• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ketika BKSDA Evakuasi Anak Buaya di Kediri

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 15 Maret 2022 - 00:35
in Nusantara
buaya

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) memperlihatkan buaya muara (Crocodylus porosus) sepanjang 50 sentimeter yang ditemukan dari anak Sungai Brantas, Kelurahan Dermo, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (14/3/2022). Foto : Antara/Prasetia Fauzani

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur di Banyakan, Kabupaten Kediri, mengevakuasi anak buaya jenis buaya muara (Crocodylus porosus) dari anak Sungai Brantas yang lewat Kota Kediri karena dekat dengan permukiman warga.

“Kami hanya mengamankan, jenisnya buaya muara. Untuk ukurannya kurang lebih 50 sentimeter, jadi masih dikatakan anak. Jumlahnya satu ekor,” kata Kepala Resort Konservasi Wilayah I Kediri Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur di Banyakan, Kabupaten Kediri, Senin (14/3/2022).

BacaJuga:

Amankan Masyarakat dari Barang Ilegal, Kanwil Bea Cukai Khusus Papua Catatkan Kinerja Positif Pengawasan dan Penindakan pada Semester I 2026

Warga Watuduwur Sambut Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708 Purworejo

Bea Cukai Terbikan Izin Fasilitas Kawasan Berikat kepada Perusahaan Mainan Anak Asal Jombang

Ia mengatakan temuan itu dari warga yang awalnya melihat ada penampakan mirip buaya. Laporan temuan itu kemudian ditembuskan ke aparat dan dilanjutkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur.

Pihaknya langsung menindaklanjuti informasi tersebut, sedangkan buaya itu akhirnya bisa dievakuasi. Oleh karena ukurannya masih 50 sentimeter, buaya temuan itu masih kecil.

Baca Juga: Peneliti Minta Aparat Tindak Tegas Pemburu Hewan Dilindungi

David menduga anak buaya itu mencari makanan hingga dekat dengan perkampungan warga.

Untuk itu, pihaknya mengevakuasi satwa itu ke tempat konservasi, demi menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Kami evakuasi, karena dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan. Bisa menjadi konflik dengan masyarakat, dan peluang tinggi ditangkap lalu dibunuh,” kata dia.

Dengan temuan anak buaya itu, katanya, diduga Sungai Brantas memang salah satu habitatnya. Temuan di Kelurahan Dermo, Kota Kediri itu bukan sebagai yang pertama, karena sejak 2020 sudah ada tiga kali laporan. Laporan itu yang masuk ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur di Banyakan, Kabupaten Kediri.

Sejak laporan 2020 itu, dua ekor anak buaya berhasil dievakuasi, sedangkan satunya kabur. “Kalau melihat (lokasi temuan anak buaya, red.) mau tidak mau harus mengakui ini habitatnya, jadi ketika ada masyarakat yang menemukan ini peristiwa normal. Yang perlu diketahui adalah langkah yang harus dilakukan,” ujarnya dikutip Antara.

Pihaknya juga terus memantau dan berencana melakukan penyisiran di lokasi temuan, Kelurahan Dermo, Kota Kediri. Ia mengimbau masyarakat berhati-hati terlebih saat di dekat area Sungai Brantas, karena sungai tersebut memang habitat buaya.

Dari dua ekor anak buaya yang berhasil dievakuasi sejak 2020, satu ekor sudah dibawa ke lembaga konservasi di Malang. Di tempat itu, anak buaya dirawat dan dilatih untuk liar. Jika sudah dianggap memungkinkan untuk dilepasliarkan, nantinya akan dilakukan.

“Untuk satunya lagi masih di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur di Banyakan, karena kan baru dievakuasi,” kata dia.

Zainul Mustofa, warga Kelurahan Dermo, Kota Kediri, mengaku awalnya sempat melihat penampakan seperti batang kayu pada Jumat (11/3/2022). Posisinya hanya diam saja dan berwarna cokelat.

Pada Sabtu (12/3/2022), dirinya kaget karena yang awalnya dikira batang kayu ternyata anak buaya. Awalnya, keluar bagian kepala, kemudian seluruh tubuh ke darat, sehingga dirinya bisa memastikan seekor anak buaya.

“Saya langsung lapor ke RT, lalu ke babinsa dan BPBD Kota Kediri. Ini baru sekali ini saja terlihat di belakang rumah. Ini yang memancing juga mulai was-was, tidak diizinkan orang tua,” kata dia.

Ia berharap, ke depan tidak ada lagi penampakan anak buaya di belakang rumah, karena jarak antara sungai dengan rumahnya dekat.

Ia mengatakan sungai di belakang rumahnya adalah anak Sungai Brantas. Namun, ia tidak mengira akan ada anak buaya di belakang rumahnya. (mg3)

Tags: binatangbuayajatimsatwa

Berita Terkait.

Petugas-BC
Nusantara

Amankan Masyarakat dari Barang Ilegal, Kanwil Bea Cukai Khusus Papua Catatkan Kinerja Positif Pengawasan dan Penindakan pada Semester I 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:25
Warga
Nusantara

Warga Watuduwur Sambut Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708 Purworejo

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:05
BC-Jatim
Nusantara

Bea Cukai Terbikan Izin Fasilitas Kawasan Berikat kepada Perusahaan Mainan Anak Asal Jombang

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:54
Petugas
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Kemitraan dengan Pelaku Usaha Lewat Customs Visit Customer

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:34
Dion-Agasi-Setiabudi
Nusantara

Wakil Bupati Purworejo Resmi Buka TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:14
Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Libatkan Pemerintah Daerah dan Masyarakat Perkuat Pengawasan
Nusantara

Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Libatkan Pemerintah Daerah dan Masyarakat Perkuat Pengawasan

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:02

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    9755 shares
    Share 3902 Tweet 2439
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2386 shares
    Share 954 Tweet 597
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1526 shares
    Share 610 Tweet 382
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1199 shares
    Share 480 Tweet 300
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294
Mbapee
Olahraga

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Editor Dilianto
Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Prancis Kylian Mbappe menyesali kegagalan strategi dan lemahnya eksekusi di lapangan yang membuat Les Bleus gagal...

SelengkapnyaDetails
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12
Hasil Piala Dunia: Oyarzabal-Porro Bawa Spanyol ke Final Usai Bekuk Prancis

Hasil Piala Dunia: Oyarzabal-Porro Bawa Spanyol ke Final Usai Bekuk Prancis

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:40
Timnas-Prancis

Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Takkan Biarkan Spanyol Dominasi Bola

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.