• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

IDAI Rekomendasikan PTM Harus Cegah Anak Makan Bersama

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 4 Januari 2022 - 09:05
in Nasional
Vaksinasi anak

Vaksinasi anak. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum (Ketum) Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan, agar sekolah memulangkan anak sebelum jam makan siang. Sebab, selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen anak harus dicegah makan secara bersama-sama.

“Kan jam maksimal PTM 6 jam, sebaiknya sebelum anak lapar mereka harus dipulangkan. Ini untuk mencegah agar anak tidak berkerumun saat makan bersama-sama,” ujar Piprim Basarah Yanuarso secara daring, Selasa (4/1/2022).

BacaJuga:

Pesan Menag di Tahun Baru Islam: Syukuri Masa Lalu, Songsong Masa Depan dengan Harapan

Menko PMK Pratikno: Film ‘Jejak Pahit Si Kembang Gula’ Jadi Inspirasi Penguatan Karakter Remaja Indonesia

Revisi UU Hak Cipta Potensi Sulitkan Industri Kreatif dan Ekosistem Digital

Baca juga: Kemendikbudristek: Usai Januari 2022 Orangtua Tidak Bisa Memilih PTM Atau PJJ

Sangat penting lagi, dikatakan dia, selama PTM penuh pedagang di kantin dilarang berjualan. Didukung monitoring dan evaluasi yang baik dari seluruh pemangku kebijakan.

“Harus ada uji kesehatan harian terhadap anak dan guru yang sakit. Dan disertai skenario terburuk bila ditemukan penularan Covid-19,” katanya.

“Rumah sakit mana yang harus dihubungi, lalu ICU mana? Jadi skenario terburuk ini harus jadi catatan pihak sekolah. Jangan euforia dan enak-enak saja yang dipikirkan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan PTM penuh harus didukung dengan sarana ruang belajar yang memadai. Salah satunya sirkulasi udara ruangan yang baik.

“Varian Omicron ini daya tularnya sangat tinggi. Kalau sirkulasi buruk, kemudian ada 1 anak positif, maka bisa menularkan kepada semua anak dalam kelas,” katanya.

“Kita tidak mau ada anak-anak yang menjadi korban, karena penanganan Covid-19 tidak bisa dianggap main-main,” imbuhnya.

Ia menilai, pelaksanaan PTM seratus persen terlalu cepat. Seharusnya pemerintah bersabar menunggu vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis lengkap.

“Kita sudah menunggu 2 tahun, sayang sekali kalau kita sekarang membuka PTM 100 persen,” ungkapnya.

“Banyak orangtua keberatan, karena anak baru menerima vaksin dosis pertama. Apalagi tidak ada opsi pilihan PJJ,” imbuhnya.

Ia menuturkan, IDAI merekomendasikan anak yang belum menerima dosis lengkap harus ada pilihan hybrid (50 persen PTM, 50 persen daring).(nas)

 

Tags: covid-19ikatan dokter anak indonesiamakan bersama-samapembelajaran tatap muka

Berita Terkait.

menag
Nasional

Pesan Menag di Tahun Baru Islam: Syukuri Masa Lalu, Songsong Masa Depan dengan Harapan

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:48
pratikno
Nasional

Menko PMK Pratikno: Film ‘Jejak Pahit Si Kembang Gula’ Jadi Inspirasi Penguatan Karakter Remaja Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:19
uu
Nasional

Revisi UU Hak Cipta Potensi Sulitkan Industri Kreatif dan Ekosistem Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:11
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Nasional

Disdik DKI Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Gratis, Simak Jalur serta Kuotanya

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:28
MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan
Nasional

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 22:35
gibran
Nasional

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Senin, 15 Juni 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7045 shares
    Share 2818 Tweet 1761
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1767 shares
    Share 707 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1037 shares
    Share 415 Tweet 259
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.