• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Blokade Jalur Perdagangan, Demonstran Kanada Tolak Bubarkan Diri

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 12 Februari 2022 - 15:05
in Internasional
Demonstran

-

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para pemrotes pembatasan COVID-19 masih memblokade jalur perdagangan penting Kanada-Amerika Serikat pada Jumat (11/2), meskipun perintah pengadilan telah dikeluarkan untuk mengakhiri aksi tersebut.

Aksi blokade itu telah mengganggu industri otomotif di Amerika Utara.

BacaJuga:

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga

Perdana Menteri Justin Trudeau telah berjanji kepada Presiden AS Joe Biden pihaknya akan melakukan tindakan cepat untuk mengakhiri krisis.

Sebelumnya pada hari yang sama, seorang hakim Kanada memerintahkan penghentian aksi blokade itu yang telah berlangsung empat hari di Ambassador Bridge, lintas perbatasan darat tersibuk di Amerika Utara.

Baca juga : Protes Penentang Wajib Vaksin Lumpuhkan Ibu Kota Kanada

Perintah penghentian itu berlaku pada Jumat pukul 19.00 Eastern Time (Sabtu, .07.00 WIB). Namun, lebih dari dua jam setelahnya, sekitar 200 demonstran, termasuk anak-anak, masih berkeliaran di pintu masuk jembatan itu sambil melambaikan bendera Kanada. Beberapa di antaranya bahkan menyalakan kembang api.

Polisi berkumpul di sebuah lahan parkir beberapa blok dari para demonstran. Mereka membagikan pamflet berisi peringatan sanksi di bawah perintah darurat Provinsi Ontario yang mulai berlaku pada tengah malam.

Trudeau sebelumnya mengatakan kepada awak media bahwa belum ada tindakan yang bisa dilakukan.

Perusahaan-perusahaan, termasuk Ford, telah mengalihkan pengiriman kargo untuk mengurangi kerugian di tengah pemangkasan produksi.

Hakim Pengadilan Tinggi Geoffrey Morawetz pada Jumat menyetujui permintaan asosiasi industri otomotif dan pemerintah Kota Windsor agar aksi protes dihentikan.

Para demonstran yang menduduki jalan-jalan menuju jembatan itu menyuarakan penentangan mereka.

“Kanada seharusnya menjadi negara bebas,” kata Liz Vallee, seorang pengunjuk rasa dari Chatham, Ontario. “Ketika kebebasan terancam, kami harus membela diri.”

Vallee mengatakan dia dan rekan-rekannya akan tetap berada di sana sampai semua pembatasan pandemi dicabut.

Para peserta aksi “Konvoi Kebebasan”, yang diawali oleh protes para sopir truk Kanada terhadap mandat vaksin bagi pengemudi lintas batas, juga menduduki kawasan di luar gedung-gedung pemerintah di Ibu Kota Ottawa dan memblokade dua jalur lintas perbatasan dengan AS.

Protes tersebut telah menginspirasi aksi serupa di Prancis, Selandia Baru, Australia, dan AS.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS sedang berupaya untuk memastikan bahwa aksi “Konvoi Kebebasan” yang dijadwalkan berlangsung pada awal Maret di Washington, DC, “tidak mengganggu aktivitas perdagangan yang sah”.

Tekanan AS

Presiden Biden selama pembicaraan telepon dengan Trudeau menyatakan keprihatinannya atas penutupan pabrik dan perlambatan produksi otomotif, kata Gedung Putih dalam pernyataan.

“Kedua pemimpin sepakat bahwa aksi-aksi individu yang mengganggu perjalanan dan perdagangan di antara kedua negara berdampak langsung secara signifikan pada kehidupan dan penghidupan masyarakat,” bunyi pernyataan itu.

“Perdana Menteri menjanjikan tindakan cepat untuk menegakkan hukum, dan Presiden berterima kasih atas langkah-langkah yang diambil olehnya dan pemerintah Kanada untuk memulihkan jalur jembatan ke Amerika Serikat,” menurut pernyataan itu.

Trudeau mengatakan kepada wartawan dia setuju dengan Biden bahwa blokade tersebut tidak dapat dilanjutkan.

“Segalanya masih mungkin terjadi karena aktivitas yang melawan hukum ini harus berakhir dan itu akan berakhir,” kata Trudeau.

Pemerintah Biden telah mendesak Kanada untuk menggunakan kekuasaan federal untuk mengatasi blokade Ambassador Bridge, langkah yang tidak diambil oleh pemerintahan Trudeau.

Trudeau mengatakan pada Jumat pemerintahannya tidak secara serius mempertimbangkan pengerahan militer untuk menangani protes.

Para pejabat di Ontario, wilayah tempat polisi menghindari tindakan tegas untuk membubarkan demonstran, berencana meningkatkan tekanan pada Jumat dengan ancaman denda 100.000 dolar Kanada (Rp1,1 miliar) dan hukuman penjara hingga setahun kepada pembangkang.

Pemimpin Ontario Doug Ford mengatakan pengunjuk rasa harus memahami dengan jelas bahwa memblokade dan mengganggu pengiriman barang, orang, dan pelayanan adalah pelanggaran hukum dan bisa dipidana.

Polisi Windsor mengeluarkan peringatan penangkapan, tapi belum jelas apakah pihak berwenang benar-benar akan menjatuhkan denda atau hukuman dan kapan tindakan itu dilakukan.(bro)

Tags: covid-19demonstrankanada

Berita Terkait.

Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41
KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44
Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga
Internasional

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:01
Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis
Internasional

Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:22
iran
Internasional

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:11
Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis
Internasional

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:17

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12315 shares
    Share 4926 Tweet 3079
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2713 shares
    Share 1085 Tweet 678
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1527 shares
    Share 611 Tweet 382
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1270 shares
    Share 508 Tweet 318
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1182 shares
    Share 473 Tweet 296
Kane
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Inggris Harry Kane mengakui, bahwa strategi mempertahankan keunggulan 1-0 di babak final Piala Dunia 2026 justru...

SelengkapnyaDetails
Enzo

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis! Argentina Bekuk Inggris, Tantang Spanyol di Final

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:17
Mbapee

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.