• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Perbasi: Tak Ada Ampun bagi Pelaku “Match Fixing”

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 30 Desember 2021 - 03:43
in Olahraga
pengaturan skor

Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih memberikan pernyataan soal kemajuan bola basket nasional kepada media di Mimika Sport Complex, Mimika, Rabu (13/10/2021). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Danny Kosasih menegaskan bahwa tak ada ampun bagi pemain yang terlibat dalam pengaturan skor hasil pertandingan atau match fixing.

Pernyataan tersebut disampaikan Danny menanggapi kasus match fixing yang dilakukan 6 pemain peserta Liga Bola Basket Indonesia (IBL) selama musim kompetisi 2021 lalu.

BacaJuga:

Debut Penentuan, Thomas Tuchel Taruh Harga Diri Inggris Saat Hadapi Kroasia

Inggris vs Kroasia: Three Lions Antusias Jelang Laga Perdana, Waspadai Pengalaman Vatreni

Demam Piala Dunia, Marc Klok Tinggalkan Bandung Demi Nonton Langsung di Amerika

“Tak ada ampun lagi, mereka harus menjalani hukuman yang sudah dijatuhkan,” tutur Danny seperti dikutip Antara, Rabu (29/12/2021).

Dia mengaku kecewa para pemain tersebut tidak belajar dari pengalaman kasus serupa sebelumnya.
“Saya berharap hukuman kali ini membuat para pebasket semakin menjunjung sportivitas dan tidak lagi melakukan match fixing,” tegasnya.

Baca Juga : Enam Pemain IBL Terlibat Pengaturan Skor

Sebelumnya, Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah pada Rabu mengumumkan keikutsertaan 6 pemain dalam pengaturan hasil pertandingan selama musim kompetisi IBL 2021 lalu.

5 orang tersebut berasal dari klub Pacific Caesar Surabaya, yaitu Aga Siedartha, Arisanda, Gabriel Senduk, Yoseph Wijaya, dan Aziz Wardhana, serta satu pemain dari Bali United Basketball, Yerikho Tuasela.

PP Perbasi dan IBL telah menjatuhkan hukuman sanksi kepada para pelaku sesuai dengan aturan federasi dan peraturan pelaksanaan pertandingan pada 21 September 2021 yang sudah disampaikan secara langsung kepada seluruh pihak yang terkait.

IBL menjatuhkan hukuman larangan bermain seumur hidup di lingkup IBL kepada 6 pemain tersebut. Sanksi yang dijatuhkan itu sesuai dengan peraturan pelaksanaan IBL Bab IV Pasal 6 Ayat 16 yang berbunyi,” personel klub yang melanggar Bab IV Pasal 4 Ayat 2, yaitu melakukan dan terlibat dalam pengaturan hasil pertandingan dilarang mengikuti kegiatan IBL seumur hidup dan denda maksimal Rp100 juta.”

“Tindakan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kualitas liga agar semakin baik, profesional, dan sehat,” cakap Junas.

Pengaturan skor oleh pemain IBL pertama kali dicurigai oleh manajemen klub Pacific Caesar Surabaya yang melihat adanya keganjilan yang dilakukan oleh beberapa pemain di klub dalam beberapa pertandingan selama kompetisi IBL musim 2021 fase regular.

Setelah menerima laporan tersebut, pada Mei 2021 IBL bersama PP Perbasi membuat tim untuk melakukan analitis sampai pada akhirnya mendapatkan bukti serta pengakuan dari pihak-pihak yang terlibat. (mg4)

Tags: basketIBLPengaturan SkorPerbasi

Berita Terkait.

tuchel
Piala Dunia 2026

Debut Penentuan, Thomas Tuchel Taruh Harga Diri Inggris Saat Hadapi Kroasia

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:29
inggris
Piala Dunia 2026

Inggris vs Kroasia: Three Lions Antusias Jelang Laga Perdana, Waspadai Pengalaman Vatreni

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:52
marc
Olahraga

Demam Piala Dunia, Marc Klok Tinggalkan Bandung Demi Nonton Langsung di Amerika

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:15
Messi
Olahraga

Puji Sihir Messi di Piala Dunia 2026, Scaloni Kehabisan Kata-Kata

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:49
BTN JAKIM 2026
Olahraga

Menkes Apresiasi Pelari Disabilitas di BTN JAKIM 2026: Semangat Mereka Menginspirasi Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:47
Messi
Olahraga

Sihir Messi Belum Habis, Hattrick di Piala Dunia 2026 Jadi Puncak Kesempurnaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:46

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7125 shares
    Share 2850 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.