• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Warga Terdampak Gempa di Pandelang Telah Kembali ke Rumah Masing-Masing

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 17 Januari 2022 - 08:33
in Nusantara
Warga Cibitung

Rumah warga di Cibitung, Kecamantan Munjul, Kabupaten Pandeglang, rusak akibat gempa pada Jumat (14/1/2022). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ribuan warga Pandeglang yang rumahnya rusak akibat guncangan gempa dengan magnitudo 6,6 pada Jumat (14/1/2022) lalu telah kembali ke rumah masing-masing.

“Tidak ada pengungsi. Sudah pada kembali ke rumah masing-masing. Mereka awal-awal mengungsi karena panik takut terjadi tsunami,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Girgi Jantoro, kepada INDOPOSCO, Senin (17/1/2022).

BacaJuga:

Update Erupsi Gunung Dukono: 14 Pendaki Dievakuasi Selamat, 2 Orang Hilang

Bea Cukai Dukung Kelancaran Logistik GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika

PTBA Hadirkan Pelatihan Kurban Modern: Syariat Terjaga, Hewan Lebih Sejahtera

Girgi menjelaskan saat ini baik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang membantu warga terdampak dengan mendistribusikan logistik ke masing-masing kecamatan untuk dibagikan ke masyarakat terdampak.

“Penanganan dilakukan melalui pendistribusian logistik ke masing-masing kecamatan untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak dan pendataan baik korban maupun rumah, sarana prasarana (sarpras) pendidikan, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, fasos/fasum serta sarpras peribadatan,” ujar Girgi.

Baca Juga : BPBD : Empat Wilayah di Banten Terdampak Gempa

Sebelumnya diberitakan, jumlah rumah warga yang rusak akibat gempa di Pandeglang bertambah menjadi 2.449 unit.

Informasi tersebut berdasarkan data terbaru yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), BPBD Provinsi Banten, Minggu (16/1/2022) sore.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Nana Suryana ketika dihubungi indoposco.id, Minggu (16/1/2022) malam menjelaskan, rumah warga yang rusak tersebut terdiri dari 1.587 yang rusak ringan, 488 rumah rusak sedang dan 374 rumah yang rusak berat.

“Untuk Kabupaten Pandeglang, rumah warga yang terdampak tersebar di 147 desa yang berada di 29 kecamatan. Sebanyak 1.361 rumah warga yang rusak ringan, 443 rusak sedang dan 358 rusak berat. Tidak hanya itu, sebanyak 36 gedung sekolah juga mengalami kerusakan, 14 puskesmas dan tiga kantor pemerintah,” ujar Nana.

Lebih lanjut Nana menjelaskan, untuk Kabupaten Lebak, rumah warga yang rusak tersebar di 55 desa yang berada di 19 kecamatan.

“Sebanyak 226 rumah rusak ringan, 32 rumah rusak sedang dan 16 rumah rusak berat. Selain itu, sebanyak delapan gedung sekolah yang rusak, enam sarana ibadah dan satu kantor pemerintah,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Nana, untuk Kabupaten Serang, rumah yang rusak tersebar di lima desa yang berada di empat kecamatan.

“Sebanyak 10 rumah warga yang mengalami kerusakan sedang,” katanya.

Yang terakhir, lanjut Nana, untuk Kabupaten Tangerang rumah warga yang rusak tersebar di dua desa yang berada di dua kecamatan.

“Sebanyak tiga rumah warga yang mengalami kerusakan sedang,” jelasnya.

Jadi, kata Nana, jumlah total fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang mengalami kerusakan, yakni untuk gedung sekolah sebanyak 44 unit, puskesmas sebanyak 14 unit, sarana ibadah sembilan unit, kantor pemerintah sebanyak empat unit dan tempat usaha tiga unit.(dam)

Tags: BPBD PandeglanggempabumiKabupaten Pandeglang

Berita Terkait.

dukono
Nusantara

Update Erupsi Gunung Dukono: 14 Pendaki Dievakuasi Selamat, 2 Orang Hilang

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:36
GWC
Nusantara

Bea Cukai Dukung Kelancaran Logistik GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:13
Pelatihan
Nusantara

PTBA Hadirkan Pelatihan Kurban Modern: Syariat Terjaga, Hewan Lebih Sejahtera

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:42
Asap-Putih
Nusantara

Gunung Dukono Meletus, 5 Pendaki Dilaporkan Terluka

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:22
Petugas-BC
Nusantara

Di Palu, Bea Cukai dan Polri Gagalkan Distribusi Vape Cair yang Diduga Mengandung Zat Berbahaya

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:50
suku
Nusantara

Dari Kehidupan Nomaden Menuju Harapan Baru bagi Suku Togutil

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:20

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3698 shares
    Share 1479 Tweet 925
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.