• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Piala Dunia Dua Tahunan Bisa Tambah Pemasukan FIFA Rp63 Triliun

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 21 Desember 2021 - 12:07
in Olahraga
piala dunia

Pemain Inggris Harry Kane mencetak gol kelimanya dari titik penalti saat melawan San Marino dalam laga grup I kualifikasi Piala Dunia zona Eropa di San Marino Stadium, Serravalle, San Marino, Senin (15/11/2021). Inggris menang besar 10-0 dalam laga itu. Foto: Antara/Reuters/Action Images via Reuters/Carl Recine/foc

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Delegasi FIFA mengatakan badan sepak bola dunia itu bisa mendapatkan tambahan pemasukan sebesar USD4,4 miliar (sekira Rp63,3 triliun) apabila menggolkan wacana berlangsungnya Piala Dunia secara dua tahunan.

Hal itu disampaikan dalam konferensi tingkat tinggi global bersama para pemimpin federasi sepak bola anggota, yang digelar oleh FIFA pada Senin (20/12) secara khusus untuk mendiskusikan proposal Piala Dunia dua tahunan.

BacaJuga:

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Lakukan Evaluasi Total

Jelang Lawan Singapura, Marc Klok: Perjuangan Ini untuk 280 Juta Rakyat Indonesia

Jelang Lawan Singapura, John Herdman Soroti Finishing dan Transisi Skuad Garuda

Data finansial itu bagian dari hasil studi kelaikan yang disajikan FIFA pada Senin, tetapi ajang tersebut hanya berfungsi sebagai proses konsultasi tanpa ada jadwal pemungutan suara.

Baca Juga : FIFA Tuding Penentang Perubahan Piala Dunia Ketakutan

Laporan optimistis itu jelas bertolak belakang dengan sejumlah analisis yang selama ini dijadikan argumen oleh pihak- pihak yang bersikap kontra terhadap wacana itu.

Klub-klub Eropa, operator liga- liga top dan UEFA adalah salah satunya, bahkan presiden badan sepak bola Benua Biru itu, Aleksander Ceferin, sempat mengancam akan melakukan boikot apabila ada turnamen tambahan anyar.

Bulan lalu, sebuah laporan yang disusun oleh Forum Liga Dunia menyatakan wacana FIFA itu, yang juga menyangkut perubahan format Piala Dunia Antarklub dapat membuat liga- liga domestik dan UEFA kehilangan pendapatan sekira 8 miliar euro (sekira Rp129,9 triliun) per musimnya dari hak siar, pemasukan laga dan kesepakatan komersial lainnya.

Baca Juga : Pemain Bola Australia Takut Bermain di Piala Dunia 2022, Qatar. Kenapa?

Lantas UEFA, pada Jumat (17/12) lalu, menurunkan laporan yang mereka minta dari perusahaan konsultan Oliver Ohlbaum yang memperingatkan bahwa perubahan kalender laga internasional bakal berdampak terhadap penurunan pendapatan terhadap organisasi itu dalam rentang 2,5 hingga 3 miliar euro (sekira Rp40-48 triliun) dalam jangka waktu empat tahun seperti dikutip Antara, Selasa (21/12).

Sementara itu, dalam pertemuan FIFA delegasi mereka menyajikan laporan dari perusahaan Italia, Open Economocis, yang menyatakan bahwa pendapatan liga-liga domestik maupun UEFA tidak akan dirugikan karena jadwal pertandingan timnas maupun kompetisi klub internasional.

Laporan itu juga menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir pendapatan liga domestik terus meningkat ketika turnamen internasional besar dilangsungkan.

Profesor Pasquale Lucio Scandizzo, dari Open Economics, menyampaikan kepada peserta konferensi FIFA bahwa wacana Piala Dunia dua tahunan “menjanjikan manfaat makroekonomi bersih yang signifikan dan positif, serta didistribusikan seiring berjalannya waktu”.

Pejabat FIFA menyatakan pemasukan tambahan itu akan masuk ke dalam “Dana Solidaritas Anggota” dengan tiap aliansi anggota akan mendapatkan 16 juta dolar (sekira Rp230 triliun) dalam rentang empat tahun, kemudian ada juga dana lain untuk program pengembangan FIFA Forward Program.

Menurut FIFA, dana-dana itu akan mengurangi jurang pendapatan antara pasar-pasar sepak bola berkembang dan yang kurang berkembang.

Apabila pemungutan suara mengenai wacana Piala Dunia dua tahunan berlangsung, jelasnya akan melibatkan 211 federasi anggota FIFA.

Selain UEFA, konfederasi sepak bola Amerika Latin CONMEBOL juga sudah menyatakan penolakan atas wacana itu.

Sementara itu, presiden konfederasi sepak bola Amerika Tengah dan Utara (CONCACAF) Victor Montagliani menyebut ada solusi kompromi turnamen tambahan berupa pengembangan dari format lama Piala Konfederasi ketimbang Piala Dunia penuh yang butuh ajang kualifikasi tersendiri. (mg1)

Tags: FIFApiala duniasepak bola

Berita Terkait.

timns
Olahraga

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Lakukan Evaluasi Total

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:55
Marc-Klok
Olahraga

Jelang Lawan Singapura, Marc Klok: Perjuangan Ini untuk 280 Juta Rakyat Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:28
John-Herdman
Olahraga

Jelang Lawan Singapura, John Herdman Soroti Finishing dan Transisi Skuad Garuda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:03
Persebaya
Olahraga

Bungkam Persib lewat Tos-tosan, Persebaya Angkat Trofi Piala Presiden 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:09
John-Herdman
Olahraga

John Herdman Jelang Lawan Singapura: Kami Tahu Tantangannya, tapi Kami Tim Kuat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:25
Timnas-Indonesia
Olahraga

Laga Hidup Mati Lawan Singapura, Marc Klok Tegaskan Indonesia Siap Bangkit

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:43

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2187 shares
    Share 875 Tweet 547
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1378 shares
    Share 551 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1275 shares
    Share 510 Tweet 319
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.