• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Sampah Jakarta 60 Persen Berasal dari Permukiman Warga

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 15 Mei 2022 - 00:30
in Megapolitan
sampah

Tumpukan sampah nampak memenuhi sisi kali di sekitar Kampung Baru Nelayan, Cilincing, Jakarta Utara pada Sabtu (14/5/2022). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Bidang Peran Serta Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Agung Pujo Winarko menyebutkan, sebanyak 60 persen sampah yang ada di Bantar Gebang, Bekasi berasal dari permukiman warga Jakarta.

“Kalau melihat komposisi sampah di Jakarta, memang yang terbanyak adalah sampah organik. Jadi dari komposisi sampah yang masuk ke Bantar Gebang, itu 60 persen dari permukiman,” kata Agung saat ditemui ANTARA di Jakarta, Sabtu.

BacaJuga:

Thanksgiving Tradition: Hundreds of Congregants Enthusiastically Join GKJ Gandaria Cultural Parade

Tradisi Syukuran, Ratusan Jemaat Antusias Ikuti Pawai Budaya GKJ Gandaria

Jakbar Dijuluki ‘Gotham City’, DPRD Desak Pemprov DKI Pulihkan Keamanan

Agung membeberkan dari jumlah 60 persen sampah yang berasal dari permukiman warga itu, 53 persen di antaranya merupakan sampah organik yakni sisa sayur atau buah, ranting dan daun.

Sementara sisanya adalah sampah non-organik seperti kaleng dan plastik dan sedikit B3 (bahan berbahaya beracun) seperti deterjen pakaian.

Baca Juga: Penanganan Sampah Plastik Jadi Tantangan Global

“Tapi kalau dari jenis dari sumber sampahnya, pertama itu dari permukiman, kedua perkantoran kemudian fasilitas-fasilitas umum,” ujar dia.

Akibatnya, sebanyak 7.500 sampai 8.000 ton sampah per harinya memenuhi Bantar Gebang. Dengan tingginya jumlah sampah tersebut, Agung menekankan isu terkait sampah harus menjadi prioritas semua masyarakat, khususnya terkait mikroplastik yang semakin hari membahayakan kondisi laut Indonesia.

Prioritas tersebut juga harus dipahami hingga lapisan masyarakat terbawah yakni rukun RT/RW dan keluarga. Sayangnya, tingginya tumpukan sampah itu disebabkan oleh masih sulitnya warga memahami pentingnya memilah sampah sesuai jenisnya bahkan di tingkat keluarga.

Padahal menurutnya, beberapa jenis sampah seperti sampah plastik memiliki nilai jual yang dapat menambah penghasilan warga, bila diolah dengan benar maka secara langsung berpartisipasi menekan jumlah sampah yang masuk ke sekitar kali maupun laut.

Guna menjaga DKI Jakarta bebas dari sampah plastik, dirinya berharap, setiap keluarga bisa lebih meningkatkan kepedulian terhadap pemilahan sampah.

Masyarakat juga dapat berpartisipasi membentuk organisasi peduli sampah ataupun ikut mendirikan banyak bank sampah bersama pemerintah agar setiap jenis sampah dapat dikelola dengan baik, sesuai jenisnya dan tata kelola masing-masing.

“Padahal kalau saja, bisa diolah seperti di bank sampah kenapa tidak? Dengan adanya pengurangan sampah plastik, kita bisa mengurangi sampah masuk ke kali atau laut,” ujar dia. (bro)

Tags: jakartaPermukiman Wargasampah

Berita Terkait.

Thanksgiving Tradition: Hundreds of Congregants Enthusiastically Join GKJ Gandaria Cultural Parade
Megapolitan

Thanksgiving Tradition: Hundreds of Congregants Enthusiastically Join GKJ Gandaria Cultural Parade

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:11
Thanksgiving Tradition: Hundreds of Congregants Enthusiastically Join GKJ Gandaria Cultural Parade
Megapolitan

Tradisi Syukuran, Ratusan Jemaat Antusias Ikuti Pawai Budaya GKJ Gandaria

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:01
jakbar
Megapolitan

Jakbar Dijuluki ‘Gotham City’, DPRD Desak Pemprov DKI Pulihkan Keamanan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:12
pigai
Megapolitan

Pigai Larang Begal Ditembak, Polisi: Keselamatan Warga yang Utama!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:02
Belajar dari Kasus Jemaah Hilang, Pemerintah Minta Petugas Haji Lebih Peka
Megapolitan

Polisi Sita 8 Senpi hingga Puluhan Sajam dari Tangan 173 Penjahat Jalanan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:17
Pelecehan
Megapolitan

Diduga Lecehkan Penumpang, Pria Mabuk di Stasiun Cikini Diamuk Massa

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:25

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    3629 shares
    Share 1452 Tweet 907
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    1642 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    1507 shares
    Share 603 Tweet 377
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1195 shares
    Share 478 Tweet 299
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1300 shares
    Share 520 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.