• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Hancurkan Kelompok Radikal, Kang Emil dan Tokoh Sunda Dukung BNPT

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 6 Februari 2022 - 00:54
in Daerah
Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil dan para Inohong atau Tokoh Sunda seperti Ketua Umum Paguyuban Pasundan Prof Didi Turmudzi silaturahmi dan diskusi dengan para Inohong Sunda pada acara silaturahmi dalam menyikapi dinamika kebangsaan dan kesundaan pada di Lantai VI Aula Paguyuban Pasundan, Kota Bandung, Sabtu (5/2/2022). Foto : Humas Paguyuban Pasundan

Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil dan para Inohong atau Tokoh Sunda seperti Ketua Umum Paguyuban Pasundan Prof Didi Turmudzi silaturahmi dan diskusi dengan para Inohong Sunda pada acara silaturahmi dalam menyikapi dinamika kebangsaan dan kesundaan pada di Lantai VI Aula Paguyuban Pasundan, Kota Bandung, Sabtu (5/2/2022). Foto : Humas Paguyuban Pasundan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) dan 21 Inohong (Tokoh Sunda) mendukung langkah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan kepolisian yang memberangus kelompok radikalisme atas nama Islam dan kesundaan di provinsi ini.

“Tentunya kami mendukung upaya dari BNPT dan kepolisian untuk menangkap, memberangus, dan menindak oknum yang merusak nama baik Islam dan kesundaan di tanah Jawa Barat,” tutur Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil seusai menggelar silaturahim dan diskusi dengan para Inohong Sunda terkait dinamika kebangsaan dan kesundaan di Lantai VI Aula Paguyuban Pasundan, Kota Bandung, Sabtu (5/2/2022).

BacaJuga:

Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal Rp1,23 Miliar, Potensi Kerugian Negara Rp600 Juta

Bea Cukai Lhokseumawe Terbitkan Izin Pabrik Rokok di Aceh Utara

Kanwil BPN Jawa Timur Kembangkan SMART-Talent Jatim untuk Optimalkan Penempatan Pegawai Berbasis Data

Baca Juga: Tiga Nama Calon Sekda Kalteng Sudah di Tangan Presiden

Ridwan Kamil sangat menentang adanya kedatangan kelompok seperti Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Garut yang bernazar melakukan makar terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sehingga pihaknya mendukung upaya kepolisian menindak tegas dan memberangus oknum-oknum dan kelompok NII sampai ke akarnya.

“Tentunya kami sangat menentang kelompok-kelompok yang mengatasnamakan Islam dengan tujuan memecah belah, seperti ada deklarasi NII di Kabupaten Garut,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Paguyuban Pasundan Prof Didi Turmudzi mengatakan perlu sikap arif dan bijak dalam menyikapi timbulnya NII di Garut.

Baca Juga: Penyelundupan 350 Ekor Burung Kacer Digagalkan di Perbatasan RI-Malaysia

Tidak hanya itu, tutur ia, pihaknya meminta seluruh warga Sunda agar tetap cermas terhadap gerakan-gerakan radikalisme atas nama agama yang bisa membagi belah kesatuan negara ini.

“Kepada masyarakat Sunda, waspada terhadap fenomena tersebut (NII). Kepada para pemangku kepentingan untuk tidak menggeneralisir gerakan-gerakan tersebut dengan label agama Islam sehingga mengidentikkan Islam dengan radikal dan teroris,” ucap Didi dikutip Antara.

Dalam pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah sikap dari para tokoh Sunda dalam menyikapi dinamika kebangsaan dan kesundaan, yakni pertama perlu memperkuat kembali silaturahim antara tokoh-tokoh Sunda dalam membangun dan menjaga keutuhan Sunda dari personal yang berupaya membuat polemik dan kontroversi yang mengancam toleransi dan disintegrasi.

Oleh karena itu, perlu menjaga komitmen berbagai bagian masyarakat untuk bersuatu dalam memantapkan nilai-nilai kesundaan, kebangsaan, dan keindonesiaan.

Kedua bahwa Maklumat Sunda yang muncul belakangan ini yang dilakukan segerombol orang mengatasnamakan Sunda sebetulnya tidak merepresentasikan keseluruhan masyarakat Sunda.

Keempat dalam Orasi Maklumat Sunda ada yang menyampaikan terkait pencampuran 3 provinsi menjadi Provinsi Sunda Raya.

Ceramah tersebut hanya Ilusi dan romantika sejarah yang tidak beralasan karena dalam sejarah tidak ada yang namanya Sunda Raya. Sedangkan berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan, dan Penggabungan Daerah.

Dalam Pasal 23 ayat (3) dituturkan, dalam perihal Sidang Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) menilai daerah tertentu tidak mampu menyelenggarakan otonomi daerah, DPOD mengusulkan agar daerah tersebut dihapus dan digabungkan ke daerah lain.

Sehingga tidak ada dasar yang kuat untuk mencampurkan 3 provinsi menjadi satu provinsi. Karena ketiga provinsi yang diwacanakan akan digabungkan saat ini masih mampu melaksanakan otonomi daerah dengan baik.

Keempat, harapan dan harapan masyarakat di tatar Sunda yang riil dan logis sebetulnya bukan meminta otonomi khusus Provinsi Sunda Raya melainkan meminta pemerintah pusat untuk pemekaran kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat dan Banten yang akan berdampak bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Kelima, dibutuhkan sikap arif dan bijak dalam menyikapi gerakan dan aksi terkait oknum-oknum yang mengatasnamakan Islam seperti keterangan NII di Garut agar masyarakat Sunda cermas terhadap fenomena tersebut.

Kepada para pemangku kepentingan untuk tidak menggeneralisir gerakan-gerakan tersebut dengan label agama Islam sehingga mengidentikkan Islam dengan radikal dan teroris.

Keenam, menolak berbagai bentuk aksi yang mengatasnamakan Sunda tanpa dimulai dengan musyawarah dan kesepakatan bersama antarormas kebangsaan dan kesundaan di wilayah ini yang berdasarkan pada nilai Silih Asah, Silih Asih, dan Silih Asuh. (mg4)

Tags: gubernurjabarkang emilradikalRidwan KamilrkTeroris

Berita Terkait.

bc2
Daerah

Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal Rp1,23 Miliar, Potensi Kerugian Negara Rp600 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:13
bc
Daerah

Bea Cukai Lhokseumawe Terbitkan Izin Pabrik Rokok di Aceh Utara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:42
bpn
Daerah

Kanwil BPN Jawa Timur Kembangkan SMART-Talent Jatim untuk Optimalkan Penempatan Pegawai Berbasis Data

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:23
Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali  ​
Daerah

Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali ​

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:04
Bea Cukai Malili dan Polres Luwu Timur Gagalkan Pengiriman Narkotika Sintetis
Daerah

Bea Cukai Malili dan Polres Luwu Timur Gagalkan Pengiriman Narkotika Sintetis

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:28
APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan
Daerah

APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:23

OLAHRAGA

timnas
Olahraga

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID – Kabar yang dinanti pencinta sepak bola Tanah Air akhirnya datang. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi merilis jadwal...

SelengkapnyaDetails
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06
kane

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:36
Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4824 shares
    Share 1930 Tweet 1206
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1225 shares
    Share 490 Tweet 306
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektare di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    966 shares
    Share 386 Tweet 242
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    963 shares
    Share 385 Tweet 241
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.