• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Cuaca Buruk, Pasokan Ikan Minim, Lapak Terpaksa Tutup

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 16 Januari 2022 - 15:44
in Nusantara
Kupang NTT

Nelayan menyusun ikan yang baru diturunkan dari kapal di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Oeba Kupang. Foto : Antara /Kornelis Kaha

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah lapak penjual ikan di sejumlah pasar tradisional di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa tutup akibat tak adanya pasokan ikan dari sejumlah nelayan di ibu kota provinsi berbasis kepulauan itu.

“Pasokan ikan berkurang semenjak cuaca buruk melanda daerah ini. Akhirya kami tutup sementara lapak kami,” ujar Nikodemus seorang penjual ikan di pasar ikan di Pasar Kasih Kota Kupang, Minggu (16/1/2022).

BacaJuga:

Update Erupsi Gunung Dukono: 14 Pendaki Dievakuasi Selamat, 2 Orang Hilang

Bea Cukai Dukung Kelancaran Logistik GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika

PTBA Hadirkan Pelatihan Kurban Modern: Syariat Terjaga, Hewan Lebih Sejahtera

Pantauan di beberapa lapak ikan masih buka dengan menjual ikan-ikan segar tetapi yang lainnya tutup karena tak dapat pasokan ikan. Namun walaupun buka harga ikan justru melonjak karena minimnya pasokan ikan dari para nelayan yang biasa melaut di perairan NTT.

Ikan kerapu misalnya dari semula yang ukuran sedang hanya Rp50 ribu per ekor, kini harganya mencapai Rp100 ribu per ekor. “Dari nelayan juga harganya naik sehingga kami juga naikan harga jualnya,” tandasnya dilansir Antara.

Baca Juga : Gempa Dangkal Goyang Maumere dan Wulanggitang NTT

Sementara itu harga jual ikan di sepanjang jalan Namosain, Kota Kupang yang merupakan salah satu daerah kampung nelayan alami kenaikan harga. “Pasokan ikan kurang. Sulit sekarang cari ikan jadi memang harganya naik,” kata Astuti Langga.

Ia mengatakan bahwa ikan tongkol yang dijualnya juga untuk ukuran sedang kini mencapai Rp70 ribu, dari sebelumnya hanya dijual dengan harga Rp50 ribu per ekor.

Sementara itu untuk ikan-ikan kombong kata Astuti terpaksa di jual dengan mengurangi jumlah yang dijual. “Biasanya kalau ikan kombong, 12 ekor harganya mencapai Rp50 ribu. Tetapi kini dikurangi menjadi sembilan ekor saja,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Agung Sudiono Abadi mengimbau warga waspada karena angin kencang diprakirakan menerjang NTT. “Potensi angin kencang dipicu tekanan rendah yang terpantau di Australia Barat bagian utara atau di selatan NTT,” terangnya.

Selain memicu datangnya angin dengan kecepatan lebih dari 25 knot di wilayah NTT, lanjut ia, tekanan rendah di Australia Barat bagian utara meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan serta gelombang tinggi. (aro)

Tags: ikankelautannelayanntt

Berita Terkait.

dukono
Nusantara

Update Erupsi Gunung Dukono: 14 Pendaki Dievakuasi Selamat, 2 Orang Hilang

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:36
GWC
Nusantara

Bea Cukai Dukung Kelancaran Logistik GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:13
Pelatihan
Nusantara

PTBA Hadirkan Pelatihan Kurban Modern: Syariat Terjaga, Hewan Lebih Sejahtera

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:42
Asap-Putih
Nusantara

Gunung Dukono Meletus, 5 Pendaki Dilaporkan Terluka

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:22
Petugas-BC
Nusantara

Di Palu, Bea Cukai dan Polri Gagalkan Distribusi Vape Cair yang Diduga Mengandung Zat Berbahaya

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:50
suku
Nusantara

Dari Kehidupan Nomaden Menuju Harapan Baru bagi Suku Togutil

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:20

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3697 shares
    Share 1479 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.