• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

IDAI Rekomendasikan PTM Harus Cegah Anak Makan Bersama

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 4 Januari 2022 - 09:05
in Nasional
Vaksinasi anak

Vaksinasi anak. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum (Ketum) Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan, agar sekolah memulangkan anak sebelum jam makan siang. Sebab, selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen anak harus dicegah makan secara bersama-sama.

“Kan jam maksimal PTM 6 jam, sebaiknya sebelum anak lapar mereka harus dipulangkan. Ini untuk mencegah agar anak tidak berkerumun saat makan bersama-sama,” ujar Piprim Basarah Yanuarso secara daring, Selasa (4/1/2022).

BacaJuga:

MPLS Perdana SNT Digelar Besok, Mendikdasmen Bekali Kepala Sekolah dan TPP

Karhutla Berulang di Titik yang Sama, Pemerintah Didorong Ubah Pola Pencegahan

ASN Muda Tak Lagi Sekadar Pelaksana, Kini Jadi Penggerak Transformasi Pemerintahan

Baca juga: Kemendikbudristek: Usai Januari 2022 Orangtua Tidak Bisa Memilih PTM Atau PJJ

Sangat penting lagi, dikatakan dia, selama PTM penuh pedagang di kantin dilarang berjualan. Didukung monitoring dan evaluasi yang baik dari seluruh pemangku kebijakan.

“Harus ada uji kesehatan harian terhadap anak dan guru yang sakit. Dan disertai skenario terburuk bila ditemukan penularan Covid-19,” katanya.

“Rumah sakit mana yang harus dihubungi, lalu ICU mana? Jadi skenario terburuk ini harus jadi catatan pihak sekolah. Jangan euforia dan enak-enak saja yang dipikirkan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan PTM penuh harus didukung dengan sarana ruang belajar yang memadai. Salah satunya sirkulasi udara ruangan yang baik.

“Varian Omicron ini daya tularnya sangat tinggi. Kalau sirkulasi buruk, kemudian ada 1 anak positif, maka bisa menularkan kepada semua anak dalam kelas,” katanya.

“Kita tidak mau ada anak-anak yang menjadi korban, karena penanganan Covid-19 tidak bisa dianggap main-main,” imbuhnya.

Ia menilai, pelaksanaan PTM seratus persen terlalu cepat. Seharusnya pemerintah bersabar menunggu vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis lengkap.

“Kita sudah menunggu 2 tahun, sayang sekali kalau kita sekarang membuka PTM 100 persen,” ungkapnya.

“Banyak orangtua keberatan, karena anak baru menerima vaksin dosis pertama. Apalagi tidak ada opsi pilihan PJJ,” imbuhnya.

Ia menuturkan, IDAI merekomendasikan anak yang belum menerima dosis lengkap harus ada pilihan hybrid (50 persen PTM, 50 persen daring).(nas)

 

Tags: covid-19ikatan dokter anak indonesiamakan bersama-samapembelajaran tatap muka

Berita Terkait.

abdul
Nasional

MPLS Perdana SNT Digelar Besok, Mendikdasmen Bekali Kepala Sekolah dan TPP

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:47
karhutla
Nasional

Karhutla Berulang di Titik yang Sama, Pemerintah Didorong Ubah Pola Pencegahan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:09
MenpanRB
Nasional

ASN Muda Tak Lagi Sekadar Pelaksana, Kini Jadi Penggerak Transformasi Pemerintahan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:09
Rini
Nasional

Perempuan Tak Cukup Jadi Pengguna Teknologi, Rini Dorong 4 Langkah Pemberdayaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:06
UNSIA
Nasional

UNSIA Cetak Talenta Digital, Perkuat Langkah Menuju Kampus Inovator AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:05
Menag
Nasional

Kemenag: Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Segera Cair

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:32

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2196 shares
    Share 878 Tweet 549
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.