• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Tekan Biaya Produksi, MenKopUKM Minta Kebon Kopi Indonesia Dibenahi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 11 Desember 2021 - 08:27
in Ekonomi
kemenkopukm
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki menyoroti tingginya biaya produksi yang membuat volume produksi kopi dalam negeri belum meningkat signifikan. Mahalnya biaya produksi itu dipengaruhi akses jalan yang belum memadai. Oleh karena itu, Teten Masduki meminta supaya kebon kopi di Indonesia dibenahi.

Teten Masduki menyebut 96 persen kebon kopi di Indonesia milik masyarakat yang ditanam di atas tanah-tanah marjinal, sementara sisanya milik perkebunan perusahaan swasta, dan pemerintah.

BacaJuga:

Kisah Operator SPBU Korban Gempa NTT, Tetap Bertugas Jaga Pasokan Energi

Kunjungan Mendadak ke Bandung, Purbaya Bongkar Kinerja APBN Jawa Barat

KPR 40 Tahun Bunga Tetap 6 Persen, BTN Perluas Akses Hunian Terjangkau untuk Hunian TOD Manggarai

“Jadi ini yang saya kira kita perlu membenahi kebon kopi Indonesia, karena perkebunan baik swasta ataupun pemerintah itu Hanya 4 persen, yang 96 persen itu ada di lahan-lahan marginal. Karena itu sulit kita meningkatkan produksi karena ongkosnya juga mahal,” ungkap Teten saat meresmikan pembukaan acara Gelar Produk UMKM dengan Tema “Festival Kopi dan Tahu Sumedang di Jakarta, Jumat (10/12/2021).

Baca Juga : KemenKopUKM Bersama SMESCO Indonesia Kimia Farma Apotek Dorong Penjualan Produk UKM

Saat ini jumlah produksi kopi Indonesia kini tertinggal dari Vietnam, padahal awalnya negara tersebut belajar dari Indonesia. Kemampuan suplai kopi Indonesia ke pasar dunia hanya 300 ribu ton per tahun atau sekitar 8 persen dari 8,2 juta ton konsumsi global. Sedangkan produksi nasional hanya 49 persen.

“Memang ada naik sedikit, tetapi hanya 1 persen kalau kita bandingkan dua tahun lalu. Kopi Indonesia itu hanya diuntungkan harganya bagus karena kita merupakan planet kopi, kita memiliki varietas kopi yang sangat kaya mulai dari Aceh sampai Papua. Itu tidak dimiliki oleh Brazil sebagai negara penghasil kopi terbesar di dunia, termasuk Kolombia, dan Vietnam,” katanya.

Baca Juga : KemenKopUKM Dorong Merek Lokal Go Digital dan Go Global Bangkitkan Perekonomian Bali

“Harga kopi di dunia rata-rata USD5,9, kita USD9, untungnya kopi kita enak jadi masih ada yang beli. Nah ini yang harus kita benahi dari mulai pembibitan yang unggul, infrastruktur yang perlu di kebon rakyat supaya ongkos produksinya bisa turun,” ujar Teten.

kemenkopukm
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki saat meresmikan pembukaan acara Gelar Produk UMKM dengan Tema “Festival Kopi dan Tahu Sumedang di Jakarta, Jumat (10/12/2021)

Ia mengatakan pihaknya sedang menyiapkan model bisnis korporatisasi guna mengkonsolidasikan para petani. Dimana petani-petani perorangan skala kecil akan dihimpun dalam sebuah wadah koperasi. Tujuannya untuk mudah membangun suplai pangan ke market dalam, maupun luar negeri.

“Kita tidak bisa lagi membiarkan petani-petani itu dalam skala kecil, dalam lahan yang sempit perorangan. Tidak akan pernah kita membangun suplai pangan kita yang lebih stabil dan berkualitas,” ucap Teten.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan kapasitas produksi kopi Sumedang mencapai 900 ton per tahun. Kopi yang diekspor sangat berkualitas sehingga mudah diterima di pasar Eropa.

“Kopi kami terkenal di Eropa dan ini sangat baik. Berbagai event yang kami ikuti, kami juara,” ujar dia.

Menurutnya kopi Sumedang sudah terkenal sejak tahun 1880 saat pertama kali meresmikan menara Eifel di Paris, Prancis. Saat itu, Kopi Java Preanger turut berpartisipasi dengan menampilkan tarian gamelan.

“Kami juga berkolaborasi dengan Kedubes Prancis menggelar acara konser,” kata Dony. (arm)

Tags: Biaya ProduksiKemenKopUKMkopiMenKopUKM Teten Masduki

Berita Terkait.

spbu
Ekonomi

Kisah Operator SPBU Korban Gempa NTT, Tetap Bertugas Jaga Pasokan Energi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:21
purbaya
Ekonomi

Kunjungan Mendadak ke Bandung, Purbaya Bongkar Kinerja APBN Jawa Barat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:11
btn
Ekonomi

KPR 40 Tahun Bunga Tetap 6 Persen, BTN Perluas Akses Hunian Terjangkau untuk Hunian TOD Manggarai

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:36
iCar
Ekonomi

iCAR V27 Hadir dengan Teknologi untuk Beragam Kondisi Jalan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:17
JFW-2026
Ekonomi

JFW 2026: BPDP Pamerkan Batik Berbahan Turunan Sawit

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:26
bc3
Ekonomi

Lewat Fasilitas Ini, Bea Cukai Beri Kemudahan bagi PT Hanes Supply Chain Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:28
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga
Olahraga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Editor Ali Rachman
Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56

INDOPOSCO.ID – Pekan pertama Liga Inggris 2026/2027 langsung menyuguhkan drama dari berbagai stadion. Manchester City dan Liverpool sama-sama memperlihatkan mental...

SelengkapnyaDetails
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02
Tonali

Hasil Liga Inggris: Arsenal Perkasa, MU-Tottenham Tumbang di Pekan Pertama

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:21
ut

Disporseni Nasional UT Championship 2026, Cetak Talenta Basket Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:02
Gempa NTT Picu Eksodus Warga, Manggarai Timur Catat Pengungsi Terbanyak

Resmi ke Barcelona, Rodri Didatangkan dengan Mahar Fantastis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:41

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.