• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KemenkopUKM Gelar Pelatihan Vocational bagi Penyandang Disabilitas di NTB

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 26 Januari 2022 - 16:05
in Nasional
KemenkopUKM

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenkopUKM), Eddy Satriya (kiri), di sela pembukaan pelatihan vocational usaha mikro bagi 30 orang penyandang disabilitas di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (26/1/2022). Foto: KemenkopUKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penyandang disabilitas selama ini menjadi kelompok yang termarjinalkan. Padahal masing-masing dari mereka memiliki potensi yang bisa dikembangkan sehingga kehidupannya lebih baik. Kuncinya adalah dengan diberikan ruang dan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri melalui pelatihan dan pengembangan diri.

Hal itulah yang dilihat oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenkopUKM), Eddy Satriya saat membuka pelatihan vocational usaha mikro bagi 30 orang penyandang disabilitas di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

BacaJuga:

Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

Perkuat Pelindungan PMI, KP2MI Sediakan Layanan Telekonseling Kesehatan Mental

ISST Ke-6, UT Perkuat Riset Mahasiswa dan Inovasi Berdampak bagi Masyarakat

Eddy menyatakan pihaknya komitmen terus mendampingi para pelaku UMKM agar nantinya bisa bersaing di pasar domestik atau global termasuk UMKM penyandang disabilitas.

Eddy percaya dengan pendampingan, pelatihan dan juga pembinaan yang terstruktur, produk-produk UMKM dari penyandang disabilitas mampu bersaing dengan UMKM lainnya. Untuk itulah Deputi Usaha Mikro aktif menggelar roadshow pelatihan di berbagai daerah di Indonesia.

“Saya pikir ini menjadi ajang kita untuk membuktikan bahwa disabilitas itu bukan untuk dikasihani tapi diberikan jalan biar mereka bisa berusaha lebih baik dan menjadi bagian terintegrasi dalam ekonomi Indonesia khususnya UMKM. Harapannya mereka bisa berkembang terus dan bertambah anggotanya dan tentu keahlian dan jenis usahanya mereka juga berkembang,” ucap Eddy Satriya dalam sambutannya, Rabu (26/1/2022).

Dijelaskan Eddy, tahun 2022 ini, Deputi Usaha Mikro KemenkopUKM memiliki target pelatihan vocational sebanyak 1.690 usaha mikro. Tujuan dari pelatihan tersebut yaitu meningkatkan keterampilan/skill teknis SDM usaha mikro dalam mengelola usaha pada tujuh sektor prioritas yaitu kuliner, fashion, ekonomi kreatif, pertanian/perkebunan, perikanan/perternakan, home decor dan pariwisata.

Baca Juga : LPDB-KUMKM Siap Lakukan Pendampingan Koperasi Potensial

Ditambahkan bahwa banyak contoh tokoh dunia penyandang disabilitas yang mampu mengguncang dunia dengan karyanya. Oleh sebab itu Eddy berharap para pelaku UMKM dengan kondisi disabilitas untuk tetap semangat dan optimis bahwa dengan karya dan produk mereka nantinya bisa bersaing di pasaran.

“Besar harapan kami tidak hanya berhenti di sini. Harapan kami dalam kurun waktu lima tahun mereka bisa naik kelas. Jadi memang harus ada target tapi jangan sampai stres. Apapun usaha semoga cepat besar dan jangan sampai tutup usaha,” sambung Eddy.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lombok Barat, NTB, Fajar Taufik mengapresiasi upaya KemenkopUKM melalui Deputi Bidang Usaha Mikro yang menggelar pelatihan vocational usaha mikro bagi disabilitas tersebut. Menurutnya dengan kegiatan ini menjadi bukti pemerintah hadir dan peduli kepada kelompok minoritas yang kerap dianggap miring di masyarakat.

Ditegaskan pelatihan vocational bagi penyandang disabilitas memang sangat dibutuhkan karena mayoritas mereka baru belajar berwirausaha. Meski sebagian dari peserta memperhatikan higienitas produk secara total. Diharapkan dengan pelatihan ini para penyandang disabilitas ini mampu menghasilkan produk yang unggul dan dapat bersaing serta dapat segera mengurus legalitas usahanya.

“Mudah-mudahan dengan pelatihan ini bisa memberikan pemahaman yang luas kepada para penyandang disabilitas untuk mereka segera bisa membuat NIB (nomor induk berusaha). Kemudian bagi yang olahan makanan mereka bisa membuat PIRT (produk industri rumah tangga), karena syarat untuk makanan ini dijual kepada masyarakat harus sehat,” tutur Fajar Taufik.

Ditambahkan, pelatihan vocational bagi penyandang disabilitas merupakan yang pertama diselenggarakan di Lombok Barat. Kegiatan ini dapat menjadi pioner bagi pelaksanaan pelatihan lanjutan di wilayahnya atau di wilayah lainnya.

“Harapan saya para penyandang disabilitas ini juga karena mereka bagian dari masyarakat mereka juga merasa terayomi. Mereka bisa mengembangkan usahanya sehingga kesejahteraannya semakin meningkat,” pungkas dia.

Sementara itu Ketua Persatuan Tunanetra NTB, Fitri bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dari pemerintah pusat khususnya KemenkopUKM dan juga pemerintah daerah Kabupaten Lombok Barat. Menurutnya selama ini pelatihan yang didapat oleh para penyandang disabilitas khususnya tuna netra monoton dan konvensional yaitu pelatihan pijat, bengkel dan jahit.

“Harapan kami pelatihan ini tidak sampai di sini namun ada follow up baik sampai kabupaten maupun provinsi. Sehingga kami sebagai penyandang disabilitas dapat menjadi warga Indonesia yang seutuhnya tanpa dibedakan sebagai penyandang disabiltias maupun non disabilitas,” kata Fitri.

Dia menyadari di luar sana, masyarakat masih memandang rendah para penyandang disabilitas. Sehingga hal ini kerap menimbulkan ketidakpercayaan diri dari penyandang disabilitas bahwa sebenarnya ada potensi yang bisa digali agar kehidupan mereka lebih sejahtera.

“Masih banyak penyandang disabilitas yang menjadi pengamen, pengemis untuk mencukupi hidupnya. Padahal di Lombok ini potensi alam yang Subhanallah dengan pariwisata dengan hasil alamnya, kenapa itu tidak dimanfaatkan, dan penyadang disabilitas bisa memanfaatkan seperti masyarakat pada umumnya,” pungkas dia.(son)

Tags: DisabilitasKemenKopUKMNTB

Berita Terkait.

Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam
Nasional

Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:15
Perkuat Pelindungan PMI, KP2MI Sediakan Layanan Telekonseling Kesehatan Mental
Nasional

Perkuat Pelindungan PMI, KP2MI Sediakan Layanan Telekonseling Kesehatan Mental

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:45
ISST Ke-6, UT Perkuat Riset Mahasiswa dan Inovasi Berdampak bagi Masyarakat
Nasional

ISST Ke-6, UT Perkuat Riset Mahasiswa dan Inovasi Berdampak bagi Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:06
Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Eni di 3 Wilayah Kerja Migas Kalimantan Timur
Nasional

BPDP Bekali 5 Ribu Penerima Beasiswa 2026 untuk Perkuat SDM Perkebunan

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:25
Teken SEB dengan Mentan, Mendagri Minta Daerah Sukseskan Swasembada Pangan
Nasional

Tiba di Tanjung Priok, Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Peroleh Pembebasan Bea Masuk

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:07
Bedah RUU Perampasan Aset, Pakar Hukum Ingatkan 6 Pagar Pelindung
Nasional

Bedah RUU Perampasan Aset, Pakar Hukum Ingatkan 6 Pagar Pelindung

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:15

OLAHRAGA

Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam
Olahraga

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30

INDOPOSCO.ID - Capaian lima medali emas Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 bukan alasan untuk berpuas diri. Ketua Umum Komite...

SelengkapnyaDetails
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17
Bank Mandiri Borong Gelar Liga Jasa Keuangan 2026, Tim Putri Cetak Threepeat

Bank Mandiri Borong Gelar Liga Jasa Keuangan 2026, Tim Putri Cetak Threepeat

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10
Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    927 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    983 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.