• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Pelatih Jelaskan Alasan Pasang Kai Havertz di Lini Depan Chelsea

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 24 Februari 2022 - 04:39
in Olahraga
kai havertz

Pesepak bola Chelsea Kai Havertz melakukan selebrasi setelah mencetak gol dari titik penalti saat melawan Palmeiras ​​​​​​​dalam babak final Piala Dunia Antarklub 2021, di Stadion Mohammed Bin Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Sabtu (12/2/2021). Chelsea keluar sebagai juara setelah mengalahkan Palmeiras ​​​​​​​dalam babak final lewat perpanjangan waktu dengan skor 2-1. Antara Foto/Reuters-Suhaib Salem/hp

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelatih Chelsea Thomas Tuchel menjelaskan alasan kenapa dirinya lebih memilih memasang Kai Havertz sebagai ujung tombak ketimbang Romelu Lukaku ketika laga melawan Lille pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Selasa (22/2/2022) malam waktu setempat.

Dikutip dari situs resmi klub, Rabu (23/2/2022), Tuchel menjelaskan Havertz telah menunjukkan kekuatan pada beberapa pekan terakhir dan kemampuannya untuk menguasai area sangatlah bagus.

BacaJuga:

Timnas Indonesia Kena Bantai Vietnam, John Herdman Minta Garuda Segera Bangkit

Di Kongres PSSI, Erick Thohir Ungkap Pesan Strategis Prabowo untuk Timnas

Piala AFF 2026: Indonesia Dipermalukan Vietnam 0-3

“Untuk Kai saya sangat puas karena Kai telah sangat kuat dalam beberapa minggu terakhir. Dia benar-benar muncul dan usahanya, etos kerjanya luar biasa, area di lapangan yang dia amankan untuk kami sangat bagus,” terang Tuchel, Rabu (23/2/2022), seperti dilansir Antara.

Pelatih asal Jerman itu lanjut mengatakan, Chelsea menerapkan permainan yang sangat agresif dengan menempatkan tiga pemain menyerang bersama dan Havertz mampu menjalankan peran tersebut.

Menurutnya, formasi ini membutuhkan intensitas dan tingkat kerja yang tinggi serta konsisten sepanjang laga dan Romelu Lukaku gagal mewujudkan itu dalam beberapa pertandingan terakhir.

Baca Juga: Klopp Ingin Firmino dan Jota Tampil di Final Piala Liga

Meski tiap pertandingan berbeda, fokus pada laga melawan Lille adalah intensitas, laga dengan kecepatan tinggi dan banyak kerja keras dengan bola di mana dalam beberapa pertandingan terakhir Lukaku kesulitan untuk mewujudkan itu.

“Kami memiliki garis tinggi yang sangat agresif hari ini dengan tiga pemain menyerang bersama. Formasi memiliki intensitas dan tingkat kerja konsisten sepanjang pertandingan,” jelas Tuchel.

“Setiap pertandingan berbeda. Fokus hari ini adalah intensitas, pertandingan cepat dan banyak kerja keras dengan bola, tanpa bola, kamu harus bekerja sama dengan tim secara intens dan Romelu telah kesulitan dalam beberapa laga terakhir dan sedikit untuk mewujudkan itu,” sambung dia.

Tuchel lanjut mengatakan saat ini Lukaku dalam keadaan capai secara mental dan fisik yang jelas bisa dimengerti olehnya karena pemain asal Belgia itu telah bermain terus sejak laga melawan Liverpool pada 2 Januari lalu.

Selain itu, Lukaku kerap menjadi pemain utama dalam beberapa laga terakhir Chelsea termasuk babak tambahan ketika berlaga di final Piala Dunia Antar Klub.

“Itu apa yang saya maksud ketika saya mengatakan dia lelah, tidak hanya mental saja tapi secara fisik juga, di mana bisa saya pahami. Sejak laga melawan Liverpool (2 Januari) dia bermain setiap laga untuk kami dan ada beberapa babak tambahan juga,” ungkap Tuchel. (mg2)

Tags: Chelseakai harvertzsepak bolaThomas Tuchel

Berita Terkait.

Timnas Indonesia Kena Bantai Vietnam, John Herdman Minta Garuda Segera Bangkit
Olahraga

Timnas Indonesia Kena Bantai Vietnam, John Herdman Minta Garuda Segera Bangkit

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:35
tohir
Olahraga

Di Kongres PSSI, Erick Thohir Ungkap Pesan Strategis Prabowo untuk Timnas

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:23
indo
Olahraga

Piala AFF 2026: Indonesia Dipermalukan Vietnam 0-3

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:03
timnas
Olahraga

Susunan Pemain Indonesia vs Vietnam: Duet Ragnar-Mitchell Baker Isi Lini Depan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:35
john
Olahraga

Bidik Kendali Grup, Herdman Minta Garuda Buktikan Kualitas di Hadapan Juara Bertahan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:19
Olahraga

Indonesia vs Vietnam: Garuda Siap Terbang Tinggi, Golden Star Warriors Hadapi Misi Sulit

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:24

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2101 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1138 shares
    Share 455 Tweet 285
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.