• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Minyak Naik Tipis di Asia, Investor Tetap Khawatir Penyebaran Omicron

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 21 Desember 2021 - 11:48
in Ekonomi
migas

Pompa minyak bekerja saat matahari terbenam di dekat Midland, Texas, Amerika Serikat. Foto : Antara/Reuters/Jessica Lutz/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga minyak naik tipis di perdagangan Asia pada Selasa (21/12) pagi, meskipun investor tetap khawatir tentang penyebaran cepat varian virus corona Omicron secara global, mendorong negara-negara untuk mempertimbangkan lebih banyak pembatasan yang berpotensi mengurangi permintaan bahan bakar.

Minyak mentah berjangka Brent naik 9 sen atau 0,1 persen, menjadi diperdagangkan di 71,61 dolar AS per barel pada pukul 01.05 GMT. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 23 sen atau 0,3 persen, menjadi diperdagangkan di 68,84 dolar AS per barel.

BacaJuga:

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

Baca Juga : Minyak Anjlok, Penyebaran Cepat Omicron Redupkan Prospek Permintaan

“Tampaknya juga semakin besar kemungkinan Inggris akan memberlakukan kembali pembatasan beberapa saat setelah Boxing Day (26 Desember), karena kasus harian bergerak ke rekor tertinggi,” tulis analis dari JBC Energy dalam sebuah catatan seperti dikutip Antara, Selasa (21/12/2021).

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan pada Senin (20/12) bahwa ia akan memperketat pembatasan virus corona untuk memperlambat penyebaran varian Omicron jika diperlukan, setelah Belanda memulai penguncian keempat dan negara- negara Eropa lainnya mempertimbangkan pembatasan Natal.

Infeksi Omicron berlipat ganda dengan cepat di seluruh Eropa dan Amerika Serikat, berlipat ganda setiap dua atau tiga hari di London dan di tempat lain serta mengambil banyak korban di pasar keuangan, yang khawatir akan dampaknya pada pemulihan ekonomi global.

Baca Juga : Minyak Jatuh di Asia, Penyebaran Omicron Redupkan Prospek Permintaan

Namun, Moderna Inc mengatakan pada Senin (20/12) bahwa dosis booster vaksin Covid-19 tampaknya melindungi terhadap varian virus corona Omicron yang menyebar cepat dalam pengujian laboratorium, memberikan beberapa harapan kepada investor.

Di sisi pasokan, kepatuhan OPEC+ dengan pengurangan produksi minyak naik menjadi 117 persen pada November dari 116 persen pada bulan sebelumnya, dua sumber dari kelompok tersebut mengatakan pada Reuters, menunjukkan tingkat produksi tetap jauh di bawah target yang disepakati.

Di Amerika Serikat, persediaan minyak mentah diperkirakan turun selama empat minggu berturut-turut, sementara persediaan minyak sulingan serta bensin kemungkinan naik minggu lalu, jajak pendapat awal Reuters menunjukkan pada Senin (20/12).

Jajak pendapat itu dilakukan menjelang laporan dari American Petroleum Institute (API), sebuah kelompok industri, yang dijadwalkan pada Selasa, dan EIA, badan statistik Departemen Energi AS, yang akan merilis laporannya pada Rabu (22/12). (mg1)

Tags: Harga Minyakharga minyak duniainvestorOmicron

Berita Terkait.

Belanja
Ekonomi

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:44
Transaksi
Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:42
Mata-Uang
Ekonomi

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:01
Perbaikan-Jalan
Ekonomi

Jasa Marga Maksimalkan Tim Preservasi demi Kelancaran Arus Libur Panjang

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:00
Fajar-Wibhiyadi
Ekonomi

Surveyor Indonesia Perkuat TICC untuk Kawal Transportasi Aman dan Berkelanjutan

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:49
Program TJSL
Ekonomi

PLN EPI dan Bahtera Adhiguna Hidupkan Ekonomi Sirkular di Kawasan Wisata Pesisir

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1273 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1094 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.