• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Waspadai Dampak Luas Penghapusan Premium, Ini Penjelasan Ekonomi

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 27 Desember 2021 - 10:41
in Ekonomi
masyarakat antre

Masyarakat antre membeli BBM di SPBU. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium harus dilakukan secara bertahap. Namun waktu 2022 apakah sudah tepat.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ekonomi Mohammad Faisal secara daring, Senin (27/12/2021).

BacaJuga:

LPDB: Koperasi Kredit Harus Jadi Penggerak Penguatan KDKMP di Seluruh Indonesia

Selat Hormuz Kembali Ramai, Rupiah Ikut Tersenyum di Penutupan Perdagangan

Bangun Ekosistem Wirausaha, Kementerian UMKM Integrasikan Inkubator dengan Program Prioritas

Menurut dia, penghapusan BBM jenis premium di 2022 harus diwaspadai. Sebab, sejumlah kebijakan pemerintah akan diberlakukan di 2022 mendatang.

“Kalau penghapusan BBM jenis premium di 2022 harus dilihat. Sebab 2022 nanti ada wacana kenaikan tarif dasar listrik, kenaikan elpiji dan pajak,” bebernya.

Secara komulatif, lanjut dia, penghapusan BBM jenis premium tersebut akan berpengaruh pada daya beli masyarakat. Apabila kebijakan tersebut dilakukan bersama-sama maka dampaknya akan besar bagi masyarakat.

“Ini masalah pilihan kebijakan penggunaan BBM ramah lingkungan, tapi jangan sampai memberi dampak besar bagi masyarakat khususnya golongan menengah ke bawah,” katanya.

Baca Juga : YLKI Minta Premium Tidak Dihapus di Wilayah 3T

Ia memprediksi kondisi perekonomian di kian membaik di 2022 mendatang. Tetapi kesenjangan masih tampak pada masyarakat menengah atas dan menengah ke bawah.

“Kalau masyarakat kelompok menengah ke atas penghapusan itu tidak masalah. Perbedaan BBM jenis premium dan Pertamax atau pertalite ini kan bukan Rp500, bagi kelompok masyarakat menengah ke bawah ini sangat berpengaruh,” terangnya.

“Apalagi kalau kenaikan itu bukan saja di transportasi saja, tapi diikuti elpiji, listrik dan lainnya,” imbuhnya.

Ia menilai kebijakan penghapusan BBM jenis premium tersebut kontradiktif pada kebijakan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Apalagi, kalau kemudian penghapusan diikuti jenis pertalite.

“Pengguna pertalite cukup besar, 63 persen. Kalau ditambah pengguna premium jumlahnya mencapai 86 persen. Ini besar sekali,” ungkapnya.

“Dampaknya tidak langsung pada inflasi. Karena memiliki efek domino. Jadi pemerintah harus memikirkan dampak luar penghapusan BBM tersebut,” imbuhnya.
(nas)

Tags: BBMpemerintahpremium

Berita Terkait.

kris
Ekonomi

LPDB: Koperasi Kredit Harus Jadi Penggerak Penguatan KDKMP di Seluruh Indonesia

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:12
uang
Ekonomi

Selat Hormuz Kembali Ramai, Rupiah Ikut Tersenyum di Penutupan Perdagangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:02
riza
Ekonomi

Bangun Ekosistem Wirausaha, Kementerian UMKM Integrasikan Inkubator dengan Program Prioritas

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:08
temy
Ekonomi

Pemerintah Tegaskan Keberpihakan kepada UMKM Lewat PP 20 Tahun 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:25
kapal
Ekonomi

Strategi Matang Kemlu dan PIS Bawa Gamsunoro Lewati Selat Hormuz Tanpa Hambatan

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:07
Penghargaan
Ekonomi

Bridgestone Indonesia Raih Sertifikat AEO di Usia Emas 50 Tahun, Perkuat Posisi di Perdagangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:35

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1619 shares
    Share 648 Tweet 405
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1508 shares
    Share 603 Tweet 377
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
Maseko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Korsel Tumbang dari Afrika Selatan, Hong Myung-bo: Ini Tanggung Jawab Saya!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Juni 2026 - 12:14

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Korea Selatan Hong Myungbo tidak puas setelah timnya kalah 0-1 atas Timnas Afrika Selatan pada laga...

SelengkapnyaDetails
Timnas-Afsel

Hasil Piala Dunia Grup A: Meksiko Tak Terbendung, Afsel Ukir Sejarah

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:43
Cunha

Hasil Piala Dunia : Bantai Skotlandia 3-0, Matheus Cunha: Kepercayaan Diri Brasil Telah Kembali

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:52
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia Grup C: Maroko Temani Brasil ke 32 Besar, Skotlandia Menanti Keajaiban

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:41
Promise-David

Kanada Kalah dari Swiss, Jesse Marsch Tetap Puji Aksi Pemain Cadangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:21
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.