• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Smart Green House Dongkrak Produktivitas, Cuan Melimpah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 18 Februari 2022 - 17:47
in Ekonomi
smart

Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian, Ali Lutfi berpose di lahan pertanian miliknya. Ali sukses mengembangkan sejumlah komoditas pertanian melalui Smart Green House. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Identik dengan milenial, Smart Farming menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di berbagai negara termasuk Indonesia. Salah satu penerapan smart farming adalah Smart Green House yang merupakan metode penanaman hidroponik. Secara teknis Smart Green House dikendalikan secara otomatis untuk mengendalikan kelembaban, suhu, nutrisi serta cuaca. Dengan Smart Green House produktivitas pertanian meningkat, pendapatan pun terangkat.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong penerapan Smart Green House. Menurut Mentan, Smart Green House adalah cermin dari implementasi pertanian modern dengan mengedepankan basis teknologi artificial intelegen.

BacaJuga:

Investasi Emas Mulai Rp10 Ribu, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas

Mendag: HET dan Harga Acuan Jadi Penyeimbang Produsen-Konsumen

Aturan Baru, Impor dan Ekspor Sementara dengan Returnable Package Kini Semakin Mudah

Lebih lanjut Mentan mengatakan, sektor pertanian hanya bisa diintervensi oleh hadirnya kemajuan dan perkembangan teknologi modern. Pertanian tidak bisa diolah lagi dengan cara tradisional yang memakan biaya, waktu, tenaga dan juga pikiran.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Diversifikasi Sumber Impor Kedelai

“Yang jelas, kita tidak bisa mencoba dengan peradaban yang lalu. Caranya adalah mengembangkan Smart Green House ini yang akan meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani,” ujar Syahrul.

Hal senada diungkapkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi pada Millenial Agriculture Forum (MAF) yang mengambil tema ‘Smart Hydroponic: Solution for Climate Change’. Dalam webinar yang dilaksanakan oleh SMKPPN Banjarbaru secara virtual itu Dedi menegaskan, Smart Green House adalah inovasi terbaru yang mampu mengendalikan suhu microclimate pada sebuah lahan pertanian modern.

Penggunaan Green House diyakini dapat menghasilkan produksi pangan berkualitas yang berbasis pada konsumusi dalam negeri serta peningkatan ekspor.

“Smart Green House itu sebetulnya bagian dari Smart Agriculture yang sedang kita bangun sesuai arahan Bapak Menteri. Intinya ini adalah pertanian modern yang memanfaatkan informasi teknologi khususnya internet of thing atau artifisial intelijen. Jadi semua yang di sini sudah menggunakan sensor yang dilengkapi dengan big data,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian asal Kalimantan Timur, Ali Lutfi menceritakan awal mula ia menekuni dunia pertanian.

“Sejak tahun 2019 saya memanfaatkan lahan di belakang rumah untuk membudidayakan hortikultura dengan Smart Green House. Untuk mengajak orang lain, kita harus bergerak dahulu menjadi wirausaha di sektor pertanian. Kita harus berani bergerak, berani menerima tantangan karena nantinya dengan ketekunan akan menemukan jalan keberhasilan dalam berwirausaha di bidang pertanian, karena itu semua perlu proses,” tegasnya.

Pendiri Bara Farm ini memaparkan pula terkait komoditas unggulan yang saat ini sedang dikembangkan yakni buah melon dan sayuran.

“Budidaya buah melon dilakukan dengan adanya pengaturan volume air dan akar yang digantung di pohon,” jelas lutfi. Lebih lanjut lutfi mengatakan bahwa Smart House merupakan alat bantu petani untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas produk pertanian. “Pada awalnya, Green House Bara Farm hanya dibuat dengan ukuran 6X6 meter dengan menanam 40 pohon,” paparnya.

Sebagai seorang petani di sela-sela kesibukannya sebagai pegawai Badan USaha Milik Negara (BUMN), Luthfi berhasil mendapatkan penghasilan sekitar 70 jutaan per bulan. Hal itu tidak lepas dari semangatnya untuk terus belajar, seperti Smart Farming dan menerima masukan dari konsumennya.

“Dalam budidaya hidroponik melon kita harus terus belajar, baik di on farm, seperti penggunaan Smart Farming yang menurut kita bagus seperti apa, dan tentunya di off farm-nya, yaitu menerima masukan dari konsumen, serta menjaga kualitas produk kita,” terangnya.

Melengkapi khasanah pengetahuan peserta webinar MAF, Iwan Hermawan selaku Instruktur Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang, Jawa Barat menjelaskan telah mencoba mengimplementasikan ha tersebut.

“Kami coba mengintegrasikan Smart Farming berbasis Internet of Think (IoT). Ada tiga yang kami kembangkan yaitu sistem kontrol irigasi dan pemupukan, hidroponik di-otomatisasi pemupukan, dan perikanan untuk manajemen pakan ikan. Jadi kami siap membantu pelatihan terkait Smart Farming dengan micro controller,” kata Iwan. (arm)

Tags: Ali LutfiBPPSDMPDedi NursyamsiDuta Petani Milenial Kementerian PertanianKementansmart green house

Berita Terkait.

gadai
Ekonomi

Investasi Emas Mulai Rp10 Ribu, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas

Selasa, 22 September 2026 - 02:20
mendag
Ekonomi

Mendag: HET dan Harga Acuan Jadi Penyeimbang Produsen-Konsumen

Senin, 21 September 2026 - 18:24
bc2
Ekonomi

Aturan Baru, Impor dan Ekspor Sementara dengan Returnable Package Kini Semakin Mudah

Senin, 21 September 2026 - 17:27
Bea Cukai Morowali Layani Impor dalam Rangka Pembangunan Industri Hilirisasi Kelapa Senilai Rp158 Miliar
Ekonomi

Bea Cukai Morowali Layani Impor dalam Rangka Pembangunan Industri Hilirisasi Kelapa Senilai Rp158 Miliar

Senin, 21 September 2026 - 14:38
Penataan Jabatan Kementerian Keuangan Tuntas, Menkeu Tekankan Integritas dan Koordinasi
Ekonomi

Penataan Jabatan Kementerian Keuangan Tuntas, Menkeu Tekankan Integritas dan Koordinasi

Senin, 21 September 2026 - 12:08
Kapolri Bangga Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Konferensi Polwan Dunia
Ekonomi

Dorong Elektrifikasi Sektor Industri, Polytron Suplai 325 Motor Listrik ke Rentokil

Minggu, 20 September 2026 - 15:35

OLAHRAGA

ole
Olahraga

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Dilianto
Senin, 21 September 2026 - 20:12

INDOPOSCO.ID - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny dan penjaga gawang Maarten Paes sudah berada di Jakarta pada Senin (21/9/2026). Kehadiran...

SelengkapnyaDetails
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.