• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Ini Metode Terbaru Melahirkan Caesar, Percepat Pemulihan dan Minim Rasa Sakit

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 15 Januari 2022 - 12:03
in Gaya Hidup
caesar

Ilustrasi. Foto: Instagram/@siloam.ambon

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lahiran secara caesar menggunakan metode Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS) menjadi perbincangan yang hangat di tengah masyarakat di Tanah Air.

Prosedur ERACS ini merupakan pengembangan dari konsep Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) yang awalnya digunakan pada operasi bedah digestif atau operasi bedah umum.

BacaJuga:

Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan

Kia Perkuat Kedekatan dengan Generasi Muda Lewat Kolaborasi Bersama Hearts2Hearts

New Recruit 4 Rilis Poster dan Teaser Perdana, Kim Min Ho Kembali Jalani Kehidupan Militer yang Penuh Kekacauan

Sebenarnya, metode ini sudah dapat dilakukan sejak lama, tapi baru kembali booming di masa pandemi ini. Di sini pasien mengharapkan dapat lebih cepat pulang ke rumah karena khawatir dapat terpapar atau terinfeksi virus.

Baca Juga : Cara Cegah Mengompol usai Melahirkan

Di Siloam Hospitals Ambon, metode ERACS sudah diterapkan sejak tahun lalu, tapi bertahap. Ini baru dilakukan secara sempurna sejak 9 September 2021 hingga sekarang. Sejak September-Desember 2021, kurang lebih sudah 40 kasus melahirkan di Siloam Hospitals Ambon yang berhasil menggunakan metode ERACS.

“Metode ERACS ini lebih unggul karena proses recovery yang lebih cepat, painless atau rasa nyeri yang sangat sedikit, mobilisasi pasien lebih cepat dan lebih baik. Pasien dapat lebih cepat pulang dan berkumpul dengan keluarga,” ujar dr. Ida Bagus Gita Dharwa Wibawa, SpAn (Spesialis Anastesi), pada acara media gathering dengan tema Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS), Jumat (14/1/2022).

Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Maluku, dr. Markus Daniel Taliak, SpOG memaparkan perbedaan antara metode ERACS dan metode konvensional. Dimana pada persiapan melahirkan caesar dengan metode ERACS terdapat beberapa perbedaan dengan metode konvensional.

Baca Juga : Wanita Lebih Berisiko Terkena Osteoporosis

“Perbedaan ini bisa ditemukan sejak proses persiapan operasi, dimana pada metode konvensional pasien diharuskan untuk puasa makan 8 jam sebelum operasi. Sedangkan pada metode ERACS 8 jam sebelum operasi pasien masih dapat makan dengan bebas, 6 jam sebelum operasi masih dapat mengonsumsi makanan yang ringan, bahkan 2 jam sebelum operasi pasien diarahkan untuk mengonsumsi cairan berkalori, seperti air gula dengan harapan sang pasien memiliki energi optimal dan mengurangi rasa stress. Ini bertujuan untuk membantu proses pemulihan pasien pascaoperasi,” bebernya.

Sementara, dr. Erwin Rahakbauw, SpOG yang merupakan salah satu tim dokter Obsgyn menjelaskan, perbedaan signifikan antara metode ERACS dan konvensional ada pada teknik operasi. Metode ERACS tidak mengeluarkan rahim dari rongga perut dalam proses operasinya sehingga tidak mengakibatkan penarikan pada saraf-saraf yang dapat menyebabkan rasa mual setelah operasi.

“Pada teknik ERACS juga dokter menghindari proses pencucian rahim. Tujuan akhir dari proses penyembuhan ERACS ini adalah 8 jam setelah operasi pasien sudah dapat bergerak dan kurang dari 24 jam pasien sudah dapat berjalan dan keesokan harinya sudah dapat segera kembali ke rumah,” jelasnya.

Selain itu, dr. Cok Istri Arintha Devi, SpAn, salah satu tim dokter Anastesi di Siloam Hospitals Ambon membagikan pengalamannya sebagai pasien pertama yang melahirkan di Siloam Ambon dengan metode ERACS.

“Perbedaannya cukup besar dibandingkan proses kelahiran pertama saya dengan metode caesar konvensional, dimana saya merasakan proses melahirkan yang jauh lebih nyaman dan lebih relax dibandingkan sebelumnya,” kata dia.

Keberhasilan proses melahirkan dengan metode ERACS ini adalah hasil kerja sama semua tim dokter yang menangani, baik dari tim Obsgyn, Anastesi maupun dari tim dokter Anak. Tentu pasien juga diharapkan dapat ikut bekerja sama dengan mengikuti anjuran dan arahan dokter. (arm)

Tags: Enhanced Recovery After Caesarean SurgeryEnhanced Recovery After Surgeryeracserasoperasi caesarsiloam hospitals ambon

Berita Terkait.

Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan
Gaya Hidup

Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:04
Seltros
Gaya Hidup

Kia Perkuat Kedekatan dengan Generasi Muda Lewat Kolaborasi Bersama Hearts2Hearts

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:07
kim
Gaya Hidup

New Recruit 4 Rilis Poster dan Teaser Perdana, Kim Min Ho Kembali Jalani Kehidupan Militer yang Penuh Kekacauan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:40
martin
Gaya Hidup

CORTIS Tuai Kritik Usai Siaran Langsung, Komentar Martin Soal Fan Chant Picu Perdebatan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:20
shin
Gaya Hidup

Unggahan Sutradara Video Musik NewJeans Soal Comeback Tuai Pro-Kontra, Warganet Berdebat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30
Cahaya-Hati
Gaya Hidup

Raisa dan Eross Candra Kolaborasi di Lagu “Cahaya Hati”, iForte Angkat Pesan Ketangguhan dan Harapan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3199 shares
    Share 1280 Tweet 800
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1422 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2913 shares
    Share 1165 Tweet 728
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.