• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kegiatan Ekonomi Warga Pesisir Pandeglang Pascagempa Kembali Normal

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 15 Januari 2022 - 18:10
in Nasional
Labuan Banten

-

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID-Kegiatan ekonomi masyarakat pesisir pantai Pandeglang, Provinsi Banten usai gempa berkekuatan 6,6 yang terjadi Jumat (14/ 1) jam 16.05 WIB relatif normal.

“Kami seperti biasa saja membuka toko kelontongan dan tidak terpengaruh adanya gempa tektonik itu,” tutur Inah, seorang warga Sumur Kabupaten Pandeglang, Sabtu.

BacaJuga:

Revitalisasi Pangan Lokal Jadi Sorotan, DPR Minta Peran Bulog Dievaluasi

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Menangkap Pergeseran Dunia

Masyarakat yang berdagang di Pasar Sumur Kabupaten Pandeglang sudah terbiasa getaran gempa yang dirasakan hingga berkekuatan 6,6 itu.

Lokasi Perairan Sumur, termasuk Perairan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) merupakan daerah rawan gempa tektonik sehingga masyarakat sudah tidak panik dan terkejut lagi adanya bencana gempa tersebut.

“Kami dan pedagang lainnya tetap buka dan tidak terdampak bencana alam itu,” tuturnya.

Baca Juga : Gempa Banten Rusak 1.100 Rumah, Posko Darurat Diminta Dibentuk

Begitu juga warga lainnya, Sudrajat, seorang pemotong rambut mengaku sejak pagi hingga siang ini tetap melakukan kegiatan ekonomi, karena gempa yang terjadi Jumat kemarin tidak berdampak kerusakan tempat tinggalnya.

Bahkan, dia tidak merasakan getaran gempa yang saat itu tengah berada di masjid.

“Kami tetap membuka kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Sekretaris Camat Sumur, Pandeglang, Amsor mengatakan di wilayahnya hingga kini kegiatan ekonomi normal dan mereka pedagang membuka usahanya di pasar kecamatan.

Bencana gempa tektonik yang berpusat berada di 52 km barat daya Sumur, Banten, tepatnya pada koordinat 7,01 LS dan 105,26 BT dengan kedalaman 40 km hingga getaran dirasakan di berbagai daerah seperti Tangerang Selatan, Kota Bandung, Jakarta, Bogor hingga Lampung, namun tidak ada laporan korban jiwa maupun pos pengungsian.

Para korban gempa di Sumur, Pandeglang itu tercatat sebanyak 459 unit rumah tersebar di 7 desa dan terparah Desa Ujung Jaya dan Taman Jaya yang berbatasan dengan kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).

Dari 459 unit rumah itu kategori rusak berat 53 unit, rusak sedang 134 unit dan rusak ringan 272 unit.

“Kami hanya mencatat 2 warga yang mengalami luka-luka akibat terbentur tembok yang runtuh akibat gempa bumi itu,” tutur Amsor.

Berdasarkan pemantauan di pesisir pantai Pandeglang, menunjukkan para pelaku ekonomi sepanjang Labuan, Panimbang, Cimanggu dan Sumur relatif normal, seperti biasa dan tidak terpengaruhi adanya gempa bumi itu.

Bahkan kondisi pasar kecamatan marak pengunjung untuk membeli kebutuhan bahan pokok dan lainnya. (mg4)

Tags: Bantengempagempa bumiGempa di PandeglangLabuanPandeglangTNUK

Berita Terkait.

jagung
Nasional

Revitalisasi Pangan Lokal Jadi Sorotan, DPR Minta Peran Bulog Dievaluasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:08
Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Campuspreneur Dibuka di IPB

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:21

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    4590 shares
    Share 1836 Tweet 1148
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1416 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1532 shares
    Share 613 Tweet 383
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.