• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Presiden Guinea-Bissau Sebut Terpidana Narkoba Dalang Dari Kudeta Gagal

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 11 Februari 2022 - 13:29
in Internasional
guinea

Arsip- Presiden Guinea- Bissau Umaro Sissoco Embalo berpidato di Sidang Umum ke-76 Majelis Umum PBB di New York City, AS, 22 September 2021. (ANTARA/Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Guinea-Bissau Umaro Sissoco Embalo pada Kamis (10/2) mengungkapkan bahwa tiga orang yang sebelumnya ditangkap otoritas Amerika Serikat dalam kasus perdagangan narkoba menjadi dalang di balik upaya kudeta pekan lalu.

Mantan laksamana angkatan laut Bubo Na Tchuto beserta ajudannya, Tchamy Yala dan Papis Djeme, ditangkap pada 2013 di sebuah kapal pesiar mewah di lepas pantai Afrika Barat dalam kasus narkoba tingkat tinggi di AS.

BacaJuga:

Iran Kecam Diplomasi Paksa Trump: Negosiasi Bukan Berarti Penyerahan Diri

Rusia Desak AS-Iran Lanjutkan Dialog demi Stabilitas Global

China Peringatkan AS Usai Penyitaan Kapal Kargo Iran di Selat Hormuz

Mereka ditangkap lantaran bersekongkol untuk menyelundupkan kokaina ke AS.

Ketiganya mengaku bersalah telah melakukan konspirasi dan kemudian dibebaskan usai menjalani masa hukuman.

Presiden Embalo sedang memimpin rapat kabinet pada 1 Februari tatkala sekelompok pria bersenjata menyerbu kompleks pemerintah, yang disebutnya sebagai upaya pembunuhan berencana yang terorganisasi dengan baik. Sebanyak 11 orang tewas, mayoritas tim keamanan pemerintah, dalam peristiwa itu.

Di hadapan awak media Embalo mengaku telah melihat Yala dan Djeme di istana negara selama upaya kudeta dan bahwa Na Tchuto tidak ada pada saat itu, namun ia terlibat dalam rencana tersebut.

“Selama kudeta, saya melihat mereka. Saya melihatnya dengan mata saya sendiri. Mereka ingin melakukan kudeta dan membunuh saya, perdana menteri dan seluruh pemerintah,” kata Embalo seperti dikutip Antara, Jumat (11/2/2022).

“Begitu tembakan dilepaskan ke arah istana negara, Bubo berada di markas besar Korps Marinir… dan saya mendengar para pelaku mengatakan kami akan meneleponnya untuk mengirimi kami bala bantuan.”

Presiden juga mengungkapkan bahwa di antara orang-orang yang terlibat, ada orang yang sama yang membunuh mantan presiden Joao Bernardo Vieira pada 2009. Pemberontak dari wilayah Casamance Senegal juga terlibat, kata presiden menambahkan.

Guinea-Bissau telah mengalami sekitar 10 kali kudeta, baik yang berhasil maupun gagal, sejak merebut kemerdekaan dari Portugal pada 1974.

Negara itu menjadi titik transit utama bagi kokaina Amerika Latin tujuan Eropa. (mg3)

Tags: guineaGuinea EkuatorialJunta Militer Guinea

Berita Terkait.

bagher
Internasional

Iran Kecam Diplomasi Paksa Trump: Negosiasi Bukan Berarti Penyerahan Diri

Selasa, 21 April 2026 - 09:38
Tak Hanya Jadi Penonton, Alumni PMII Harus Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat 
Internasional

Rusia Desak AS-Iran Lanjutkan Dialog demi Stabilitas Global

Senin, 20 April 2026 - 23:59
Kasus Longsor Bantargebang, KLH Tetapkan Mantan Kadis LH Jakarta Tersangka
Internasional

China Peringatkan AS Usai Penyitaan Kapal Kargo Iran di Selat Hormuz

Senin, 20 April 2026 - 20:01
Islamabad
Internasional

Blokade Laut Belum Dicabut, Iran Tolak Perundingan Damai Putaran Kedua dengan AS

Senin, 20 April 2026 - 12:40
Selat-Hormuz
Internasional

Marinir AS Sita Kapal Kargo Iran di Selat Hormuz, Sempat Lepaskan Tembakan

Senin, 20 April 2026 - 11:09
Di Hadapan 150 Negara dalam Sidang IPU, BKSAP DPR RI Tegas Sebut Israel Negara Parasit
Internasional

Di Hadapan 150 Negara dalam Sidang IPU, BKSAP DPR RI Tegas Sebut Israel Negara Parasit

Minggu, 19 April 2026 - 00:35

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1193 shares
    Share 477 Tweet 298
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.