• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Didukung Sentimen ‘Risk On’, Rupiah Jelang Akhir Pekan Ditutup Menguat

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 25 Desember 2021 - 01:49
in Ekonomi
rupiah

Uang rupiah. Foto : Antara/Reuters/Willy Kurniawan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menjelang akhir pekan ditutup menguat didukung sentimen risk on atau kondisi pasar yang menunjukkan bahwa pelaku pasar sedang optimistis terhadap prospek kondisi perekonomian yang semakin membaik.

Rupiah sore ini ditutup menguat 36 poin atau 0,26 persen ke posisi Rp14.197 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.233 per dolar AS.

BacaJuga:

Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI

FKBI Usul PPN Tiket Pesawat Dipangkas di Tengah Kenaikan Fuel Surcharge

Tekanan Eksternal Mengganas, Rupiah Melemah di Tengah Alarm Krisis Energi

“Sentimen risk on mendominasi pasar sehingga mempersulit greenback untuk menemukan lebih banyak permintaan,” catat Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (24/12/2021).

Laporan menunjukkan bahwa varian Omicron menyebabkan rawat inap lebih sedikit daripada varian Delta sehingga membolehkan suasana pasar tetap optimistis.

Baca Juga: BRI Siap Terapkan BI-Fast di BRImo, Ini Manfaat yang Didapat Nasabah

Berita tentang vaksin dan rawat inap terkait Omicron juga membantu meningkatkan selera investor terhadap resiko, mengangkat saham dan mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS lebih tinggi.

2 pembuat vaksin mengatakan suntikan mereka terlindungi dari Omicron ketika data Inggris menunjukkan varian tersebut dapat menyebabkan kasus rumah sakit yang lebih sedikit secara proporsional daripada varian Delta, meskipun pakar kesehatan masyarakat mengingatkan pertempuran melawan Covid-19 masih jauh dari selesai.

Namun, outlook hawkish bank sentral AS The Fed dinilai dapat memulihkan permintaan pasar terhadap aset aman.

Jumlah kasus harian Covid-19 di Tanah Air pada Kamis (23/12/2021) kemarin mencapai 136 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,26 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 8 kasus sehingga totalnya mencapai 144.042 kasus.

Ada pula untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 232 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4, 11 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 4.642 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 154,5 juta orang dan vaksin dosis kedua 109,26 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin seperti dilansir Antara.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.178 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.171 per dolar AS hingga Rp14.239 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat ditutup menguat ke posisi Rp14.219 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.251 per dolar AS. (mg4)

Tags: kursrupiahsaham

Berita Terkait.

Budianto-Chandra
Ekonomi

Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:09
Penumpang-Pesawat
Ekonomi

FKBI Usul PPN Tiket Pesawat Dipangkas di Tengah Kenaikan Fuel Surcharge

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:18
Mata-Uang
Ekonomi

Tekanan Eksternal Mengganas, Rupiah Melemah di Tengah Alarm Krisis Energi

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:47
Belanja
Ekonomi

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:44
Transaksi
Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:42
Mata-Uang
Ekonomi

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:01

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1464 shares
    Share 586 Tweet 366
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.