• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gubernur Jatim Usulkan Sentra Batik Candi Madiun Jadi Desa Devisa

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 16 Februari 2022 - 01:33
in Nusantara
batik

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Madiun Ahmad Dawami, Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto, dan Ketua TP PKK Kabupaten Madiun Penta Ahmad Dawami meninjau sentra batik Oemah Batik Candi di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Selasa (15/2/2022). Antara/HO-Diskominfo Kabupaten Madiun

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengusulkan sentra batik Oemah Batik Candi di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, menjadi desa devisa ke Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Gubernur mengatakan selama ini tidak banyak sentra batik yang konsisten dengan produk batik tulis. Kebanyakan sudah campuran antara batik tulis, batik cap, dan juga printing. Pihaknya melihat, Oemah Batik Candi terus konsisten hanya di batik tulis.

BacaJuga:

Karhutla Mengganas, 8,3 Hektare Lahan di Kalsel dan Jateng Hangus Terbakar

DPR Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung: Kekerasan Tak Bisa Ditoleransi

Banten Bergetar Pagi Ini, BMKG Ungkap Lokasi dan Kedalaman Gempa

“Saya tadi tanya apakah ini batik tulis saja atau juga dengan cap. Ternyata batik tulis saja. Tentu ini suatu hal yang konsisten dan tidak banyak yang melakukan,” ujar Khofifah saat berkunjung di Oemah Batik Candi, Madiun, Selasa (15/2/2022).

Menurutnya, karena unik, maka pihaknya mengusulkan Oemah Batik Candi menjadi desa devisa ke LPEI. Dengan beberapa kriteria yang dijadikan asesmen oleh LPEI, Khofifah menilai Oemah Batik Candi di Kabupaten Madiun tersebut telah memenuhi persyaratan.

Baca Juga: Khofifah Minta Ada Pendataan Padepokan usai Tragedi Ritual Payangan

Yakni, merupakan produk milik sendiri bukan karya orang lain yang diperjualbelikan. Lalu memiliki keunikan, punya pasar ekspor, dan dilakukan oleh banyak orang di satu desa yang didukung kelembagaan kelompok.

Gubernur Khofifah juga menyempatkan diri membatik dengan canting bersama para perajin batik setempat. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan agar setiap batik yang diproduksi dilengkapi dengan cerita filosofi. Hal tersebut dimaksudkan agar memperkuat produk batik itu sendiri.

Ia juga menyarankan agar sentra batik setempat melibatkan kaum difabel untuk ikut membatik, sehingga lebih banyak lagi warga desa setempat yang diberdayakan dan meningkat kesejahteraannya.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, Pemprov Jatim saat ini memang sedang mencari untuk menemukan desa-desa di Jatim yang memiliki potensial untuk dijadikan desa devisa.

“Kami turun ke desa-desa yang memiliki potensi untuk melakukan asesmen sendiri. Nantinya, yang menentukan lolos menjadi desa devisa adalah LPEI,” kata dia Selasa (15/2/2022), seperti dikutip Antara.

Khofifah menyebutkan, LPEI memberikan kuota sebanyak 15 desa di Jatim untuk dijadikan desa devisa pada 2022 ini. Namun, pihaknya berharap angka itu bisa dikembangkan lagi menjadi jatah 20 desa.

Ia bersyukur atas besarnya kuota yang diberikan, sehingga hal tersebut bisa menjadi pendongkrak kesejahteraan masyarakat desa.

“Nantinya, setelah desa usulan menjadi desa devisa, LPEI akan membantu desainernya, dibantu pembiayaannya, dan dibantu akses pasarnya. Jika sudah masuk katalog LPEI, saya harap bisa mempercepat pengembangannya,” katanya.

Bupati Madiun Ahmad Dawami saat menyambut kunjungan Gubernur Khofifah menyampaikan ucapan terima kasih yang telah memilih Oemah Batik Candi di Desa Candimulyo untuk diusulkan menjadi desa devisa.

“Kehadiran Ibu Gubernur di sini, pastinya memberikan semangat baru untuk para perajin batik dan UMKM yang ada di Kabupaten Madiun,” kata Kaji Mbing, sapaan akrab Bupati Ahmad Dawami.

Kabupaten Madiun memiliki corak khas batik kampung pesilat dan porang yang menjadi ikon. Saat ini batik merupakan bagian pemberdayaan masyarakat yang sedang digalakkan oleh Pemkab Madiun.

Saat mengunjungi Oemah Batik Candi di Desa Candimulyo tersebut, Gubernur Khofifah didampingi oleh Bupati Madiun Ahmad Dawami, Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun Penta Ahmad Dawami, dan Kepala OPD Pemkab Madiun. (mg1)

Tags: Desa Devisakhofifah indar parawansapemprov jatimSentra Batik Candi Madiun

Berita Terkait.

Karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas, 8,3 Hektare Lahan di Kalsel dan Jateng Hangus Terbakar

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:25
Sari-Yuliati
Nusantara

DPR Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung: Kekerasan Tak Bisa Ditoleransi

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:44
Gempa-banten
Nusantara

Banten Bergetar Pagi Ini, BMKG Ungkap Lokasi dan Kedalaman Gempa

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:42
Tekan Biaya Produksi, Petani Sawit Kotim Dibekali Teknik Pemupukan Presisi
Nusantara

Tekan Biaya Produksi, Petani Sawit Kotim Dibekali Teknik Pemupukan Presisi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:31
Anton
Nusantara

DPR Dorong STTAL Percepat Inovasi Teknologi Maritim untuk Perkuat Kemandirian Pertahanan Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:53
Wisata-bali
Nusantara

BKSAP DPR Perkuat Diplomasi Parlemen Dorong Pariwisata Bali Naik Kelas dan Berkelanjutan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:47

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7146 shares
    Share 2858 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran
Olahraga

Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran

Editor Laurens Dami
Minggu, 21 Juni 2026 - 20:52

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 semakin memanas. Empat pertandingan penting akan digelar pada Minggu (21/6/2026) malam hingga...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:16
Gakpo

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.