• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Tengah Siapkan Skema Pengawasan Pasien Positif Omicron Pascakarantina

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 23 Desember 2021 - 12:51
in Nasional
omicron

Ilustrasi vaksin Covid-19 hadapi varian Omicron. Foto: Antara News/Shutterstock

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Vaksinasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menuturkan, pihaknya tengah menyiapkan peraturan terkait pasien positif terinfeksi virus Covid-19 varian Omicron pascakarantina. Tentu peraturan tersebut harus didukung oleh data-data yang ada.

“Kami akan siapkan SOP bersama unsur terkait penanganan pasien positif varian Omicron pasca karantina,” ujar Siti Nadia Tarmizi secara daring, Kamis (23/12/2021).

BacaJuga:

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Menangkap Pergeseran Dunia

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Peraturan terhadap mereka yang memiliki riwayat positif varian Omicron pasca masa karantina tersebut akan menentukan waktu pengawasan. Tentu peraturan nanti didukung mekanisme yang melibatkan pemerintah daerah.

Baca Juga : Cegah Omicron saat Nataru, Pintu Masuk Negara Harus Diperketat

“Mungkin bisa saja pengawasan misalnya dilakukan 3 atau 4 hari. Ini untuk mengetahui apakah masih muncul gejala pada pasien tersebut,” terangnya.

“Apalagi, bila ditemukan keluarga pasien yang terdeteksi positif,” imbuhnya.

Nadia menyebut, varian Omicron tidak bergejala. Oleh karena itu fungsi pengawasan harus intensif dilakukan.

Baca Juga : Cegah Kemungkinan Terburuk Transmisi Lokal Omicron, Pemerintah Diminta Lakukan Ini

“Yang penting lagi, peran edukasi kepada mereka saat pulang dari karantina. Karena negatif usai masa karantina, bisa berpotensi pada masa 10 hingga 14 hari ke depan,” katanya.

Ia menyebut, hingga saat ini sudah ditemukan delapan orang positif terinfeksi varian Omicron. Mereka paling banyak usia melakukan perjalanan dari luar negeri.

“Yang terbaru mereka pulang dari Malaysia dan Kongo,” bebernya. (nas)

Tags: karantinaKemenkesOmicronVarian Baru Covid-19

Berita Terkait.

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Campuspreneur Dibuka di IPB

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:21
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:21

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    4404 shares
    Share 1762 Tweet 1101
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1370 shares
    Share 548 Tweet 343
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1530 shares
    Share 612 Tweet 383
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.