INDOPOSCO.ID – Seorang anak perempuan berumur 6 tahun di Sampit Ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah meninggal dunia, diduga kesetrum saat menikmati wisata wahana air di Sampit Water Park.
“Kami sedang mengecek dan mengumpulkan keterangan terkait kejadian ini,” tutur Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Baamang AKP Ratno di Sampit, Sabtu.
Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar jam 10.00 WIB di awal 2022. Saat itu anak malang tersebut mandi di wahana air terbesar di Kalimantan Tengah tersebut.
Ia kemudian naik dan berdiri di sekitar kolam renang. Saat menggenggam sebuah tiang besi, anak itu kesetrum, diduga akibat ada kabel listrik yang bocor dan mengaliri tiang tersebut.
Ibu dan bapaknya berteriak meminta pertolongan setelah melihat sang anak yang hanya terdiam. Pihak pengelola berperan cepat dengan memadamkan aliran listrik.
Anak tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Baamang II, namun kemudian langsung dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit. Sayangnya nyawa anak perempuan itu tidak terselamatkan.
Jenazah anak itu kemudian dibawa kembali oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. Turut hadir di rumah duka, Rambat yang merupakan pemilik Sampit Water Park.
Ia menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga atas musibah tersebut. Pihaknya sangat berduka atas kejadian itu.
“Saat kejadian itu saya berada di pintu masuk, jadi tidak mengetahui persis kejadiannya. Tapi anak itu langsung dibawa untuk mendapatkan pertolongan, namun tidak terselamatkan,” ucap Rambat.
Sementara itu usai kejadian, wahana permainan air itu tetap buka. Saat ini polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi terkait kejadian tersebut.
Saat ini pihak keluarga masih fokus untuk penguburan anak tersebut. Pihak keluarga sangat berkabung atas musibah yang merenggut nyawa anak mereka yang selama ini dikenal periang itu. (mg4)











