• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Presiden Ukraina Kembali Serukan Zona Larangan Terbang

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 9 Maret 2022 - 20:35
in Internasional
Warga Ukraina

Warga Ukraina melintasi jalur di bawah jembatan yang hancur saat melarikan diri dari Kota Irpin. (news.sky.com)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS.CO.ID – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan komunitas internasional akan bertanggung jawab atas bencana kemanusiaan massal jika tidak menyetujui zona larangan terbang untuk melindungi negaranya.

Dalam pidato yang disiarkan televisi setiap hari, dia mengatakan tingkat ancaman di Ukraina sudah pada tingkat maksimum hampir dua minggu setelah invasi Rusia. Namun Ukraina telah menunjukkan bahwa mereka tidak akan pernah menyerah.

BacaJuga:

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

“Rusia menggunakan rudal, pesawat dan helikopter untuk melawan kami, melawan warga sipil, melawan kota-kota kami, melawan infrastruktur kami. Adalah tugas kemanusiaan dunia untuk merespons,” kata Zelenskky seperti dilansir Sky News, Rabu (9/3/2022).

Baca Juga : Saat Rusia Serang Ukraina, China Incar Indo-Pasifik

Gencatan senjata sementara untuk memungkinkan warga sipil melarikan diri dari kota-kota yang terkepung diberlakukan di beberapa bagian Ukraina, meskipun Rusia gagal memenuhi janji pada hari-hari sebelumnya.

Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan Ukraina akan mencoba mengevakuasi warga sipil melalui enam “koridor kemanusiaan”, termasuk dari kota pelabuhan Mariupol selatan yang terkepung pasukan Rusia.

Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan video bahwa angkatan bersenjata Ukraina telah setuju untuk berhenti menembak di daerah-daerah itu dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam waktu setempat dan mendesak pasukan Rusia untuk memenuhi komitmen mereka terhadap gencatan senjata lokal.

Dia mengatakan koridor yang akan yakni dari Mariupol ke Zaporizhzhia; Enerhodar ke Zaporizhzhia; Sumy ke Poltava; Izyum ke Lozova; Volnovakha ke Pokrovsk; dan dari beberapa kota di sekitar Kyiv yang dia identifikasi sebagai Vorzel, Borodyanka, Bucha, Irpin dan Hostomel ke ibu kota.

Pengungsi meninggalkan kota Enerhodar di Ukraina selatan pada Rabu, kata wali kotanya dalam sebuah pernyataan di media sosial. Enerhodar adalah situs pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa dari jenisnya.

Serangan Rusia di daerah itu memicu peringatan minggu lalu ketika bagian dari fasilitas pabrik dibakar. Pabrik tetap di bawah kendali Rusia.

Wali Kota Enerhodar Dmytro Orlov mengatakan kebanyakan wanita dan anak-anak, orang tua, meninggalkan kota.

Informasi intelijen pada Rabu pagi, melalui Kementerian Pertahanan Inggris bahwa pertahanan udara Ukraina berhasil melawan jet Rusia, untuk mencegah Rusia mengendalikan wilayah udara.

“Pertahanan udara Ukraina tampaknya telah menikmati kesuksesan besar melawan pesawat tempur modern Rusia,” katanya.

Informasi itu juga mengatakan pasukan Rusia telah gagal membuat terobosan signifikan dalam pertempuran di barat laut Kyiv.

Dikatakan bahwa 5.000 orang Ukraina dievakuasi di koridor kemanusiaan pertama yang berhasil. Ini merupakan rute pertama yang berhasil sejak invasi dimulai dibuka pada hari Selasa dan memungkinkan warga sipil meninggalkan Sumy.

Dikatakan bahwa 5.000 orang, termasuk 1.700 mahasiswa internasional berhasil dievakuasi.

Dikatakan bahwa evakuasi lain yang direncanakan dari pelabuhan selatan Mariupol gagal pada Selasa karena pasukan Rusia menembaki konvoi Ukraina yang membawa kargo kemanusiaan.

Namun militer Rusia membantah menembaki konvoi. Pada hari Rabu kementerian luar negeri Rusia mengklaim sekitar 140.000 orang Ukraina telah melarikan diri ke Rusia.

Jumlah pengungsi Ukraina telah melampaui dua juta, menurut PBB.

Duta Besar Ukraina untuk Inggris Vadym Prystaiko mengatakan sekitar 50.000 hingga 60.000 orang Ukraina berada di Inggris. (dam)

Tags: Presiden UkrainaRusiaVolodymyr Zelenskyy

Berita Terkait.

SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41
KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44
Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga
Internasional

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:01
Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis
Internasional

Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:22

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2899 shares
    Share 1160 Tweet 725
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.