• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Jelang Embargo Uni Eropa, Harga Minyak Terus Meroket

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 6 Mei 2022 - 20:13
in Ekonomi
migas

Pompa minyak bekerja saat matahari terbenam di dekat Midland, Texas, Amerika Serikat. Foto : Antara/Reuters/Jessica Lutz/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga minyak meroket untuk sesi ketiga berturut-turut pada Jumat (5/5/2022), mengabaikan pertumbuhan ekonomi global. Ini karena kekhawatiran pengetatan pasokan menopang harga menjelang embargo Uni Eropa yang akan datang terhadap minyak Rusia.

Minyak mentah berjangka Brent meningkat 88 sen atau 0,8 persen, menjadi diperdagangkan di 111,78 dolar AS per barel pada pukul 06.41 GMT. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS bertambah 84 sen atau 0,8 persen, menjadi diperdagangkan di 109,10 dolar AS per barel.

BacaJuga:

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

Brent dan WTI berada di jalur kenaikan untuk minggu kedua berturut-turut, didukung oleh proposal Uni Eropa untuk menghentikan pasokan minyak mentah Rusia dalam enam bulan dan produk olahan pada akhir 2022. Uni Eropa juga akan melarang semua pengiriman dan jasa-jasa asuransi untuk mengangkut minyak Rusia. Rencana tersebut masih membutuhkan dukungan suara bulat dari 27 negara di blok tersebut.

“Ada kekhawatiran atas pertumbuhan global dan apa artinya itu bagi permintaan minyak,” kata Warren Patterson yang mengepalai penelitian komoditas ING.

“Tapi larangan Uni Eropa yang membayangi minyak Rusia lebih dari mengimbangi ini untuk saat ini, dan karenanya akan membatasi penurunan harga.”

Saham-saham Wall Street jatuh pada Kamis (5/5/2022) karena investor khawatir bahwa kebijakan bank sentral yang agresif di seluruh dunia yang bertujuan untuk menekan inflasi dapat membelenggu pertumbuhan.

Bank sentral Inggris pada Kamis (5/5/2022) memperingatkan bahwa Inggris berisiko mengalami resesi ganda dan inflasi di atas 10 persen karena menaikkan suku bunga ke level tertinggi sejak 2009, naik seperempat poin persentase menjadi 1,0 persen.

Pada sisi pasokan, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, Rusia dan produsen sekutu, yang dikenal sebagai OPEC+, setuju seperti yang diharapkan untuk peningkatan bulanan moderat dalam produksi minyak.

Mengabaikan seruan dari negara-negara Barat untuk menaikkan produksi lebih banyak, OPEC+ setuju untuk meningkatkan produksi Juni sebesar 432.000 barel per hari, sejalan dengan rencananya untuk melonggarkan pembatasan yang dibuat ketika pandemi menekan permintaan.

Investor juga mengincar permintaan yang lebih tinggi dari Amerika Serikat pada musim gugur ini, karena Washington mengumumkan rencana untuk membeli 60 juta barel minyak mentah buat persediaan daruratnya seperti dilansir Antara.

Sebuah panel Senat AS mengajukan RUU yang dapat mengekspos OPEC+ ke tuntutan hukum atas kolusi dalam meningkatkan harga minyak. Kongres telah gagal meloloskan versi undang-undang selama lebih dari dua dekade, tetapi anggota parlemen khawatir tentang kenaikan inflasi dan harga bensin yang tinggi. (aro)

Tags: BBMminerbaminyakPertamina

Berita Terkait.

Belanja
Ekonomi

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:44
Transaksi
Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:42
Mata-Uang
Ekonomi

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:01
Perbaikan-Jalan
Ekonomi

Jasa Marga Maksimalkan Tim Preservasi demi Kelancaran Arus Libur Panjang

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:00
Fajar-Wibhiyadi
Ekonomi

Surveyor Indonesia Perkuat TICC untuk Kawal Transportasi Aman dan Berkelanjutan

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:49
Program TJSL
Ekonomi

PLN EPI dan Bahtera Adhiguna Hidupkan Ekonomi Sirkular di Kawasan Wisata Pesisir

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1272 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1093 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.