• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

EU Harus Bahas Larangan Impor Gas Rusia

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 4 April 2022 - 11:42
in Internasional
uni eropa

Arsip - Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht berbicara di pangkalan militer Rukla, Lithuania, 19 Desember 2021. (ANTARA/Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Uni Eropa (EU) harus membahas pelarangan impor gas Rusia setelah pejabat Ukraina dan Eropa menuduh pasukan Rusia melakukan kekejaman di dekat Kiev, Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht mengatakan pada Minggu (3/4).

“Harus ada tanggapan. Kejahatan semacam itu tidak boleh dibiarkan tanpa direspons,” kata kementerian pertahanan mengutip Lambrecht dalam sebuah wawancara dengan media penyiaran publik ARD seperti dikutip Antara, Senin (4/4/2022).

BacaJuga:

Di Forum BRICS, RI Suarakan Reformasi Tata Kelola Global dan Hukum yang Adil

Iran Serukan Anggota BRICS Bersatu Lawan Dominasi AS dan Israel

Kapal PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Legislator DPR: Bukti Negara Lalai Lindungi Warga

Berlin sejauh ini menolak seruan untuk memberlakukan embargo pada impor energi dari Rusia, dengan mengatakan ekonominya dan negara-negara Eropa lain terlalu bergantung pada mereka.

Rusia memasok 40 persen kebutuhan gas Eropa. Menteri Ekonomi Robert Habeck mengulangi sikap pemerintah pada Minggu malam di media penyiaran ZDF, dengan mengatakan Jerman mengurangi ketergantungannya pada energi Rusia tapi tidak dapat langsung menghentikan itu sepenuhnya.

Tekanan terhadap pemerintah dan di dalam pemerintah sendiri sedang bermunculan untuk mengambil langkah-langkah yang lebih radikal.

Lambrecht mengatakan para menteri EU sekarang harus membahas larangan, menurut sebuah unggahan Twitter dari kementeriannya.

Uni Eropa telah mengerjakan sanksi tambahan untuk beberapa waktu tetapi Komisaris Ekonomi Paolo Gentiloni mengatakan pada Sabtu bahwa tindakan tambahan apa pun tidak akan memengaruhi sektor energi.

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan pada Minggu malam bahwa sekutu Barat akan menyetujui sanksi lebih lanjut terhadap Rusia dalam beberapa hari mendatang.

Ukraina mengatakan pada Sabtu bahwa mereka telah mengambil kendali penuh atas wilayah Kiev untuk pertama kalinya sejak Rusia melancarkan invasi pada 24 Februari.

Wali kota Bucha, sebuah kota yang dibebaskan dan berjarak 37 km dari ibu kota, mengatakan 300 penduduk telah dibunuh oleh tentara Rusia.

Kementerian pertahanan Rusia membantah tuduhan itu, seraya mengatakan rekaman dan foto-foto yang menunjukkan mayat di Bucha adalah “provokasi lain” oleh Kiev.

Scholz menyerukan dalam sebuah pernyataan agar organisasi internasional seperti Komite Palang Merah Internasional (ICRC) diizinkan memasuki daerah yang terkena dampak untuk mendokumentasikan secara independen apa yang dia sebut sebagai kekejaman. (mg1)

Tags: Larangan Impor Gas RusiaRusiauni eropa

Berita Terkait.

brics
Internasional

Di Forum BRICS, RI Suarakan Reformasi Tata Kelola Global dan Hukum yang Adil

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:04
Abbas-Araghchi
Internasional

Iran Serukan Anggota BRICS Bersatu Lawan Dominasi AS dan Israel

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:03
Kapal-PMI
Internasional

Kapal PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Legislator DPR: Bukti Negara Lalai Lindungi Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:02
trump
Internasional

Tiba di Beijing, Trump Jumawa Remehkan Peran China dalam Konflik Timur Tengah

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:03
dubess
Internasional

Komisi I DPR RI dan Dubes Thailand Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis Bilateral

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:06
kuda
Internasional

OKI Desak Dunia Akhiri Pendudukan Israel, Dorong Palestina Anggota Penuh PBB

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:44

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1610 shares
    Share 644 Tweet 403
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.