mengurangi jumlah hewan liar yang terlantar di alam liar.

Perilaku seperti menyemprotkan kencing di sembarang tempat (spraying) juga disebut bakal berhenti setelah kucing disteril, tapi ada kalanya hal ini tetap terjadi meski kucing sudah dikebiri.

“Itu karena memori, sudah kebiasaan, terutama kalau spraying-nya di tempat tertentu saja. Tetapi, kalau tiba-tiba spraying, mungkin dia merasa teritorinya sedang terancam,” jelas Kurnia. (bro)

Tags: KebiriKebiri KimiaKebiri Kucing

Berita Terkait.

Tren Lari Kian Meningkat, Head & Shoulders Gelar Super Cool Run 2026 di Jakarta
Gaya Hidup

Tren Lari Kian Meningkat, Head & Shoulders Gelar Super Cool Run 2026 di Jakarta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:04
Sambut Usia ke-10 Tahun, Vasaka Hotel Jakarta Perkenalkan Wajah Baru Lewat Media Gathering
Gaya Hidup

Sambut Usia ke-10 Tahun, Vasaka Hotel Jakarta Perkenalkan Wajah Baru Lewat Media Gathering

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:05
Prakiraan Cuaca Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta
Gaya Hidup

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Program Liburan Sekolah Bertema Keluarga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:28
eye
Gaya Hidup

Hadirkan Kacamata Berbasis AI, Presisi Tentukan Ukuran dan Model Bingkai

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:10
mg
Gaya Hidup

Hadir di Pontianak dan Batam SUV Listrik MGS5 EV Tawarkan Pengalaman Berkendara Modern

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03
kopitiam
Gaya Hidup

Sambut Iduladha, Ah Pek Kopitiam Sajikan Inovasi Nasi Goreng Kebuli

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:40

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3486 shares
    Share 1394 Tweet 872
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5694 shares
    Share 2278 Tweet 1424
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2538 shares
    Share 1015 Tweet 635
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3037 shares
    Share 1215 Tweet 759
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2325 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.