• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tugu Pamulang Kaya Nilai Filosofis

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 9 Januari 2022 - 17:49
in Nusantara
Tugu Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten telah diresmikan oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim,
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tugu Pamulang kini sudah tidak hanya sebagai sebuah ikon bangunan yang berdiri di antara simpang yang menghubungkan tiga provinsi, Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Tetapi Tugu Pamulang , yang dibangun di bawah kepemimpinan  Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy  kini disulap menjadi sebuah ikon yang kaya akan nilai  filosofis.

BacaJuga:

Kebakaran Bromo Target Padam Jumat, BNPB Kerahkan 3 Helikopter

Perkuat Pengawasan Rokok dan Miras Ilegal, Bea Cukai Morowali Amankan Barang Kena Cukai Ilegal Senilai 178 Miliar Rupiah

Keterbukaan Informasi Publik di Seluruh Kantah Kanwil BPN Banten Kini Jauh Lebih Baik

Baca juga: Warga Antusias Sambut Peresmian Tugu Pamulang

Dibangun menggunakan APBD Provinsi Banten tahun 2021 sebesar Rp700 juta, Tugu Pamulang kini sudah berdiri di atas dasar yang berbentuk piramida segi enam terpancang dengan gagah dan elegan. Tak bosan mata memandang dalam waktu lama sekali pun.

Pemenang sayembara desain Tugu Pamulang yang diketuai oleh Dedi Kurniadi dengan anggota Oma Marta Wijaya sengaja meletakkan unsur kekuatan karakter historis, religiositas dan modern di dalam desain perencanaan pembangunan Tugu Pamulang itu.

Sehingga ketika semuanya itu dipadukan di satu kesatuan utuh, muncullah sebuah karya seni yang paripurna dan keelokannya menyatu dengan jiwa masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) serta masyarakat Banten pada umumnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengungkapkan, keinginan Gubernur Banten terhadap pemenang sayembara Tugu Pamulang itu menghasilkan sebuah karya yang mencerminkan identitas masyarakat Banten secara utuh, termasuk juga masyarakat Kota Tangsel.

“Desain karya yang menjadi pemenang harus  mencerminkan identitas masyarakat Banten baik dari sisi religiositas, sejarah, budaya dan pariwisata yang ada di Kota Tangsel dan Banten,” katanya, Sabtu (8/1/2022).

Tugu Pamulang ini mengadopsi dari bentuk menara Masjid Agung yang berada di kawasan Kesultanan Banten Lama. Dalam proses pembuatannya, ada empat komposisi bentuk yang terdapat pada Tugu Pamulang, bentuk dasar (base), pilar dan panel, kepala (capital) serta mahkota.

Komponen dasar berbentuk piramida segi enam terpancung. Komponen ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan ketegasan visual pada komponen yang berada di atasnya.

Komponen dasar ini dibentuk dengan menggunakan artistik ornamen langkan. Sebuah ornamen yang biasa digunakan sebagai penghias pagar rumah khas adat Betawi.

“Dasar fondasi filosofis Tugu Pamulang sebelumnya itu sebenarnya sudah ada, namun kurang mempunyai karakter serta tidak mempunyai ketegasan filosofis, sehingga banyak penafsiran liar yang muncul di masyarakat,” kata pemenang Sayembara Oma Marta Wijaya.

Sementara itu untuk bagian pilar dan panel merupakan adaptasi dari bentuk layar dan haluan perahu pada bentuk tiang dan tapak. Pada setiap tiang pilarnya, terdapat empat jenis ornamen yang masing-masing mempunyai filosofi.

Ornamen pertama yang terletak tepat di atas tapak merupakan bentuk adaptasi dari dasar pilar menara di Banten Lama. Ornamen selanjutnya berbentuk Tumpal yang mengandung makna penolak bala dan harmonisasi. Lalu ada juga ornamen Mandalika yang mengandung makna bijaksana, kuat, lembut dan rendah hati.

“Dari ornamen-ornamen itu diharapkan dapat membawa nilai positif kepada siapa pun yang melihatnya, sehingga menjadikannya sosok yang bijaksana dan mempunyai pendirian yang kuat,” ujarnya.

Di pilar paling atas, terdapat ornamen bunga melati yang mengandung makna open minded, inklusif dan menarik. Ini sejalan dengan karakter masyarakat Tangsel yang terbuka, tidak antipati.

Bila dihitung secara keseluruhan, jumlah tiang pilar itu ada enam buah, yang melambangkan rukun iman. Sehingga diharapkan ketika enam tiang pilar keimanan manusia sudah bisa berdiri kokoh dengan perpaduan nilai-nilai positif, maka akan sampai pada sebuah puncak pengabdian manusia yang paripurna kepada Sang Maha Kuasa.

Apalagi di puncak tugu itu masih terdapat beberapa ornamen seperti lima baris ombak yang melambangkan lima rukun islam. Lalu gigi balang yang melambangkan semangat juang, energi positif, persistensi dan sinergi.

Kemudian lambang enam kitab, yang mengandung makna enam perawi hadist yang termashyur kesahihannya seperti Sahih al-Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Sunan at-Tirmizi, Sunan An-Nasai,  serta Sunan Ibnu Majah.

Dan inti dari puncak tugu itu yang berupa sebuah mahkota dengan tongkat kecil yang menjulang ke atas yang dilambangkan sebagai sebuah ketakwaan yang menjulang ke atas yang bermakna ketauhidan.

“Jika dilihat visual secara keseluruhannya, Tugu Pamulang ini menyerupai sebuah pensil atau kalah dengan makna filosofis akan menjadi inspirasi bagi siapa pun,” pungkasnya. (dam)

 

Tags: APBDBantenGubernur Banten Wahidin HalimTugu Pamulang

Berita Terkait.

Kebakaran-Bromo
Nusantara

Kebakaran Bromo Target Padam Jumat, BNPB Kerahkan 3 Helikopter

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:48
Rokok-Ilegal
Nusantara

Perkuat Pengawasan Rokok dan Miras Ilegal, Bea Cukai Morowali Amankan Barang Kena Cukai Ilegal Senilai 178 Miliar Rupiah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:46
Keterbukaan Informasi Publik di Seluruh Kantah Kanwil BPN Banten Kini Jauh Lebih Baik
Nusantara

Keterbukaan Informasi Publik di Seluruh Kantah Kanwil BPN Banten Kini Jauh Lebih Baik

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:10
briiii
Nusantara

Menjaga Asa di Surga Bahari, Dedikasi Mantri BRI untuk Masyarakat Wakatobi

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:58
soni
Nusantara

CKG Buat Masyarakat Banten Ubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:28
bromo
Nusantara

Kebakaran Bromo Mulai Mereda, Api Tersisa di B30 dan Lembah Dingklik

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:16

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.